Mengenal Sunscreen dan Kegunaannya
Falla Adinda, dr

Tinggal di daerah khatulistiwa dengan paparan sinar matahari harian yang cukup tinggi membuat para wanita kerap khawatir terkait penampilan kulitnya. Salah satu cara untuk mengatasi masalah pada kulit akibat paparan UV dari sinar matahari adalah menggunakan sunscreen setiap sebelum keluar rumah. Bahkan, sunscreen sendiri digadang-gadang menjadi pengganti make up di dalam kampanye wajah tanpa make up. 

Mengapa Kulit Perlu Menggunakan Sunscreen?

Tahukah Anda bahwa di dalam sinar matahari terkandung UVA dan juga UVB. UVA merupakan sinar ultraviolet yang sering menyebabkan timbulnya tanda penuaan dini pada kulit seperti flek hitam, garis-garis halus hingga keriput. Bahkan, membiarkan kulit terus terpapar UVA tanpa mengenakan perlindungan akan menyebabkan kulit dapat terkena kanker kulit. Sementara UVB dalam sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar dan juga gosong. 

Kandungan Di Dalam Sunscreen

Sunscreen yang merupakan pelindung ringan bagi kulit dari paparan UVA dan juga UVB mengandung beberapa bahan utama yang berfungsi untuk menjaga kulit. Kandungan utama di dalam sunscreen seperti Avobenzone berfungsi sebagai filter dari UVA agar dipecah sebelum mencapai permukaan kulit teratas. Selanjutnya ada pula octocrylene, octinoxate, oxybenzone, octisalate, dan juga homosalate

Manfaat Menggunakan Sunscreen Secara Teratur

Di dalam sunscreen juga terkandung PA serta SPF yang berfungsi untuk memproteksi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat merusak kulit. Bahkan, paparan dari sinar UV yang berlebih juga dapat menimbulkan masalah kanker di kulit. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk menggunakan sunscreen rutin setiap hari sebelum beraktivitas di luar.

1. Mencegah Timbulnya Tanda Penuaan Dini

Salah satu masalah utama yang ditimbulkan oleh paparan sinar UV adalah timbulnya tanda penuaan seperti garis halus, titik hitam dan juga keriput. Oleh sebab itu, menggunakan sunscreen secara rutin terbukti dapat menurunkan kemungkinan munculnya tanda penuaan dini sebanyak 24 persen pada orang usia di bawah 55 tahun.

2. Warna Kulit Lebih Merata

Salah satu masalah yang dihadapi oleh kulit yang sering terpapar sinar matahari adalah kulit belang. Kulit yang belang pada seseorang disebabkan oleh proses yang dinamakan dengan hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi dapat muncul tatkala seseorang membiarkan kulitnya terpapar sinar matahari hingga menjadi belang dibandingkan dengan kulit yang terlindungi sinar matahari. 

3. Mencegah Masalah pada Kulit

Selain kulit menjadi belang akibat hiperpigmentasi ataupun timbulnya tanda penuaan dini, paparan sinar UV juga berperan terhadap kerusakan kulit seperti jerawat. Dengan menggunakan sunscreen secara rutin sebelum beraktivitas di luar ruangan akan membuat kulit terhindar dari masalah jerawat dan juga flek-flek hitam.

4. Memperkecil Kemungkinan Kanker Kulit

Kanker kulit seperti melanoma dapat diperkecil risikonya dengan menggunakan sunscreen secara rutin. Kanker kulit jenis melanoma sangat berbahaya bahkan dapat mengancam jiwa. Kanker ini pun lebih banyak diderita pada mereka yang berusia 20-an tahun.

5. Pelindung dari Paparan UV Berbahaya

Lapisan ozon di bumi yang menipis menyebabkan filter terhadap UV secara alami berkurang. Alhasil, paparan sinar UV yang berbahaya pun akan semakin mudah mengenai kulit dan menyebabkan kanker ataupun iritasi. Menggunakan sunscreen akan membuat sinar UV berbahaya dipecah agar tidak berbahaya bagi kulit.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Bahaya Minuman Kemasan dan Makanan Kemasan Bagi Kesehatan
6 Cara Mencegah Dehidrasi Pada Kulit
Pentingnya Ergonomi Tubuh Saat Bekerja

6. Mencegah Masalah Kulit Terbakar

Paparan sinar matahari yang berlebihan seharian dan terus-menerus sangat riskan menimbulkan masalah kulit terbakar atau sunburn. Tanda-tanda kulit terbakar seperti membengkak, memerah, mengelupas hingga gatal-gatal. Hal ini dapat timbul ketika kulit terpapar oleh sinar UVB secara terus-menerus. Apabila hal ini dibiarkan terus-menerus, risiko kanker kulit seperti melanoma juga bisa meningkat. 

Risiko kanker kulit yang meningkat akibat kulit terbakar telah terbukti secara klinis dan diterbitkan melalui jurnal penelitian yang diterbitkan di Annals of Epidemiology. Jurnal ini menunjukkan bahwa risiko melanoma mematikan akan meningkat pada kulit yang terlalu sering terbakar.

7. Tetap Melindungi Seluruh Bagian Kulit

Salah satu kesalahan umum dari pandangan masyarakat terkait sunscreen adalah bahwa penggunaan sunscreen tidak terlalu perlu untuk kulit yang sudah tertutupi oleh pakaian. Padahal, pada kenyataannya kulit yang sudah terlindungi oleh pakaian berbahan katun yang telah lembab akibat keringat tetap dapat menyerap sejumlah sinar UV dari matahari. Hal ini tentu berbahaya terutama jika Anda terlalu sering keluar dari rumah. oleh sebab itu tetap gunakan sunscreen meski telah keluar rumah.

Bagaimana Cara Membaca SPF

Dilansir dari Skin Cancer Foundation, inilah cara membaca label yang ada di sunscreen kamu: 

  • Perhatikan apakah sunscreen yang kamu gunakan memberikan proteksi spektrum yang luas. Artinya sunscreen dapat memproteksi kulitmu dari sinar UVA (ultraviolet A) dan UVB (ultraviolet B). UVA adalah penyebab kerutan, kulit menurun dan tanda-tanda penuaan lainnya. UVB adalah penyebab kulit terbakar saat berjemur. Keduanya dapat menyebabkan kanker kulit.
  • SPF (Sun Protection Factor) atau Faktor Proteksi Matahari. SPF mengukur seberapa lama orang dapat bertahan dibawah sinar matahari sebelum sinar UVB membakar kulit. Sebagai contoh, tanpa sunscreen, kulit akan berubah menjadi kemerahan dalam waktu 20 menit. Secara teori, sunscreen dengan SPF 30 akan membantu kamu berada dibawah sinar matahari 30x lebih lama tanpa kulit terbakar. Jadi, semakin tinggi SPF sunscreen, semakin kuat juga proteksi yang ditawarkan.

Walau begitu, sebanyak apapun SPF sunscreen yang kamu miliki, keefektivitasannya akan berkurang seiring waktu. Sehingga kamu dianjurkan untuk memakai ulang sunscreen setelah 2 jam saat beraktivitas seperti berenang atau olahraga. SCF menganjurkan untuk memakai sunscreen dengan proteksi spektrum luas yang memiliki SPF 15 atau SPF 30 lebih untuk orang yang sering berada di luar ruangan.

Ketahui Jenis Sunscreen dan Suplemen Kulit yang Sesuai 

Aplikasi Jovee adalah aplikasi penyedia kebutuhan suplemen untuk harian Anda. Dengan sistem yang sudah terpersonalisasi, Anda akan mendapatkan saran suplemen yang paling cocok untuk Anda konsumsi. Dengan menyesuaikan kepada kondisi tubuh dan keluhan Anda, Jovee akan memberikan rekomendasi terbaik dari mulai gaya hidup sehat hingga suplemen.

Suplemen untuk kesehatan kulit yang ditawarkan oleh Jovee dapat Anda beli langsung melalui aplikasi yang terinstal di smartphone Anda. Pengiriman dijamin langsung sampai ke tujuan dengan cepat.

Penasaran dengan tips dan trik kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee.

Referensi: Skin Cancer Foundation, 2019

Diedit oleh: Aileen Velishya