Khasiat Kacang Mete Bagi Kesehatan tubuh
Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S.Gz.

Kacang mete atau mede berasal dari Brazil tetapi juga tumbuh di Vietnam, Nigeria, India, dan beberapa negara lainnya. Kacang ini sebetulnya merupakan biji dari pohon jambu mete hijau (Anacardium occidentale). Apa saja manfaat kacang bagi tubuh?

Kacang mete bisa dimakan langsung dalam bentuk aslinya ataupun dijadikan tambahan kue kering serta cokelat. Kacang tersebut pun banyak digunakan sebagai bahan produk selai, margarin, dan susu. Tidak cuma mengenyangkan, kacang mete pun memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Asalkan, konsumsinya tidak berlebihan.

Nutrisi yang Terkandung di Dalam Kacang Mete

Dilansir dari laman Departemen pertanian Amerika, di dalam 1 ons atau sekitar 28 gram kacang mete mentah mengandung:

  • 157 kalori
  • 1,57 g air
  • 8,6 g karbohidrat
  • 12 g lemak total
  • 5,2 g protein
  • 1,7 g gula total
  • 0,9 g serat
  • Vitamin A, B, C, D, E, K
  • Mineral, terutama magnesium, fosfor, tembaga, mangan, zat besi, zinc

Indeks glikemik 28 gram kacang mete sebesar 3. Angka ini termasuk rendah. Makin kecil angka glikemik indeks, maka makin kecil dampaknya terhadap kadar gula darah Anda.

Sebagian besar kalori yang terdapat dalam kacang mete merupakan lemak, terutama jenis lemak tidak jenuh tunggal (6,8 g) dan ganda (2,2 g). Hanya ada 2,2 gram lemak jenuh pada kacang tersebut. Sementara itu, protein yang terkandung pada kacang mete lebih kecil dibandingkan dengan kacang tanah (7 gram per ons).

Manfaat Kacang Mete

Khasiat Kacang Mete Bagi Kesehatan tubuh

Seperti jenis kacang lainnya, kacang mede turut memelihara kesehatan Anda secara keseluruhan. Konsumsi kacang ini dipercaya mampu membantu menurunkan berat badan, mengontrol kadar gula darah, dan menjaga kesehatan jantung. Berikut ini adalah daftar manfaat kacang bagi kesehatan, yaitu:

1. Melindungi Sel Tubuh dari Kerusakan

Manfaat satu ini tentunya berasal dari kandungan antioksidannya. Kacang dan biji-bijian termasuk sumber antioksidan terbaik. Antioksidan sendiri merupakan senyawa di dalam tanaman yang mampu melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan akibat molekul jahat bernama radikal bebas. Senyawa tersebut membantu mengurangi peradangan dan, secara tidak langsung, mencegah risiko penyakit kronis.

Kacang mete kaya akan antioksidan polifenol dan karotenoid. Antioksidan pada kacang seperti walnut, pecan, dan almond diyakini dapat menurunkan kemungkinan rusaknya sel akibat stres oksidatif. Nah, khasiat ini juga bisa didapatkan dari kacang mete. Kacang mete panggang tampaknya memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk mentahnya. 

Meski begitu, penelitian yang ada terkait efektivitas kacang mete dalam melindungi tubuh dari berbagai masalah kesehatan masih terbatas. Oleh karenanya, diperlukan studi lanjut.

2. Mengontrol Berat Badan

Kacang bisa menjadi salah satu camilan untuk Anda yang sedang menjalani program diet. Lemak sehat, protein, serta serat di dalamnya akan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga menekan nafsu makan. Akan tetapi, kalori pada kacang terbilang cukup tinggi. Maka dari itu, makanlah kacang mete secukupnya.

Satu penelitian yang mempelajari efek konsumsi rutin 1 porsi kacang, atau setara dengan 1 genggaman tangan, dapat mencegah risiko obesitas dan diabetes tipe 2. “Satu porsi kacang mete sama dengan 20 – 25 gram atau 1-3 sendok makan.” terang Kelvin Halim, tim nutrisionis Jovee.

Bahkan, sejumlah studi menunjukkan hubungan diet yang tinggi kacang-kacangan menurunkan berat badan lebih besar dibandingkan dengan diet tanpa kacang (Baca juga: 6 Cara Menghitung Berat Badan Ideal yang Mudah).

Memang, sebagai pengganti makanan berlemak seperti gorengan dan daging merah, kacang mete bisa membantu mengendalikan berat badan ideal. Sayangnya, efektivitas mete dalam menurunkan berat badan sendiri masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Berkat kandungan serat, vitamin B dan E, serta mineral kalium, mete mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Tidak heran jika konsumsi kacang ini dipercaya mampu memelihara kesehatan jantung, juga mencegah risiko penyakit jantung. 

Studi tahun 2017 dalam jurnal Nutrients menemukan adanya penurunan kadar LDL sebanyak 24% pada pria dengan kolesterol tinggi yang mengonsumsi 28 – 64 gram kacang mete tiap hari. Dua penelitian lain pun menunjukkan konsumsi mete dapat menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol total serta LDL.

Namun, temuan berbeda menyatakan bahwa kacang mete hanya menurunkan tekanan darah dan kadar lemak trigliserida. Sedangkan, kadar kolesterol LDL maupun HDL tidak berubah. Hasil yang sama diungkapkan sebuah penelitian, yakni tidak ada perubahan kadar kolesterol dan trigliserida setelah mengonsumsi 28 – 108 gram kacang mete per hari selama 4 – 12 minggu.

Perbedaan bukti-bukti ilmiah ini menandakan masih diperlukan studi lebih lanjut terkait efek kacang mete terhadap kadar kolesterol.

4. Membantu Mencegah dan Mengelola Diabetes Tipe 2

Meski masih jarang, sejumlah penelitian telah mengamati hubungan konsumsi kacang dengan diabetes. Satu diantaranya melaporkan konsumsi kacang bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada wanita. 

Studi lain menemukan pasien diabetes tipe 2 yang mengonsumsi mete mengalami penurunan kolesterol dan tekanan darah sistolik, peningkatan kolesterol baik atau high-density lipoprotein, serta kontrol kadar gula darah yang lebih baik.

Serat pada mete akan membuat Anda kenyang lebih lama sehingga menekan nafsu makan. Secara tidak langsung, makan kacang ini mencegah kenaikan kadar gula darah. Makanya, mete digadang-gadang berperan dalam mencegah risiko diabetes.

5. Menjaga Kesehatan Tulang

Mete mengandung mineral tembaga dan kalsium. Tembaga dibutuhkan tubuh untuk menggantikan jaringan ikat dan kolagen yang telah rusak. Jika asupannya tidak terpenuhi, tubuh akan mudah mengalami kerusakan dan kepadatan tulang pun akan berkurang. Anda pun berisiko tinggi mengalami osteoporosis dan gangguan sendi lainnya.

Kebutuhan tembaga orang dewasa berusia 19 tahun ke atas sebanyak 900 mikrogram. Sementara itu, satu ons mete memiliki 622 mikrogram tembaga yang dapat mencukupi lebih dari setengah kebutuhan tembaga harian.

Selain kaya akan tembaga, kacang mede juga mengandung magnesium yang berperan penting dalam pembentukan tulang. Magnesium juga turut membantu penyerapan kalsium ke dalam tulang dan membuatnya lebih kuat.

6. Memelihara Kesehatan Mata

Kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin tinggi pada kacang mete dapat digunakan untuk melindungi mata dari kerusakan yang bisa menimbulkan kebutaan. Selain itu, konsumsi mete ternyata juga dipercaya mampu menurunkan risiko katarak. Tetapi, penelitian lebih dalam masih diperlukan.

7. Menurunkan Risiko Batu Empedu

Berkat kandungan lemak tidak jenuh, serat, dan mineralnya, mete dikatakan bisa mencegah pembentukan batu empedu. Hal ini dilakukan dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Namun, hingga kini belum ada uji klinis yang meneliti risiko batu empedu dan konsumsi kacang pada manusia.

Risiko Konsumsi Kacang Mete

Terlepas dari beragam manfaat kacang bagi tubuh, ada pula risiko yang mungkin Anda dapatkan dari konsumsi kacang mete. Ketujuh khasiat di atas bisa Anda peroleh apabila memakan kacang secukupnya. Dengan kata lain, konsumsinya tidak berlebihan. Kacang mete yang telah dibumbui garam dan gula dapat membuat beberapa orang mengalami inflamasi akibat peningkatan natrium dalam darah.

Bagi sebagian orang, kacang mete bisa memicu reaksi alergi. Terutama mereka yang memiliki alergi terhadap kacang almond, Brazil, pecan, pistachio, walnut, dan hazelnut. Kacang mete juga mempunyai senyawa urushiol yang beracun. Makanya, Anda disarankan makan mete yang matang, khususnya yang dipanggang.

Kesimpulannya, kacang mete memiliki banyak manfaat kacang bagi kesehatan. Asalkan, tidak dikonsumsi berlebihan. Supaya kacang mete tetap aman dan tidak mudah basi, Anda harus menyimpannya di tempat yang sejuk, kering dan jauh dari sinar matahari. Dengan begini, kacang mete mampu bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Ingin tahu berita seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Referensi:

Malia F. (Verywell Fit). 2020. Cashew Nutrition Facts and Health Benefits.

Alina P. (Healthline). 2020. Are Cashews Good for You? Nutrition, Benefits, and Downsides.

U.S. Department of Agriculture. 2019. Nuts, cashew nuts, raw.