Diakui, Inilah Manfaat Tempe untuk Atasi Stroke

Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S. Gz.

Tempe merupakan salah satu produk makanan olahan dari kacang kedelai. Tentu, setiap orang pernah mengonsumsi tempe. Dalam sehari-hari, tempe dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan menarik dan nikmat. Tempe juga mudah ditemukan dimana saja, mulai dari gerobak sayur hingga pasar modern nan mewah. Harganya terbilang murah sehingga makanan ini dapat dikonsumsi oleh masyarakat di setiap kalangan.  Apa saja manfaat tempe bagi kesehatan?

Meskipun murah dan enak, tempe ini rupanya menawarkan sejumlah manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Kepopulerannya ini bahkan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia, namun juga diakui oleh dunia. Lalu, apa sajakah sebenarnya kandungan dalam tempe ini? Kemudian, bagaimanakah manfaat tempe untuk penderita stroke?

Inilah informasi mengenai tempe yang sudah dirangkum oleh tim Ngovee, sumber informasi kesehatan terpercaya.

Kandungan Nutrisi dalam Tempe

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram tempe mengandung 200 kkal, 20 gram protein nabati, 9 gram lemak nabati dan 13,5 gram karbohidrat. Selain itu, 100 gram tempe juga memenuhi kebutuhan zat gizi mineral sehari hari seperti kalsium sebanyak 10% AKG, fosfor sebanyak 50%, besi sebanyak 20% AKG, tembaga sebanyak 75% AKG, kalium sebanyak 5%, dan magnesium sebesar 20%. Cukup banyak bukan?

Fakta Menarik Mengenai Tempe

Sumber Protein Nabati yang Baik

Tahukah Anda, kandungan protein dalam tempe ini memiliki kualitas yang setara dengan produk hewani. Biasanya, produk olahan daging selain mengandung protein juga menambah kolesterol jahat. Sementara, protein dalam tempe cenderung menurunkan kadar kolesterol jahat. Inilah alasan mengapa tempe lebih dipilih sebagai makanan pengganti daging yang lebih sehat.

Sumber Kalsium Setara dengan Susu Sapi

Menurut hasil penelitian dari Malaysia, menyatakan bahwa kalsium yang terdapat dalam empat potong tempe sebanding dengan susu sapi. Menakjubkan bukan?

Satu-satunya Sumber Vitamin B12 dari Nabati 

Secara umum, vitamin B12 diperoleh dari sumber hewani. Namun, rupanya tempe mengandung 0.0017 mg vitamin B12 yang menjadikan tempe satu-satunya sumber B12 dari sumber nabati. 

Sumber Antioksidan

Tidak hanya nutrisi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tempe juga mengandung antioksidan. Fakta ini diperoleh dari hasil penelitian pada tikus yang menunjukkan pertumbuhan lebih baik dan perlawanan yang lebih terhadap hemolisis sel darah merah dibandingkan dengan tikus yang diberi perlakuan makan kedelai rebus biasa. Hemolisis sel darah merah menandakan kekurangan vitamin E. Dari sini, terbukti bahwa vitamin E yang terkandung dalam tempe mengandung zat antioksidan alami.

Nutrisi Sehat bagi Bagi dan Menu Diet

Kandungan nutrisi yang lengkap dalam tempe tidak hanya baik bagi vegetarian dan vegan, namun juga baik dikonsumsi sebagai MPASI dan Anda yang sedang dalam upaya penurunan berat badan. Selain itu, tempe juga menjadi salah satu pilihan protein nabati untuk pola makan gizi seimbang, yang mana menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan protein nabati sebanyak 2-3 porsi seharinya. 

Manfaat Tempe untuk Atasi Stroke

Bagi penderita jantung, rupanya tempe menjadi salah satu makanan yang sangat diidolakan. Pasalnya, berbagai penelitian membuktikan bahwa protein dari kedelai ini mampu menurunkan LDL atau kolesterol jahat hingga 35-40 persen. 

LDL biasanya membentuk plak keras di pembuluh darah. Apabila plak ini terus membesar, maka akan menyebabkan serangan jantung atau stroke. Kolesterol LDL umumnya terdapat pada makanan yang telah terkontaminasi. Bahkan, kolesterol LDL bisa teroksidasi oleh radikal bebas ketika proses pengolahan.

Sementara, HDL atau kolesterol baik secara umum diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah tertentu. Fungsi HDL membantu proses metabolisme tubuh dan memiliki aktivitas anti inflamasi. Ketahuilah bahwa inflamasi merupakan salah satu penyebab berbagai penyakit termasuk diabetes dan kanker

Kembali lagi pada hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa protein kedelai mampu menaikkan HDL atau kolesterol baik. Di sisi lain, tempe juga kaya akan serat sehingga mampu mengikat lemak dan kolesterol dalam makanan. Dari sini jelas bahwa tempe sangat baik bagi penderita jantung dan mencegah terjadinya stroke karena tidak mengandung kolesterol.

Meski telah dijelaskan bahwa tempe merupakan makanan yang bebas kolesterol, tetapi apabila proses pengolahannya melibatkan minyak atau digoreng dengan minyak yang berulang, tempe ini akan menjadi mengandung kolesterol. Inilah cara pengolahan makanan yang salah, sehingga mengakibatkan kolesterol terkandung didalamnya. Sehingga, pengolahan tempe yang baik pun juga dapat dengan cara dibacem, ditumis, dikukus, atau dipanggang. Intinya, tetap mengurangi asupan minyak Anda.

Nah, apabila Anda merasakan gejala seperti badan yang terasa kaku dibagian pundak atau rasa sakit pada bagian otot belakang kepala, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Gejala ini merupakan pertanda bahwa kolesterol dalam darah meningkat. 

Bagi penderita stroke, memang harus memperhatikan benar-benar apa saja yang harus dikonsumsi. Bahan makanan yang dianjurkan dikonsumsi bagi penderita stroke diantaranya sumber karbohidrat berupa kentang, ubi, beras, dan tapioka, sumber protein hewani seperti ikan, telur ayam, daging sapi dan ayam tanpa kulit, sumber protein nabati seperti tahu dan tempe, sayuran, buah-buahan, dan sumber lemak seperti minyak jagung dan minyak kedelai. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Daftar Makanan Sehat bagi Penderita Stroke, Kacang Hijau Salah Satunya
Manfaat dan Sumber Vitamin C untuk Tangkal Virus
Manfaat Vitamin B12, 5 Alasan Mengapa Harus Konsumsi
7 Makanan yang Bagus untuk Jantung Lemah
7 Cara Tetap Hidup Sehat Meski Di Rumah Aja
Efek Bahaya Alkohol Pada Imunitas Tubuh Dan Cara Mengatasinya

Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam terlalu tinggi dan goreng-gorengan. Anda juga bisa mendapatkan pengaturan menu makanan sehat dari ahli gizi. Satu lagi, imbangi pola hidup sehat dengan rutin berolahraga ya!


Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store