Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S. Gz.

Kopi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tetapi, apakah Anda bertanya mengenai “kapan sih waktu terbaik untuk mengkonsumsi kopi?” Mengkonsumsi kopi yang tepat akan memudahkan Anda untuk mengoptimalkan manfaat yang ada pada kopi. 

Siapa sih yang tidak tahu dengan kopi? Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Kandungan di dalam kopi yang sangat populer adalah kafein. Kafein adalah senyawa kimia yang berupa alkaloid xantin dengan peran untuk melawan penyakit. 

Menikmati Kopi Di waktu yang Tepat 

  1. Kortisol dan kopi  

Anda tahu bahwa banyak orang yang menikmati secangkir kopi. Bahkan, banyaknya orang yang mengkonsumsi kopi ini berpikir bahwa dengan meminum kopi cepat untuk mengurangi efek energi tubuh, apalagi ketika hormon kortisol Anda berada tingkat puncak. 

Sebelumnya, apakah Anda tahu tentang kortisol? Kortisol merupakan hormon yang mampu meningkatkan kewaspadaan dan fokus seseorang. Bahkan tidak hanya itu saja, kortisol juga mampu mengatur metabolisme , respon kekebalan tubuh, serta tekanan darah. 

Anda harus tahu juga, bahwa ketika hormon kortisol sedang mengikuti ritme khususnya siklus tidur dan bangun Anda, kadar tinggi yang mampu mencapai puncak 30-45 menit setelah menaik akan perlahan-lahan turun setiap harinya. 

Jadi, kapan waktu terbaik untuk minum kopi? Bahwa terdapat pendapat yang telah menyarankan waktu terbaik untuk minum kopi adalah pertengahan hingga larut pagi, ketika tingkat kortisol Anda lebih rendah. Bagi sebagian orang, waktu ini adalah jam 6.30, di antara jam 9:30 dan 11:30 pagi.

Tetapi, ada hal perlu digaris bawahi yang mewajibkan Anda lakukan yaitu menunda mengkonsumsi kopi pada waktu pagi. Kenapa? Karena, kafein sendiri dapat meningkatkan kadar kortisol. Jadi, lebih baik Anda konsumsi kopi di jam-jam 9:30 atau 11:30. Jam-jam ini kadar kortisol lebih rendah. 

Minum kopi ketika tingkat kortisol Anda berada di puncaknya dapat lebih meningkatkan kadar hormon ini. Peningkatan kadar kortisol dalam jangka waktu lama dapat merusak sistem kekebalan tubuh Anda, menyebabkan masalah kesehatan.

  1. Berolahraga 

Kopi dikenal karena berperan untuk meningkatkan kewaspadaan, tetapi minuman ini juga merupakan peningkat kinerja dari olahraga efektif karena kandungan dari kafeinnya.

Tambahan lagi, kopi mampu menjadi alternatif yang jauh lebih murah dibandingkan dengan suplemen yang mengandung kafein. Dengan adanya kafein, kelelahan ketika berolahraga dapat ditunda bahkan kafein sendiri bisa meningkatkan kemampuan dan kekuatan otot. 

Anda ingin tahu waktu yang optimal mengonsumsi kopi? Anda bisa mengoptimalkannya ketika mengkonsumsi 30-60 menit sebelum melakukan latihan ataupun olahraga. 

Dosis efektif konsumsi kafein untuk meningkatkan kinerja olahraga adalah 1,4-2,7 mg per pon (3-6 mg per kg) dari berat badan. Untuk orang yang beratnya 68 kg, ini setara dengan sekitar 200-400 mg kafein, atau 2-4 cangkir (475-950 mL) kopi. 

  1. Kecemasan dan permasalahan tidur

Jika dikaitkan dengan kafein dalam kopi, pasti ada hubungannya dengan kecemasan serta masalah tidur. Kopi mampu meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kinerja olahraga, tetapi juga dapat menyebabkan permasalahan dengan tidur dan kecemasan terhadap sebagian orang.

Efek stimulasi kafein yang ada pada kopi akan berlangsung 3-5 jam dan tergantung juga pada perbedaan individual, sekitar setengah dari total kafein yang Anda konsumsi tetap berada di dalam tubuh Anda setelah 5 jam. 

Mengkonsumsi kopi terlalu dekat dengan jam tidur, seperti saat makan malam, dapat menyebabkan masalah tidur.Untuk menghindari efek mengganggu kafein pada waktu tidur, disarankan untuk tidak mengkonsumsi kafein minimal 6 jam sebelum waktu tidur.

Tidak hanya itu saja, kafein pada kopi akan meningkatkan kecemasan seseorang. Ketika Anda cemas, Anda tahu bahwa minum kopi akan memperburuk keadaan. Dalam hal ini, Anda mungkin perlu mengonsumsi lebih sedikit atau menghindari minuman sepenuhnya.

Anda bisa beralih ke teh hijau, yang tentunya memiliki kandungan sepertiga dari kafein dalam kopi. 

Minuman ini juga menyediakan asam amino L-theanine, yang memiliki sifat menyenangkan dan menenangkan.

Jadi, ketika mendekati waktu tidur dan berada di dalam kondisi yang membuat cemas disarankan untuk tidak mengkonsumsi kopi. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Inilah Daftar Makanan Penyebab Darah Tinggi yang Patut Dihindari
Catat, Inilah Buah untuk Mencegah Penyakit Jantung yang Baik Dikonsumsi
Daftar Makanan Sehat untuk Jantung dan Lambung Anda
Daftar Makanan Sehat untuk Menguatkan Jantung
Ini Daftar Makanan Rendah Gula Bagi Penderita Diabetes
Buah Apa yang Sebaiknya Dihindari Pasien Diabetes?
Yuk Mengenal Sayur Pengendali Gula Darah Paling Ampuh

Dosis yang Aman untuk Mengkonsumsi Kopi 

Apakah Anda tahu dosis yang pas untuk mengkonsumsi kopi? Anda harus tahu bahwa orang yang memiliki tubuh sehat bisa mengkonsumsi kafein hingga mencapai 300 mg / hari, hal ini setara dengan 3 cangkir (750 ml) kopi. 

Sedangkan, untuk ibu hamil atau sedang menyusui yaitu 250 mg/ hari, bahkan batas aman untuk mengkonsumsi kopi adalah 200 mg/ hari. 

Walaupun Anda tahu bahwa kopi merupakan minuman yang sangat populer, tetap ketahui jam-jam yang bagus untuk mengkonsumsi kopi dan jangan meminum kopi secara berlebihan. Anda bisa menyesuaikannya dengan dosis yang sudah ditetapkan dalam penelitian. Ingin mulai gaya hidup sehat? Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu.