Menguak Makna Gluten dan Risikonya bagi Tubuh
Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S.Gz.

Saat ini, berbagai macam makanan dalam kemasan telah hadir di pasaran dan mudah untuk didapatkan. Produk makanan dalam kemasan ini memang cukup menarik perhatian karena dapat memudahkan seseorang untuk memperoleh bahan makanan secara praktis. Salah satunya adalah makanan gluten free.

Sayangnya, kandungan nutrisi yang terdapat dalam setiap makanan kemasan belum tentu dibutuhkan tubuh. Ambillah contoh gluten. Kini, sudah banyak produk makanan yang diklaim gluten free alias bebas dari kandungan gluten. Apa itu gluten free? Mengapa produsen mencantumkan kata tersebut? Apakah makanan gluten berbahaya?

Sebenarnya, Apa itu Gluten?

Gluten merupakan sebuah protein yang secara alami ditemukan pada gandum, padi-padian dan serelia, gandum hitam (rye), jelai (barley) dan triticale. Produk makanan gandum olahan seperti roti, sereal dan pasta juga mengandung gluten.

Nama gluten sendiri berasal dari bahasa Latin β€œglue”, yang artinya menempel atau lem. Gluten berfungsi sebagai β€œlem” yang membuat bahan makanan lain jadi menempel satu sama lain, sehingga lebih mudah dibentuk. Saat tepung dicampur dengan air, protein gluten membentuk jaringan lengket yang memiliki tekstur seperti lem.

Bagaimana dengan Istilah Gluten Free?

Menguak Makna Gluten dan Risikonya bagi Tubuh

Gluten free adalah berbicara mengenai makanan gluten free atau makanan yang bebas dari kandungan gluten memang sebenarnya lebih ditujukan kepada mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, yaitu:

  • Penyakit celiac, yakni gangguan autoimun di mana tubuhnya mengenali gluten sebagai zat yang berbahaya. Sistem imun mereka malah akan menyerang gluten beserta lapisan usus, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga defisiensi nutrisi tertentu.
  • Sensitif terhadap gluten tetapi tidak didiagnosa memiliki penyakit celiac.
  • Alergi gandum.
  • Intoleransi gluten, adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna gluten. Gejalanya berupa masalah pencernaan, seperti sakit perut.

Jika Anda termasuk ke dalam kelompok di atas, terdapat beberapa makanan alami yang tidak mengandung gluten, seperti:

  • Buah-buahan
  • Sayuran
  • Daging sapi dan ayam
  • Ikan dan makanan laut lainnya
  • Susu
  • Telur
  • Kacang-kacangan dan polong-polongan, serta biji-bijian yang tidak diproses
  • Jagung
  • Nasi
  • Quinoa
  • Tapioka
  • Umbi-umbian
  • Minyak dan mentega

Makanan olahan bebas gluten

Ternyata, produk makanan olahan dalam kemasan yang diklaim bebas gluten bukan bukan berarti sama sekali tidak mengandung gluten. Menurut United States Food and Drug Administration (FDA) label bebas gluten pada kemasan makanan ditulis jika: 

  • Kandungan glutennya di bawah 20 bagian per juta (bpj)
  • Memang tidak memakai bahan mengandung gluten
  • Tidak terkontaminasi dengan bahan berbahan gluten saat diproduksi
  • Mengandung gluten, tetapi telah melalui proses penghilangan gluten

Salah satu contoh produk olahan gluten free adalah cuka apel. Banyak orang yang mengonsumsinya karena cuka apel diyakini punya manfaat untuk mereka yang sedang diet. Dilansir dari WebMD, manfaat cuka apel untuk diet memang dapat membantu menurunkan berat badan dan mengatur kadar gula darah. Namun, Anda sebaiknya tidak mengandalkan cuka apel saja kalau ingin diet.

Satu hal yang perlu Anda ketahui, sebagian makanan bebas gluten justru kurang bernutrisi. Umumnya, produk-produk tersebut kurang kandungan kalsium, vitamin B, magnesium, serat juga zat besi di dalamnya (Baca juga: 9 Manfaat Makanan dengan Kandungan Serat Tinggi).

Ingin tahu berita seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.