Begini Tanda-tanda Ibu Mau Melahirkan

Momen mengandung buah hati menjadi hal yang membahagiakan meskipun terasa berat. Seorang ibu harus harus menunggu dan betul-betul menjaga kesehatan diri dan calon bayinya hingga masa kelahiran tiba. Hal ini pun tak kalah beratnya dengan proses hamil, sehingga fisik maupun batin ibu bisa terkuras penuh dibuatnya.

Untuk itu, seorang ibu, khususnya yang baru mengalami kehamilan pertamanya, perlu memahami dulu bagaimana tanda-tanda ibu mau melahirkan agar ia bisa selalu siap saat si anak keluar dan melihat dunia.

Ketahui Beda Kontraksi Biasa dan Kontraksi Asli

Saat kontraksi terjadi, rahim akan merapat dan kemudian relaks. Tahap ini mungkin bisa terasa sangat sakit. Kontraksi tak hanya terjadi saat ingin melahirkan, tapi saat hamil, khususnya menjelang masa melahirkan.

Ketika kontraksi terjadi saat mendekati kelahiran, hal ini membuat rahim menggerakkan bayi ke bagian bawah jalur kelahiran. Kontraksi inilah yang nantinya mendorong bayi keluar dari tubuh ibunya.

Kontraksi tak selalu jadi penanda pasti bayi akan keluar. Ada kontraksi palsu yang sering disebut Braxton Hicks dan mulai terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Umumnya, kontraksi palsu terjadi pada tiap interval yang tidak menentu dan tidak bersambung lantaran telah mereda duluan. Sedangkan, kontraksi asli akan semakin kencang seiring waktu berjalan.

  

tanda-tanda ibu mau melahirkan
Untuk ibu yang mengalami kehamilan pertamanya, perlu memahami bagaimana tanda-tanda ibu mau melahirkan agar selalu siap saat si anak lahir.

Kontraksi asli juga muncul dalam interval yang teratur dan bertahan hingga 30-70 detik. Semakin lama, semakin mendekat pula tiap kontraksinya.

Perbedaan kontraksi juga bisa dilihat dari tingkat kekuatannya. Kontraksi palsu terasa lemah dan tidak makin menguat atau menguat dulu kemudian melemah. Ia pun bisa terhenti begitu ibu berjalan, istirahat, atau mengganti posisi. Sebaliknya, kontraksi asli semakin menguat seiring waktu dan terus berlanjut sekalipun badan bergerak atau memindahkan posisi.

Ludka, bidan tersertifikasi dan direktur kebidanan Cambridge Health Alliance, mengatakan kalau penentuan saat kontraksi yang tepat dapat dilakukan. Caranya adalah dengan menentukan waktu permulaan dari satu kontraksi ke kontraksi selanjutnya, termasuk sisanya dan waktu relaksasi di antara kontraksi.

Posisi Perut Hamil Menurun 

Seorang ibu mungkin merasa kandungannya turun ke posisi bawah di panggulnya. Momen yang dinamakan “lightening” merupakan saat di mana bayi berada dalam posisi kepala di bawah. Ini menandakan kalau ia sudah siap dilahirkan.

Perut ibu yang sudah ada di fase ini bisa terlihat menurun dan lebih menonjol. Jalannya pun bisa jadi terhambat dan tertartih-tatih. Beberapa ibu yang telah melahirkan mungkin baru mendapatkan kondisi ini sampai tepat sebelum kehamilan dimulai.

Mudah Bernafas dan Sering ke Kamar Mandi

Saat bayi mulai berada di posisi lightening, tekanan di diafragma ibu akan mereda dan ia jadi mudah bernafas. Walau begitu, panggul dan kantong kemihnya yang kini mengalami tekanan dan ini membuat ibu jadi sering ke kamar mandi.

Ketuban Pecah

Aktivitas janin berkembang di dalam rahim yang dikelilingi air ketuban. Saat kantong pelindung ini pecah, beberapa ibu mengalami cairan yang deras keluar, sedangkan ibu yang lainnya sedikit.

Air ketuban ibu hamil dapat pecah sebelum persalinan. Bila tidak, bidan akan memecahkannya saat melahirkan. Ketika pecah, ibu disarankan untuk mengontak bidan untuk menjelaskan warna dan bau cairan tersebut.

Konsultasi tersebut dilakukan untuk memastikan apakah ibu benar-benar mengeluarkan cairan ketuban atau urine, ini gejala umum bagi wanita yang sedang hamil.

Perlu diketahui, terkadang ketuban dapat pecah sebelum waktunya tanpa tanda persalinan lainnya. Ini disebut ketuban pecah dini. Karena itu, dokter dan bidan menyegerakan proses melahirkan dalam satu atau dua hari setelah hal tersebut terjadi.

Sakit Bagian Belakang dan Keram

Saat akhir kehamilan, ibu dapat mengalami tekanan yang meningkat atau keram di bagian panggul dan rektum. Ia juga mungkin merasakan sakit di bagian bawah belakang.

Diare dan mual

Beberapa ibu bisa sering mengalami BAB yang encer pada masa menuju kehamilan atau mereka bisa mulai muntah-muntah tanpa sebab pasti. Belum ada penjelasan mengenai mana yang muncul dulu, entah itu diare atau malah kehamilan yang menyebabkannya.

Keputihan Berdarah

Saat masa melahirkan dimulai, atau beberapa hari sebelumnya, ibu mungkin mendapati tanda-tanda ibu mau melahirkan lewat meningkatnya keputihan yang berwarna pink, cokelat, atau sedikit berdarah. Gejala yang disebut “bloody show” ini disebabkan keluarnya sumbat lendir yang menutup serviks selama kehamilan. Sumbat tersebut melonggar begitu serviks mulai melebar atau terbuka selama tahap pertama kelahiran.

Insting “Nesting”

Meski fisik di fase terakhir kehamilan kian melemah, ibu bisa mengalami kondisi “nesting”. Ini merupakan kondisi naluriah di mana wanita akan merasa memiliki energi yang datang tiba-tiba. Ia akan rajin memasak serta membersihkan dan menata rumah sebelum bayi lahir.

Hal ini bisa dikaitkan dengan peran induk hewan yang menyiapkan lingkungan yang aman bagi anak dan juga meningkatkan ikatan antara keduanya.

Itulah beberapa tanda-tanda ibu mau melahirkan. Sebaiknya, seorang ibu perlu mengamati perubahan yang ada pada dirinya selama masa kehamilan. Ini dilakukan agar ia bisa menakar saat kelahirannya dan siaga terhadap berbagai hal yang muncul selama masa kehamilan hingga melahirkan.

Pengamatan ini pun tak harus dilakukan sendiri ibu yang sedang hamil. Namun, ia juga perlu dukungan orang sekitarnya untuk memastikan perubahan yang dialaminya. Dukungan orang-orang sekitar sangat diperlukan bagi ibu hamil, tentunya selain dokter dan bidan juga yang siap memberikan bantuan.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Jambu Biji?

Jangan pernah kehilangan tren dan info kesehatan paling baru. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Penulis: Arofah Hafizh A.

Sumber:

Cari N. 2017. Is the Baby Coming? 6 Signs of Labor.

2020. Signs that labour has begun: Your pregnancy and baby guide.

n.d. Labor and Delivery.

Barbara A. 2017. 15 Signs The Baby Is Ready To Come Out (And 5 Signs The Birth Will Be Delayed).