3 Panduan Mengatasi Napas Berbunyi (Mengi) Secara Alami

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Mungkin Anda pernah mendengar napas seseorang yang saat bernapas mengeluarkan suara dengan nada yang tinggi. Suara yang terdengar cukup kentara ini akan terdengar ketika Anda menghembuskan napas. Hal ini juga dikenal dengan mengi.

Bunyi napas yang keluar akan serupa seperti orang sedang bersiul. Tidak hanya nafas yang berbunyi, penderita juga akan merasakan sesak pada area dadanya. Napas berbunyi atau mengi akan lebih keras terdengar tatkala seseorang menghembuskan napas sembari menutup organ telinganya.

Alasan Munculnya Napas Berbunyi (Mengi)

Napas berbunyi (mengi) dapat muncul pada seseorang yang bisa jadi tengah memiliki masalah pernapasan tertentu seperti bronchitis, alergi, pneumonia dan juga asma. Meski begitu, untuk memahami penyebab pasti munculnya mengi, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi pernapasan Anda. 

Berikut adalah penyebab umum mengapa bisa timbul gejala mengi pada seseorang:

  • Penyakit PPOK atau paru obstruktif kronik
  • Penyakit asma
  • Bronkitis
  • Bronkiolitis
  • Gagal jantung
  • Sleep apnea
  • Gangguan pada pita suara
  • Kanker paru-paru
  • Adanya partikel asing yang terhirup ke saluran pernapasan
  • Gangguan pada asam lambung
  • Merokok

Secara umum, beberapa penyakit di atas akan membuat saluran udara kecil di dalam paru-paru menjadi menyempit hingga muncul kejang pada otot pada paru-paru. Selain itu, adanya pembengkakan pada saluran pernapasan bisa membuat timbulnya mengi. Selain itu, tumor pada saluran pernapasan hingga alergi juga dapat menimbulkan mengi. 

Panduan Mudah Mengatasi Napas Berbunyi (Mengi) Secara Alami

Mengatasi mengi yang muncul secara mendadak tidak perlu harus menggunakan obat-obatan. Anda cukup melakukan beberapa hal berikut untuk mengurangi gangguan pada saluran pernapasan ini.

1. Mandi Menggunakan Air Hangat

Salah satu obat mengi alami adalah mandi air hangat. Anda bisa mandi berendam menggunakan air hangat dengan durasi 15 menit. Selain itu, bisa pula dengan meletakkan handuk hangat ke bagian dada selama 30 menit agar mengi berkurang. Panas dari air hangat ini akan membantu meringankan rasa berat pada pernapasan. Alhasil, tubuh pun menjadi nyaman dan juga lebih rileks. Berendam dengan air panas juga bisa dilakukan sebelum tidur agar tidur menjadi semakin nyenyak.

2. Menghindari Paparan Asap Rokok

Paparan asap rokok mengandung banyak partikel-partikel kecil yang dapat menghalangi jalur pada pernapasan. Efek samping asap rokok terhadap saluran pernapasan tidak hanya bisa menyerang perokok aktif namun juga perokok pasif. Selain memancing mengi bagi yang tidak memiliki riwayat mengi sebelumnya, menghirup asap rokok juga bisa menyebabkan kondisi mengi semakin parah. 

3. Mengoleskan Minyak Esensial ke Area Dada

Minyak esensial yang dioleskan ke area dada dapat membantu menurunkan intensitas kambuhnya mengi. Hal ini bisa jadi alternatif obat mengi tradisional. Sebaiknya minyak esensial dioleskan secara rutin sebelum mengi kambuh kembali. Ada berbagai minyak esensial yang dapat digunakan untuk mengatasi kambuhnya mengi yakni minyak kayu putih, minyak cengkeh, minyak daun mint serta minyak bunga lavender. 

Untuk memanfaatkan minyak esensial sebagai pengobatan mengi, sebaiknya minyak esensial diencerkan ke dalam cangkir takar berisi carrier oil yang berisi sebanyak seperempat bagiannya. Minyak esensial yang telah dicampurkan ini kemudian dibalur pada dada lantas dihirup dalam waktu 15 hingga 20 menit. Selanjutnya bekas minyak di lap dari dada sampai bersih. 

Sementara untuk minyak kayu putih maupun minyak lavender, bisa dicampur sebanyak 2 hingga 3 tetesnya dengan air panas di dalam baskom. Letakkan wajah di atas permukaan air dan hirup uap dari campuran minyak dalam-dalam. Tutup bagian kepala dengan handuk agar uap terkungkung di dalamnya. Pastikan mata Anda terpejam agar uap tidak menyakiti mata. 

Hanya saja, tidak semua orang cocok menggunakan minyak esensial sebagai obat mengi herbal. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan secara perlahan-lahan saja dan apabila gejala memburuk hindari penggunaan lebih lanjut.

Cara untuk Mengatasi Mengi Lewat Pengobatan Medis

Untuk gejala mengi yang terus kambuh dan berulang, pasien sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis agar mengi dapat berkurang. Ada berbagai jenis pengobatan medis yang akan diresepkan dokter untuk mengatasi mengi. Pengobatan akan dilakukan sesuai dengan penyebab penyakit.

  • Obat kontrol untuk sakit asma agar peradangan berkurang
  • Pasien akan diresepkan obat kortikosteroid
  • Inhaler yang merupakan obat hirup bronkodilator bekerja cepat agar saluran pernapasan melebar.
  • Mengkombinasikan obat inhaler serta obat kortikosteroid.

Sementara itu, untuk penanganan pasien dengan mengi yang disebabkan oleh adanya bronchitis, maka dokter mungkin akan memberikan Anda resep berupa antibiotik serta bronkodilator. Antibiotik berguna apabila terdapat infeksi oleh bakteri di saluran pernapasan. Sementara itu obat bronkodilator berguna untuk membuat pernapasan kembali lancar. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
3 Panduan Mudah untuk Mengatasi Napas Berbunyi (Mengi) Secara Alami
Manfaat Lari Di Usia Pertumbuhan, Bisa Menambah Tinggi Badan?
6 Tips Mudah untuk Mengatasi Nyeri Otot Selepas Berolahraga
Lakukan Cara Ini Agar Olahraga Memakai Treadmill Lebih Efektif
Hindari 6 Kesalahan Saat Olahraga Lari

Terkadang, kondisi yang lebih berat bisa menyebabkan gagal napas pada pasien. Apabila hal ini terjadi, sangat disarankan untuk segera ke rumah sakit agar ditangani secara tepat. 

Itulah informasi kesehatan dari Ngovee. Semoga bermanfaat!

Terkadang mengi dapat terjadi secara berulang-ulang bahkan ketika orang tersebut tidak mengetahui penyebabnya. Apabila hal ini terjadi pada Anda, maka sebaiknya konsultasi segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store