Sunat Pada Perempuan, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?
Falla Adinda, dr

Latest posts by Falla Adinda, dr (see all)

Berbicara tentang sunat perempuan tentu masih menuai pro dan kontra di masyarakat. Hal ini menjadi kontroversi karena di satu sisi, sunat perempuan didukung oleh tradisi dan agama, namun disisi lain sunat perempuan dianggap tidak bermanfaat dan bahkan berbahaya.

Tim Ngovee telah mengumpulkan beberapa informasi mengenai sunat perempuan. Yuk kita simak!

Apa itu Sunat Pada Perempuan

Sunat atau sirkumsisi perempuan adalah kegiatan yang melibatkan pengangkatan sebagian atau seluruh kelamin perempuan dengan alasan non medis. 

Sunat perempuan sudah dipraktikan lebih dari 2.000 tahun yang lalu oleh banyak budaya dan agama. Sunat perempuan masih dipraktikkan di setidaknya 30 negara, sebagian besar di Afrika tetapi juga di Timur Tengah dan Asia.

Sunat perempuan kini dikenal dengan istilah Female Genital Mutilation (FGM) atau Mutilasi Alat Kelamin Perempuan.

Jenis -jenis Sunat Pada Perempuan

Sunat perempuan dibagi menjadi empat jenis yaitu:

Clitoridectomy

Pengangkatan sebagian atau seluruh organ klitoris. Klitoris adalah organ kecil yang sensitif dan bersifat erektil pada kelamin wanita. Pada sedikit kasus, clitoridectomy hanya melibatkan preputium atau lipatan kulit kecil di sekitar klitoris.

Eksisi

Pengangkatan sebagian atau seluruh klitoris dan labia minora, tanpa atau dengan eksisi labia majora. Labia minora merupakan kulit tipis seperti lidah yang berada di sekeliling vagina Labia majora adalah bagian dalam vagina yang berbentuk seperti bibir dan mengelilingi vagina.

Infibulasi

Pemotongan bagian atau seluruh alat kelamin luar disertai penjahitan atau penyempitan lubang vagina. Dilakukan dengan cara menjahit labia menjadi satu dengan tujuan membuat lubang vagina menjadi lebih kecil. Dengan atau tanpa melakukan pemotongan pada klitoris.

Lain-lain

Semua prosedur yang membahayakan kelamin perempuan untuk tujuan non medis seperti tindik, menyayat, menusuk, melubangi, menggores, atau pemotongan daerah genital. dan mengkauter alat kelamin. Tindakan ini dilakukan pada bagian luar alat kelamin perempuan (vulva)

 – – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Dampak Kecanduan Gadget Pada Perkembangan Anak
10 Fakta dan Mitos Kesehatan Tentang Tertawa
Mencegah Coronavirus: Jenis Masker Yang Dapat Kamu Pakai

Manfaat Sunat Pada Perempuan

Berdasarkan data yang diambil dari World Health Organization, sunat perempuan atau FGM tidak memiliki manfaat medis. Malah prosedur ini dinilai dapat berbahaya.

Sedangkan Kementerian Kesehatan sendiri juga berpendapat bahwa sunat perempuan lebih didasari oleh pertimbangan adat dan agama, bukan merupakan tindakan medis.


Bahaya Sunat Pada Perempuan

Terdapat beberapa resiko yang mungkin terjadi ketika seseorang mengalami FGM yaitu komplikasi dini seperti nyeri hebat, syok, pendarahan, tetanus atau sepsis (infeksi bakteri), retensi urin, luka terbuka pada kelamin dan jaringan sekitarnya.

Sedangkan efek samping jangka panjang meliputi infeksi berulang kandung kemih dan saluran kencing, kista, infertilitas, meningkatnya resiko komplikasi persalinan dan kematian anak dan perlunya operasi perbaikan vagina. Sehingga dari segi medis, tindakan sunat perempuan ini tidak dianjurkan.

Itulah beberapa informasi mengenai sunat perempuan dan bahayanya bagi kesehatan. 

Ingin tahu apakah gaya hidup kamu sudah sehat? Download Jovee di Playstore dan Appstore sekarang.

Ditulis oleh: Aileen Velishya