Pentingnya Ergonomi Tubuh Saat Bekerja

Apakah kamu sering mengalami sakit punggung, sakit kepala, bahu tegang saat bekerja? Berbagai masalah tersebut seringkali muncul akibat kebiasaan kerja yang dilakukan sehari-hari seperti menelepon, duduk didepan komputer selama berjam-jam, hingga membungkuk di kursi.

Sistem pergerakan tubuh manusia (muskuloskeletal) merupakan salah satu sistem tubuh yang dirancang untuk dapat bergerak. Jika kamu berada pada posisi statis dalam waktu yang lama, maka hal tersebut dapat membuat tubuh kelelahan. Jika terjadi secara terus menerus, tubuh akan mengalami beban kumulatif yang dapat memicu kelelahan dan juga ketidaknyamanan. Hal inilah yang menyebabkan ergonomi tubuh sangat penting.

Mengapa Ergonomi Tubuh Sangat Penting?

Ergonomi tubuh merupakan suatu teknik yang bisa dilakukan untuk mengurangi berbagai bentuk kelelahan dan sakit yang diakibatkan oleh kebiasaan kerja yang cenderung statis. Dengan melakukan teknik ergonomik sebagai rutinitas harian di sela-sela aktivitas kerja maka berbagai masalah yang diakibatkan oleh kelelahan dan cedera akibat posisi yang statis bisa langsung ditangani.

Melakukan ergonomi tubuh di tempat kerja secara rutin juga dapat memberikan berbagai manfaat penting bagi tubuh. Beberapa diantaranya yaitu dapat meningkatkan produktivitas kerja, mengurangi nyeri pada otot, dan juga kelelahan. Oleh karena itu, walaupun pekerjaan yang kamu lakukan cenderung statis, maka melakukan ergonomi secara tepat tentu sangat membantu.

5 Prinsip Dasar yang Harus Dilakukan

Secara umum, ergonomi merupakan suatu aktivitas yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko akibat posisi kerja yang statis. Tidak ada patokan khusus bagaimana ergonomi harus dilakukan. Namun untuk bisa mendapatkan informasi yang detail, berikut adalah beberapa prinsip ergonomi yang bisa dilakukan di lingkungan kerja. Apa saja itu? Ini dia ulasannya

  1. Lakukan Gerakan Peregangan

Peregangan merupakan salah satu prinsip ergonomi yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelelahan, meningkatkan koordinasi otot, dan juga meningkatkan keseimbangan dan juga postur otot. Peregangan ini juga biasanya dilakukan oleh para atlet sebagai bentuk pemanasan sebelum berolahraga sehingga risiko cedera bisa diminimalisir.

Bagi para pekerja, peregangan juga sangat bagus dilakukan sebagai bentuk persiapan tubuh untuk mulai bekerja kembali. kamu bisa melakukan peregangan di sela-sela waktu sebagai bentuk istirahat berkala. Dengan melakukan peregangan secara rutin, maka darah dalam tubuh bisa mengalir lebih lancar. Selain itu energi di dalam tubuh juga bisa dipulihkan.

  1. Kurangi Mengangkut Beban Berlebih

Banyak sekali jenis pekerjaan yang membutuhkan beban besar pada tubuh manusia. Jika kamu sering mengangkat beban berlebih saat bekerja, maka respons otot untuk memenuhi kebutuhan gaya tinggi akan semakin meningkat. Hal ini tentu dapat memicu faktor kelelahan saat bekerja. Oleh karena itu salah satu prinsip dasar ergonomi yang harus dilakukan adalah adalah dengan mengurangi beban yang berlebih.

  1. Kurangi Stress Kontak

Apa itu stress kontak? Stress kontak adalah salah satu bentuk stress fisik yang biasa terjadi ketika melakukan kontak dengan benda dalam waktu yang cukup lama. Misalnya saja melakukan gesekan antara permukaan benda dengan telapak tangan atau paha secara terus menerus. Selain itu menekan benda dalam jangka waktu lama seta duduk tanpa ruang lutut yang cukup juga dapat menimbulkan stress kontak.

Stress kontak ini dapat menciptakan tekanan pada bagian kecil di dalam tubuh. Jika dibiarkan maka hal tersebut dapat menghambat pergerakan tendon dan otot, fungsi saraf, dan juga aliran darah.

  1. Sediakan Penerangan yang Sesuai

Selain dapat timbul pada bagian-bagian tubuh, stress kontak juga bisa terjadi pada mata terutama jika pencahayaannya buruk. Selain itu, pencahayaan yang buruk juga mempengaruhi kinerja dan juga kenyamanan para pekerja.

Area kerja dengan pencahayaan yang buruk akan membuat mata cepat lelah. Hal ini juga akan berdampak pada risiko besar yang dialami oleh para pekerja. Untuk mengatasinya, maka kamu harus mengatur pencahayaan agar sesuai dengan kemampuan penglihatan.

  1. Bergerak Setiap 30 Menit Sekali

Untuk menghindari berbagai bahaya dari aktivitas kerja yang statis, maka kamu disarankan untuk bergerak setiap 30 menit sekali. Cobalah untuk berdiri, berjalan, dan menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kaku. Duduk terlalu lama selama berjam-jam tentu dapat memberikan tekanan pada bagian leher dan juga punggung kamu.

Melakukan prinsip ini secara rutin memang dapat membantu kamu mengurangi rasa sakit dan juga lelah akibat aktivitas kerja yang cenderung statis. Selain itu, untuk mencegah munculnya rasa lelah selama bekerja, kamu juga harus menjaga kesehatan dalam tubuh.

Di era digital seperti sekarang, menjaga kesehatan tubuh menjadi lebih praktis karena bisa dilakukan via aplikasi seperti Jovee. Untuk mendapatkan rekomendasi suplemen dan multivitamin yang bisa meningkatkan stamina tubuh ketika bekerja maka aplikasi Jovee bisa menjadi pilihannya. Untuk mengatasi permasalahan nyeri sendi akibat bekerja, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen L-carnitine, vitamin A, dan juga vitamin E yang direkomendasikan oleh Jovee. 

Ingin mendapat tips menarik mengenai gaya hidup sehat? Daftarkan email kamu ke newsletter Ngovee.

Untuk mendapatkan rekomendasi suplemen dan vitamin sesuai gaya hidup, unduh aplikasi Jovee sekarang! Tersedia di Playstore dan Appstore.

Diedit oleh: Aileen Velishya