Cara Mengelola Stres Kerja Biar Tetap Produktif

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Sudah sewajarnya kita dituntut untuk mencintai pekerjaan supaya tetap enjoy saat melakukannya. Terlebih, kita harus bekerja setiap hari dengan berbagai tekanan dan tantangan yang sering membuat orang stress. Hal ini disebut juga sebagai stres kerja

Masalahnya, ketika Anda stres dalam bekerja akan menurunkan performa kerja atau produktivitas, sehingga seringkali dianggap tidak serius oleh rekan kerja. Padahal, stress akibat pekerjaan merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap karyawan. Namun, bagaimana cara mengelola stres kerja yang baik itulah yang belum diketahui banyak orang, sehingga tidak semua orang bisa mengatasinya.

Nah, sebelum mengetahui cara mengelola stres kerja, cari tahu dulu jenis-jenis stress, gejala, dan penyebabnya berikut ini.

Jenis-jenis Stress

  • Stress baik

Sesuai namanya, maka stress baik ini diperlukan oleh tubuh guna pengaturan sistem imun dan membantu memproduksi energi yang positif. Stress baik dipicu oleh pengalaman positif, seperti acara kelulusan dan pernikahan.

  • Distress internal

Sebaliknya, distress internal ini dihasilkan dari pengalaman buruk seseorang yang tanpa disadari akan memicu munculnya emosi dan gangguan psikologis negatif. Kondisi ini merugikan seseorang yang mengalaminya.

  • Distress akut

Lebih parah lagi, distress akut yang dipicu oleh stress kronik. Jenis stress ini merupakan endapan stress yang sudah tertahan dalam waktu yang lama. Distress akut juga diakibatkan oleh pengalaman buruk seseorang yang berlalu dengan cepat. Kedua pemicu ini berisiko menimbulkan hiperstress.

  • Hipostress

Jika terkadang stress menimbulkan masalah, tidak pernah stress atau hipo stress juga dialami pada seseorang yang tidak memiliki tantangan, kekhawatiran, atau kegiatan. Hal ini ditandai dengan adanya kebosanan ekstrem yang menyebabkan perasaan depresi dikemudian hari.

  • Eustress

Seperti halnya stress baik, eustress sangat berguna bagi tubuh untuk lebih siap menghadapi tantangan, seperti efek hormon endorfin. Selain itu, eustress juga meningkatkan kekuatan seseorang dalam membuat keputusan dan mencari solusi.

Gejala Stress

Berikut ini adalah gejala-gejala stress yang dialami oleh seseorang.

  • Sering sakit kepala
  • Sering gugup dan gelisah
  • Panik
  • Sulit fokus
  • Gangguan daya ingat
  • Sering merasa lelah
  • Merasa kewalahan dengan beban yang ditanggung
  • Sensitif
  • Kesulitan tidur atau tidur berlebih

Penyebab Stress

Sebenarnya, stress tidak hanya dialami oleh orang dewasa, melainkan remaja dan orangtua. Namun, untuk jenis stress kerja, biasanya disebabkan oleh tiga hal, yaitu tuntutan pekerjaan, atasan, dan rekan kerja. Tapi, kembali lagi pada stress itu sendiri yang termasuk gangguan psikologis, maka sumbernya sudah pasti berasal dari kondisi psikologis orang tersebut. Berikut ini adalah beberapa penyebab stress karena pekerjaan.

  • Deadline kerja yang ketat
  • Tingginya beban kerja
  • Masalah dengan rekan kerja
  • Ketidakjelasan status
  • Mengisi beberapa posisi
  • Karir mentok
  • Sikap perfeksionis

Cara Mengelola Stres Kerja

Alihkan Pikiran saat Mengalami Stress di Kantor

Bekerja boleh maksimal, namun kesehatan fisik dan psikis tetap harus diutamakan. Ketika Anda mengalami stress kerja, sebaiknya cobalah untuk mengelolanya dengan baik supaya tidak mengganggu performa kerja Anda. Salah satu caranya dengan membiarkan pikiran berkelana memikirkan hal lain, sehingga masalah yang sulit akan diredam sejenak. Kemudian, setelah Anda bekerja kembali, pikiran sudah lebih jernih dan bersemangat.

Ingat, jangan paksakan diri berpikir terlalu berat di tempat kerja karena akan membuat Anda semakin stress. Bila memiliki waktu luang, manfaatkanlah untuk melakukan hal-hal favorit, entah menggambar, menulis, atau membaca artikel yang lucu.

Kelola Stres Kerja dengan Cara yang Sehat

Terkadang, banyak orang berusaha mengelola stress, namun dengan cara yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan berlemak atau gorengan, malas-malasan di rumah, merokok, bahkan minum alkohol. Meskipun bisa meredakan stress, namun tidak sehat bagi tubuh. Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan beberapa kegiatan positif berikut untuk mengatasi stress kerja.

Olahraga

Selalu sisihkan sedikit waktu Anda untuk olahraga secara rutin. Jenis olahraga apapun dapat meredakan stress. Dengan olahraga, akan meningkatkan detak jantung dan membuat tubuh berkeringat. Cara ini sangat efektif untuk memperbaiki mood dan meningkatkan energi. Tidak hanya itu, berolahraga dapat meningkatkan aliran darah keseluruh tubuh termasuk otak, sehingga Anda bisa berpikir lebih jernih. Berbagai masalah pun bisa diatasi dengan baik.

Mengatur Pola Makan

Pemilihan makanan yang tepat akan memengaruhi suasana hati seseorang ketika bekerja. Beberapa asupan zat yang berpotensi mengacaukan mood adalah kafein, alkohol, lemak trans, dan pengawet makanan. Sebagai gantinya, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega 3, seperti ikan salmon, makarel, rumput laut, kacang kedelai, telur, ikan tuna, dan kacang kenari. Nikotin juga perlu dihindari saat stress. Sebab, meskipun tampak menenangkan, nikotin menyebabkan tingkat kecemasan seseorang semakin tinggi.

Curhat pada Orang yang Terpercaya

Bagi sebagian orang, cara mengatasi stress terbaik adalah dengan curhat pada sahabat dekatnya. Bercerita secara langsung atau tatap muka merupakan cara efektif untuk meredakan ketegangan supaya merasa lebih tenang.

Selain itu, cara mengelola stress kerja yaitu dengan tidur yang cukup, berpikir positif, dan mengatur waktu serta prioritas dengan baik.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee