Pola Makan Tidak Sehat,  Pembunuh Nomor Satu Di Dunia
Dr. Fala Adinda

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Selama ini mungkin kita mengira rokok adalah penyebab kematian nomor satu, namun pada kenyataannya ternyata tidak. 

Berdasarkan studi dari Global Burden of Disease 2017, menyatakan pola makan tidak sehat atau yang dikenal sebagai bad diet, memakan lebih banyak korban dibanding rokok.

Sebanyak 11 juta kematian di seluruh dunia diakibatkan pola makan tidak sehat.

22% korbannya merupakan orang dewasa.

Kita semua tahu bahwa gula itu buruk untuk kesehatan jika melebihi jumlah rekomendasi yang ditentukan dan kita juga tahu bahwa sayur dan buah-buahan itu lebih menyehatkan.

Tapi nyatanya, masih banyak orang yang mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak, dan tidak makan buah-buahan.

Mari kenali lebih lanjut mengenai bad diet dan cara menanggulanginya.

Apa Itu Pola Makan Tidak Sehat (Bad Diet)

Bad diet atau pola makan tidak sehat adalah kebiasaan makan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kebutuhan nutrisi harian harus dipenuhi untuk membantu tubuh tetap sehat dan aktif. 

Walaupun makan adalah kebutuhan utama untuk bertahan hidup, pada nyatanya manusia tidak hanya membutuhkan sekedar makanan. Tapi mereka membutuhkan nutrisi.

Pola makan tidak sehat termasuk kekurangan makan atau kelebihan makan, mengkonsumsi terlalu banyak tipe makanan atau minuman tertentu yang rendah serat, atau tinggi lemak, gula dan garam.

Pola makan yang tidak sehat tersebut dapat berdampak pada nutrisi harian untuk energi, protein, karbohidrat, lemak jenuh, serat, dan juga vitamin dan mineral.

Yang menjadi masalah adalah bukan hanya makanan tidak sehat yang kita konsumsi, tapi juga makanan sehat yang tidak kita konsumsi.

Penyebab Pola Makan Tidak Sehat (Bad Diet)

Tiga penyebab utama dalam pola makan tidak sehat adalah

  • Konsumsi Makanan Tinggi Garam

Mengkonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak garam / natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Makanan seperti sereal, minuman kemasan, makanan kalengan, bumbu masak instan dan produk susu nyatanya mengandung banyak natrium. Belum lagi kandungan natrium yang ada pada makanan instan seperti mie instan.

  • Kurang Makan Buah

Mengkonsumsi buah yang kaya serat dapat membantu meminimalisir ancaman terhadap kematian dini, akibat penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Jumlah yang direkomendasikan adalah minimum takaran 5 porsi buah dan sayur adalah sebanyak 400 gram.

  • Kurang Makan Gandum dan Kacang-kacangan

Gandum mengandung banyak serat yang dapat membantu kesehatan pencernaan, dan menurunkan kolesterol. Sedangkan kacang merupakan sumber protein yang baik, dan mengandung banyak serat serta rendah lemak. Gandum dan kacang-kacangan dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.


Dampak Bad Diet

Pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi untuk menjalani hari. Pada jangka pendek, pola makan tidak sehat dapat menyebabkan stres dan kelelahan. Dalam jangka panjang, pola makan tidak sehat dapat menyebabkan penyakit dan masalah seperti: kelebihan berat badan atau obesitas, gigi menjadi keropos, tekanan darah tinggi, osteoporosis, kanker, depresi dan gangguan makan.

Tiga penyakit utama yang mematikan karena pola makan tidak sehat adalah:

  • Penyakit Jantung

Disebabkan karena mengkonsumsi terlalu banyak lemak dan garam yang dapat membuat tekanan darah tinggi (hipertensi), stroke, kelebihan berat badan dan penyakit jantung koroner.

  • Kanker

Makanan tidak sehat seperti makanan kemasan, berproses dan tidak alami biasanya mengandung banyak pengawet dan bahan-bahan yang tidak baik dalam tubuh. Jika dikonsumsi terus menerus, makanan dengan tipe seperti diatas dapat menyebabkan penyakit kanker.

  • Diabetes Tipe Dua

Obesitas juga merupakan pendorong utama dari penyakit diabetes tipe dua. Hal ini terjadi akibat mengkonsumsi makanan yang tinggi gula.

Baca juga: 9 Makanan Untuk Susah Tidur, Apa Saja?

Solusi Bad Diet

Terdapat beberapa cara untuk mengubah pola makan yang tidak sehat menjadi pola makan yang sehat, beberapa cara diantaranya adalah:

Membuat menu makanan sehat

Menu makanan sehat terdiri dari empat sehat lima sempurna. Rencanakan menu makananmu dan belanja bahan-bahan yang menyehatkan. Buatlah menu yang dapat menyesuaikan gaya hidupmu.

Mengurangi Makanan Tinggi Gram

Kurangi konsumsi makanan yang tinggi garam atau natrium. Kadar natrium untuk dikonsumsi yang dianjurkan oleh WHO adalah 2000 mg. Hindari makanan atau minuman yang memiliki natrium tinggi. 

Mengurangi Makanan Yang Tidak Alami

Kurangi mengkonsumsi makanan dalam bentuk kemasan, junkfood maupun makanan berproses. Daging olahan dan makanan cepat saji termasuk dari daftar makanan yang memiliki natrium nitrat atau pengawet tinggi. Hal ini dapat menyebabkan kanker.

Menambah Konsumsi Buah, Gandum, Sayur dan Kacang-kacangan

Porsi buah yang dianjurkan adalah dua sajian buah dan lima sajian sayur-sayuran setiap hari. Buah dan sayur-sayuran memiliki dampak baik bagi tubuh karena mengandung nutrisi, mineral dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, buah bersifat rendah kalori dan mengandung fruktosa, yaitu gula alami dari buah, sehingga lebih aman untuk kesehatan.

Mengurangi Makanan Manis

Kurangi konsumsi makanan yang tinggi gula ataupun lemak. Kandungan gula yang tinggi beresiko buruk terhadap kesehatan. Beberapa makanan seperti soft drink, makanan dan minuman kemasan, donat, kue, es krim dan permen adalah contoh makanan yang memiliki kandungan gula yang tinggi.

Batas konsumsi gula yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per orang yaitu 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh dalam 1 hari.

Selain itu, kita juga dapat melakukan cara lain seperti mengkonsumsi vitamin dan suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Buat kamu yang ingin memenuhi kebutuhan nutrisi harianmu, jangan lupa download aplikasi Jovee di Playstore atau App Store dan coba produk spesial dari Jovee.

Kesimpulannya adalah dibanding berfokus pada mengurangi makanan yang tidak sehat, sebaiknya kita berfokus pada makanan sehat yang harus dikonsumsi setiap hari. Sebagai contoh, buah dan sayur seharusnya selalu menjadi menu makanan kita setiap hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Ingin tahu informasi kesehatan lainnya? Simak selengkapnya di Ngovee.

Ditulis oleh: Aileen Velishya

Foto oleh: Dhira P Yuga