Kenali Macam-Macam Termometer Beserta Cara Penggunaannya

Ditinjau oleh : dr. Irma Lidia
Termometer sebagai alat ukur suhu tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Ternyata ada banyak jenis termometer yang bisa kita gunakan sehari-hari untuk ukur suhu tubuh. Ada salah satu pertanda bahwa badan sedang sakit atau tidak dalam kondisi normal yaitu suhu badan tinggi.

Beberapa Jenis Termometer Dan Cara Menggunakannya

Termometer bisa digunakan sebagai alat untuk mengukur suhu tubuh. Termometer merupakan alat yang bisa berfungsi mengukur temperatur dan sering dipakai oleh dokter atau dalam keperluan yang bersifat medis.

  • Thermogun
View of Hand Using Electronic Infrared Thermometer Gun Checking Woman Forehead for Body Temperature tp Protect from Corona Virus

Sering kali termometer berjenis thermogun kita temui terutama pada saat sedang pandemi. Thermogun ini biasa disebut dengan termometer tembak yang bisa mengukur suhu/ temperatur tanpa harus bersentuhan dengan objek yang hendak diukur suhunya. Sehingga thermogun sangat praktis dan juga lebih aman.

Termometer inframerah ini bisa mendeteksi temperatur dengan secara optik asal objeknya bisa diamati. Biasanya thermogun ini cukup mahal ketimbang dengan termometer yang lainnya. Cara kerja thermogun sendiri akan memakai radiasi energi dari sinar inframerah yang nantinya diukur, dan lalu disajikan sebagai informasi suhu.

Cara penggunaan thermogun hanya cukup diarahkan ke orang atau benda yang ingin diukur suhunya. Setelah beberapa detik, maka termometer ini bisa membaca suhu objek tersebut. Ada keunggulan thermogun seperti mudah untuk dibawa, dan tentunya bisa dengan cepat memberi informasi pengukuran suhu.

Dokter Jovee, dr. Irma Lidia menambahkan, termometer jenis ini biasanya diarahkan ke kening selama beberapa waktu untuk mengukur suhu tubuh. Termometer ini aman digunakan, walaupun banyak hoax yang beredar di masyarakat. 

  • Termometer Digital
Digital thermometer by a medical mask

Ada juga alat ukur suhu yang umum digunakan yaitu termometer digital. Sesuai namanya, termometer ini merupakan jenis termometer yang memakai sensor digital. Tampilan termometer digital juga menggunakan teknologi “liquid crystal display” atau LCD. Sehingga bisa digunakan untuk menunjukkan informasi tingkat suhu pada termometer digital tersebut.

Termometer ini digunakan untuk keperluan mengukur suhu, dan digunakan di laboratorium. Fungsi termometer digital bisa sangat membantu mengukur suhu karena hasilnya bisa dibaca dengan waktu yang cepat dan juga berupa angka pasti.

Bagi orang dewasa, maka bisa memakai termometer digital ini yang dimasukkan ke mulut dengan cara meletakkan ujung sensor di bagian bawah lidah. Pastikan juga bibir tertutup saat melakukannya. Bisa juga termometer digital ditaruh di bagian bawah lengan dengan menghimpit di bagian ketiak.

Tahan hingga sensor termometer digital berbunyi dan bisa terlihat hasil suhu tubuh pada layar termometer ini. Sedangkan untuk bayi, maka biasanya digunakan lewat anus. Harus dicuci terlebih dulu bagian ujung dengan memakai antiseptik dan juga bilas dengan memakai air dingin. Keringkan dengan memakai lap bersih, lalu basahi bagian ujung juga dengan pelumas.

  • Termometer Dot

Termometer satu ini bentuknya mirip dot, dan digunakan memang khusus bayi atau balita. Jenis termometer ini digunakan dengan dimasukkan ke mulut bayi beberapa saat. Penggunaan termometer dot terbilang cukup susah. Selain itu, hasilnya bisa saja tidak akurat dibandingkan dengan termometer lainnya.

Hal ini dikarenakan bayi biasanya sulit untuk diam beberapa saat. Maka dari itu, sering kali butuh kesabaran pada saat memakai termometer dot. Agar hasilnya bisa tepat untuk mengukur suhu anak bayi. Tetapi karena bentuknya yang dot atau pacifier, maka biasanya anak bayi akan suka mengemutnya di dalam mulut. Itulah beberapa jenis alat ukur suhu yang biasa digunakan.

Ingin tahu tips dan trik kesehatan lainnya? Simak info selengkapnya di Ngovee. Unduh aplikasi Ngovee melalui Play Store atau App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen