Ketahui Cara Mengendalikan Stress Agar Hidup Lebih Bahagia
Dr. Fala Adinda

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Gangguan kesehatan mental dapat ditandai dengan berbagai macam hal misalnya saja timbulnya stress pada pikiran dan mental. Meski stress secara fisik tak terlihat, namun gangguan mental satu ini bahkan dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup kamu ke depannya. 

Penyebab seseorang mengalami gangguan mental ini sendiri cukup beragam. Beberapa mengalaminya karena tujuan hidup yang tak tercapai atau adanya masalah yang dianggap sangat besar bagi kehidupan seseorang.

Stres yang tidak segera diatasi dapat berdampak buruk seperti depresi. Depresi yang sudah parah dapat mengarahkan seseorang kepada keputusan bunuh diri. Oleh sebab itu, menjalani pola hidup bahagia sangat penting agar stress dapat terkendali dengan baik.

Berikut adalah tips untuk menjalani hidup bahagia agar terhindar dari berbagai gangguan mental.

Tips Sederhana untuk Menjalani Hidup Bahagia

Bahagia bisa dikatakan menjadi salah satu kunci agar terhindar dari stress. Meski begitu, menjadikan hidup benar-benar terasa bahagia bagi seseorang tentu tidak semudah mengatakannya. Sulit memang, namun bukan berarti tak dapat dilakukan.

Berikut adalah beberapa cara hidup mudah yang bisa kamu terapkan agar terhindar dari stress.

1. Hindari Perasaan Iri Hati, Serakah dan Dengki Terhadap Orang Lain

Sifat buruk tentu akan mendatangkan hasil yang buruk. Beberapa sifat buruk seperti iri hati, dengki maupun serakah dapat mendatangkan masalah bukan hanya terhadap hubungan dengan orang lain namun juga kualitas kejiwaan. 

Sifat serakah, cemburu dan iri terhadap kepemilikan maupun pencapaian orang lain justru akan membuat jiwa tidak pernah puas. Akibatnya, kamu akan terus merasakan khawatir berlebihan terhadap hidup dan tak dapat menikmati hidup apa adanya.

2. Jalani Hidup dengan Santai dan Tidak Perlu Berpikir yang Tidak Perlu

Memikirkan sesuatu di masa mendatang sama sekali tidak salah dan tidak dilarang. Lain halnya jika kamu justru mengabdikan sepenuhnya pikiran kamu untuk memikirkan masa mendatang yang belum tentu terjadi. 

Pikiran yang umumnya dipenuhi oleh persangkaan buruk ini jika terus dibiarkan dapat menimbulkan pikiran negatif yang buruk bagi kesehatan mental.

Berpikir berlebihan terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu perlu dikhawatirkan akan membuat kamu menjalani hidup dengan penuh ketakutan. Untuk itu, jalani saja hidup apa adanya. Memang perlu kamu memikirkan masa mendatang dan rencana ke depannya, namun tentu masih dalam batas wajar dan produktif.

3. Berpikir selalu ke masa depan, tak perlu terlalu terjebak di masa lalu

Banyak orang justru terjebak terhadap penyesalan di masa lalu. Pada akhirnya, orang tersebut justru tidak akan pernah produktif pada hidupnya di masa mendatang. Padahal, hidup adalah apa yang akan kita lakukan hari ini maupun ke depan. 

Masa lalu adalah waktu yang telah kita tinggalkan dan lalui. Cukup jadikan masa lalu sebagai pembelajaran mahal yang tak akan pernah bisa dibeli.

Buatlah slogan hidup “move on” agar mendorong kamu selalu maju ke masa depan. Terlalu terjebak pada hal negatif di masa lalu akan membuat kamu stress karena menyesali hal-hal buruk yang terjadi.

4. Hindari Pikiran Khawatir Berlebihan serta Memperbanyak Pikiran positif

Perasaan khawatir akan suatu kejadian yang mungkin terjadi di masa mendatang memanglah perlu. Khawatir jika masih berada dalam batasnya justru akan membuat kamu lebih matang dalam merencanakan hidup dan solusi yang mungkin bisa diambil jika ada kejadian buruk. Meski begitu, khawatir yang berlebihan dan tidak berdasar adalah hal yang harus dihindari.

Khawatir berlebihan bisa muncul ketika kamu terus-menerus sibuk dengan scenario “bagaimana jika” pada hal-hal buruk. Perasaan khawatir berlebihan ini dapat menyedot energi emosional yang negatif dalam diri.  Hal ini otomatis akan mengganggu kualitas kehidupan sehari-hari kamu. Bahkan lebih buruk akan membuat hidup menjadi stress.

Efek Gangguan Stress Pada Hidup dan Kualitas Kesehatan

Kondisi pemicu stress sangat beragam mulai dari masalah pribadi hingga masalah umum seperti kemacetan lalu lintas. Selain itu, tekanan ketika menghadiri pertemuan penting juga dapat memicu respons stress. Hal ini dikarenakan tubuh secara otomatis mengirimkan hormon stress atas tekanan hidup yang dirasa menyiksa. 

Respons stress pertama pada tubuh adalah napas yang semakin cepat, otot yang tegang seakan siap beraksi, hingga degupan jantung yang cepat. Respons ini sebenarnya adalah respons yang wajar terjadi pada tubuh untuk mempersiapkan tubuh agar dapat segera bereaksi jika ada kondisi mendesak. 

Meski hal ini wajar pada awalnya, namun apabila respons stress terus menyerang tubuh maka hal ini lama kelamaan akan mengganggu kesehatan. Berikut adalah efek gangguan mental yang terus menerus bagi kesehatan:

  1. Memicu munculnya berbagai gangguan penyakit dan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi (diabetes) hingga kolesterol tinggi
  2. Gangguan terhadap kesehatan umum seperti sakit kepala, sistem kekebalan tubuh melemah, jantung berdebar terus-menerus dan pernapasan cepat
  3. Fungsi seksual terganggu seperti masalah pada kesuburan, disfungsi ereksi serta dorongan seks rendah.

Reaksi stress adalah reaksi umum yang dapat muncul akibat aktivitas pada kehidupan sehari-hari. siapapun orangnya berisiko mengalami stress dari hari ke hari. Gangguan mental satu ini dapat muncul pada siapapun baik dikarenakan tuntutan kehidupan keluarga maupun tuntutan pekerjaan. 

Cara Terbaik untuk Mengatasi Gangguan Stress

Meski stress adalah sesuatu yang wajar dialami oleh seseorang, namun hal ini harus segera diatasi agar tidak mengganggu kualitas hidup lebih lanjut. Ada beberapa cara ampuh yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi gangguan kesehatan mental satu ini. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Air putih akan membantu menurunkan ketegangan yang dirasakan. Hal ini berkat fungsi air putih yang dapat mengganti cairan pada tubuh yang hilang terutama ketika merasakan letih di tubuh.

2. Bermeditasi

Meditasi membantu seseorang mengosongkan pikiran serta membuatnya kembali tenang dan konsentrasi. Hal ini dapat menurunkan hormon stress pada tubuh. Sebaiknya meditasi selama 15 menit agar tubuh kembali segar.

3. Menghirup Udara Segar ketika Stress Menyerang

Ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkan gangguan mental ini menyerang. Misalnya saja tekanan pekerjaan yang semakin menumpuk di saat kamu ingin segera menyelesaikannya membuat kondisi justru memburuk. Jika kamu memaksakan diri untuk menyelesaikan pekerjaan di saat kamu sedang dalam kondisi mumet dan pusing dipastikan pekerjaan tidak akan maksimal dan akan memakan waktu lebih lama.

Oleh sebab itu, sebaiknya segera keluar ruangan kerja dan carilah udara segar di luar. Hirup sedalam-dalamnya dan bersihkan pikiran untuk sejenak. Dengan menenangkan diri menghirup udara segar dipastikan pikiran kamu kembali segar.

 4. Berolahraga Teratur

Olahraga memiliki manfaat yang sangat besar terhadap kesehatan fisik dan mental. Ketika olahraga maka tubuh memproduksi hormone endorphin yang dapat memberikan efek relaksasi pada pikiran.

5. Cukup Istirahat

Tubuh yang lelah sebaiknya jangan dipaksakan dan segera dibawa beristirahat. Durasi tidur yang ideal adalah 7 sampai 8 jam sehari.

Itulah beberapa cara mengendalikan stres agar hidup lebih bahagia. Temukan informasi lainnya di Ngovee.

Penasaran dengan tips dan trik kesehatan lainnya? Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store

Diedit oleh: Aileen Velishya