Cara Mengatasi Panic Attack di Kantor yang Muncul Mendadak
Dr. Fala Adinda

Ditinjau oleh: dr. Fala Adina

Panic attack atau serangan panik seringkali datang secara mendadak bahkan ketika Anda tengah berada di kantor. Banyak orang mengaku serangan panik yang datang tiba-tiba ini membuat konsentrasi mereka terganggu apalagi ketika sedang ada dalam rapat penting. Saat serangan panik datang, tubuh akan menghasilkan keringat dingin dalam jumlah banyak tanpa Anda paham sebabnya. Jantung pun terasa berdetak lebih cepat sehingga tidak bisa berpikir secara jernih. Apa saja yang harus Anda ketahui tentang serangan panik? Mari simak informasi yang sudah dirangkum khusus oleh tim Ngovee, sumber informasi kesehatan terpercaya.

Alasan Mengapa Panic Attack Dapat Timbul Mendadak

Beberapa orang yang mengalami serangan panik bahkan bisa berpikir bahwa dunia akan berakhir. Meski penyebab antara satu orang dan orang lainnya berbeda, namun penelitian menunjukkan adanya delapan faktor utama yang bisa menimbulkan serangan panik.

  • Faktor keturunan
  • Terlalu aktifnya kelenjar tiroid
  • Minuman dengan kafein yang dikonsumsi terlalu banyak
  • Stres berlebihan
  • Membatasi mengkonsumsi obat yang telah lama dikonsumsi
  • Kadar gula dalam darah terlalu rendah
  • Bagian katup pada jantung salah satunya tidak menutup sempurna
  • Berpindah ke lingkungan yang baru yang dirasa cukup asing

Cara Mudah untuk Mengatasi Panic Attack atau Serangan Panik yang Timbul Mendadak di Kantor

Akibat serangan panik mendadak, seseorang mungkin tidak dapat berpikir secara jernih lagi. Alhasil, pekerjaan pun menjadi tertunda karena fokus pikiran sudah teralihkan dan tidak bisa berkonsentrasi. Apabila serangan panik tersebut menyerang mendadak, maka sebaiknya lakukan langkah untuk mengatasinya secara mandiri berikut ini:

1. Hadapi Ketakutan yang Dirasakan

Serangan panik nyatanya bisa menyerang sebanyak 1 dari 75 orang berdasarkan data dari American Psychological Association. Gejala saat serangan panik mendera bisa dilihat baik secara fisik seperti dada yang nyeri, tubuh gemetar tak terkendali, sakit kepala dari mulai ringan sampai sangat berat serta jantung yang berdegup kencang. 

Apabila Anda secara mendadak menghadapi serangan panik, maka cobalah untuk menghadapi ketakutan yang mungkin Anda rasakan. Ubah mindset Anda mengenai hal yang membuat Anda takut tersebut. Hadapi dengan tenang dan jangan dipikirkan berlebihan. Misalnya saja, serangan panik yang muncul saat harus presentasi harus dihadapi dengan cara melatih diri presentasi dan hadapi momen tersebut dengan tenang.

2. Melatih Pernapasan yang Disarankan

Salah satu ciri ketika serangan panik mendadak datang adalah pernapasan yang terasa lebih sesak bahkan membuat penderita kesulitan bernapas. Apabila ini terjadi, maka sangat penting untuk Anda membiasakan diri melatih pernapasan yang benar. Menormalkan kondisi pernapasan ketika serangan panik datang akan membantu menurunkan rasa tegang dan kecemasan yang mengganggu.

Cara bernapas dengan benar adalah dengan mengambil napas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya secara perlahan serta panjang. Saat menarik napas, hitung hingga empat kali kemudian buang napas dalam enam kali hitungan.

3. Meminta Tolong Orang Lain

Jangan biarkan Anda sendirian saat serangan panik mendera. Cobalah untuk meminta bantuan teman untuk menenangkan serangan panik. Caranya mudah, bahkan mengajaknya berbicara saja akan cukup membantu meredakan serangan panik. Anda juga bisa menelepon orang yang memiliki kedekatan baik dengan Anda seperti orangtua agar dapat menurunkan rasa panik.

4. Melatih untuk Berpikir Secara Logis

Pikiran adalah salah satu hal pada tubuh yang akan sangat terpengaruh tatkala serangan panik mendera. Serangan panik bisa mengganggu kinerja otak karena bagian otak yang berfungsi untuk pertahanan seperti batang otak serta hipotalamus akan mengirimkan sinyal yang mengganggu fungsi pengambilan keputusan. 

Apabila serangan panik menimbulkan gejala hilangnya konsentrasi pada diri, maka Anda bisa melakukan beberapa cara berikut, yakni:

  • Memanfaatkan Kelima Indera. Mengalihkan rasa cemas yang mengganggu fungsi otak bisa dilakukan dengan menggunakan kelima bagian indera. Dengan begitu otak akan dapat mulai berkonsentrasi kembali pada hal yang lebih sederhana seperti menghirup tiga jenis aroma, menyentuh empat tekstur, mendengarkan dua suara, ataupun mencicipi makanan tertentu.
  • Ajak Diri Sendiri Berbicara. Meski dianggap sedikit aneh, nyatanya mengajak diri sendiri untuk berbicara dapat melatih Anda untuk mengurangi serangan panik. Hal ini dikarenakan Anda tengah melatih bagian otak untuk penalaran saat berbicara.
  • Sebelum dan setelah serangan panik tulis apa yang dirasakan. Dengan menuliskan setiap rangkaian kejadian yang menyertai serangan panik, akan menolong Anda untuk berpikir lebih jernih.

5. Memahami Apa yang Memicu Serangan Panik / Panic Attack

Sangat penting Anda memahami apa yang memicu serangan panik muncul dalam diri. Apalagi untuk mereka yang merasakan serangan panik berkali-kali muncul dan sangat mengganggu. Cobalah kenali sedang ada dalam kondisi apa yang biasanya membuat Anda panik mendadak, seperti berada di keramaian atau menjadi pusat perhatian. Dengan mengenali pemicunya Anda akan bisa menghadapinya dengan lebih baik. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Kenali Manfaat Kopi Untuk Kesehatan Mental
Membaca Buku, Apa Bisa Menurunkan Kadar Stres?
Mengenal Skizofrenia, Penyakit Mental yang Perlu Diwaspadai
Manfaat Vitamin D Untuk Kesehatan Mental
8 Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental
Psikosomatik, Ketika Stress Memicu Sakit Fisik
Mencegah Depresi dengan Berolahraga, Memang Bisa?

Apabila panic attack terus datang secara tidak terkendali, maka itu mungkin sudah waktunya Anda untuk mendatangi terapis yang memang ahli di bidang tersebut. Dukungan dari orang terdekat dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan Anda.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store