Inilah Manfaat Buah Belimbing yang Perlu Anda Ketahui

Buah belimbing merupakan salah satu buah yang cukup mudah ditemukan di negara tropis kawasan asia sehingga kita dapat dengan mudah merasakan manfaat buah belimbing.. Buah yang memiliki nama latin (Averrhoa Carambola) biasanya memiliki panjang 5-18 cm.

Belimbing yang belum matang memiliki warna bening kehijauan, dan juga buahnya sedikit keras. Sedangkan buah yang sudah matang berwarna kekuningan dan memiliki cita rasa manis dengan sedikit asam yang khas.

Simak apa saja manfaat buah belimbing pada lanjutan artikel di bawah ini.

1. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh

Buah belimbing memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Bahkan, tiap satu porsi buah belimbing dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian hingga 57 persen. Sehingga, daya tahan tubuh Anda dapat terjaga jika mengonsumsi buah ini. Vitamin C pada belimbing juga dapat berguna untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku; serta membantu melawan radikal bebas.

2. Menjaga kesehatan pencernaan

Kebutuhan nutrisi serat harian pada rata-rata wanita adalah sekitar 25 gram per hari, sementara kandungan serat pada setiap 100 gram buah belimbing adalah sekitar 2,8 gram yang mana lebih tinggi dari buah jeruk (2,5 gram). Kandungan serat yang tinggi dari buah belimbing dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan Anda, dan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, serta obesitas (baca juga 9 Manfaat Makanan dengan Kandungan Serat Tinggi).

3. Cocok untuk diet

Bagi Anda yang sedang melakukan diet, alangkah baiknya untuk coba mulai mengonsumsi buah belimbing karena buah ini memiliki kandungan kalori, karbohidrat, dan gula yang rendah. Di dalam satu buah belimbing yang berukuran sedang terdapat enam gram karbohidrat dan 3,62 gram gula.

4. Mengatasi anemia

Salah satu penyebab utama dari anemia adalah kekurangan zat besi. Buah belimbing yang berukuran sedang memang hanya mengandung sekitar 0,08 mg zat besi, namun kandungan vitamin C yang tinggi pada buah ini dapat membantu penyerapan zat besi yang dapat berdampak pada meningkatnya produksi sel darah merah, serta mencegah kelelahan, pusing, dan gejala anemia lainnya.

5. Dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur

Sifat anti bakteri dan jamur yang ada pada buah belimbing adalah karena adanya kandungan flavonoid, alkaloid, saponin, dan steroid. Kandungan yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur justru lebih banyak ditemukan pada buah belimbing yang masih mentah dibanding yang sudah matang.

Daun belimbing juga dapat bekerja guna melawan berbagai macam jenis bakteri. Bahkan, dalam sebuah studi mengatakan bahwa ekstrak dari buah belimbing lebih ampuh untuk mengatasi bakteri dan jamur dibandingkan dengan ekstrak buah markisa dan daun pepaya.

6. Memiliki efek antiinflamasi

Manfaat buah belimbing selanjutnya adalah karena adanya sifat anti inflamasi yang dimiliki oleh buah belimbing terjadi karena adanya kandungan flavonoid, sehingga sifat antioksidan yang ada pada senyawa ini dapat membantu menetralkan radikal bebas yang menjadi penyebab dari peradangan. Kandungan vitamin C yang ada pada buah belimbing juga memiliki sifat anti inflamasi dan juga dapat mengurangi pembengkakan sendi.

7. Mencegah dehidrasi

Bagi sebagian orang, memenuhi kebutuhan 2 liter air per hari mungkin sedikit memberatkan. Padahal, kebutuhan air harus dipenuhi guna mencegah tubuh kita dari dehidrasi, terutama bagi Anda yang sering berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Jika Anda termasuk orang yang jarang minum air putih, Anda perlu mencoba untuk mengonsumsi buah belimbing untuk cegah dehidrasi. Pada setiap buah belimbing memiliki kandungan hingga 91,4 persen air.

8. Membantu meningkatkan efisiensi metabolisme

Untuk melakukan aktivitas sehari-hari, manusia sangatlah bergantung pada metabolisme tubuh, terutama saat berpikir, mencerna, dan mengatur suhu tubuh. Kandungan vitamin B6, asam folat, dan riboflavin yang tinggi dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh (baca juga 8 Fakta Asam Folat untuk Kesehatan). 

9. Menjaga kesehatan jantung

Terdapat sekitar 3 mg kandungan kalsium pada setiap 100 gram buah belimbing sehingga dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular seperti aterosklerosis, serangan jantung, hingga stroke. Pada sebuah penelitian disebutkan bahwa buah belimbing yang diolah menjadi jus dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, yang mana dapat berguna bagi penderita hipertensi. Selain itu, buah belimbing juga memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi sehingga dapat membantu menormalkan pembuluh darah dan menjaga tekanan darah.

Efek samping dari buah belimbing

manfaat-buah-belimbing

Meski tidak memiliki efek samping yang sangat serius, namun Anda harus berhati-hati mengonsumsi belimbing jika memiliki riwayat penyakit batu ginjal, serta alergi pada buah ini. Buah belimbing juga dapat menghambat enzim CYP3A4 yang mana bertanggung jawab atas 50% metabolisme obat-obatan sehingga Anda disarankan untuk menghindari buah belimbing jika sedang mengonsumsi obat-obatan.
Ingin tahu berita seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Sumber:

Healthline. 2019. Star Fruit 101 — Is It Good For You?. Diakses pada 2020.