Informasi Bayi Tabung – Pengertian, Proses Dan Risiko

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia
Di era yang semakin maju seperti sekarang ini, cukup banyak ditemui terobosan-terobosan efektif yang dapat membantu kehidupan manusia, salah satunya terobosan yang berkaitan dengan proses kehamilan yang dikenal dengan istilah bayi tabung.

Pengertian Tentang Bayi Tabung

Bayi tabung atau yang nama ilmiahnya adalah in vitro fertilization (IVF) adalah sebuah terobosan dalam dunia medis yang berkaitan dengan memperoleh seorang bayi. Proses pembentukan janin dilakukan melalui penyatuan sel sperma dan juga sel telur di luar rahim. Sel telur yang telah dibuahi nantinya dipindahkan dalam rahim wanita.

Sejarah menyebutkan, awal mula inseminasi buatan ataupun IVF ini dimulai oleh R.G. Edwards dan juga P.C. Steptoe sekitar tahun 1977. Pada percobaan inseminasi buatan tersebut telah melahirkan bayi yang bernama Louise Brown, yang lahir di Oldham, Inggris pada tanggal 25 Juli 1978.

Melihat kesuksesan program tersebut, akhirnya membuat masyarakat luas tertarik untuk menggunakan metode satu ini, khususnya bagi pasangan yang belum dan sulit untuk dikaruniai anak. Biasanya program IVF menjadi alternatif terakhir yang dilakukan oleh pasangan setelah melakukan pengobatan pada kesuburan pada masing-masing organ.

Menurut dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee, IVF mungkin menjadi pilihan jika kesulitan mempunyai anak, dan mungkin telah didiagnosis dengan:

  • Endometriosis
  • Jumlah sperma rendah
  • Masalah dengan rahim atau saluran tuba
  • Masalah dengan ovulasi
  • Masalah antibodi yang membahayakan sperma atau sel telur
  • Ketidakmampuan sperma untuk menembus atau bertahan di lendir serviks
  • Kualitas telur buruk
  • Penyakit genetik ibu atau ayah
  • Masalah kesuburan yang tidak bisa dijelaskan
  • Konsultasikan dengan dokter untuk mendapat solusi terbaik

Proses Metode Bayi Tabung

Bila menilik lebih jauh, proses bayi tabung ini memakan waktu yang cukup lama. Hal ini karena terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan dengan baik dan matang. Pada tahap awal, akan dilakukan pemeriksaan awal ataupun anamnesa, yang mana mencangkup rutinitas hubungan seksual pasangan, kesehatan organ reproduksi dan tingkat stabilitas dari hormon.

Adapun pada prosesnya, metode IVF memiliki rangkaian prosedur pelaksanaan. Di antaranya dimulai dengan menyuntik hormon pada wanita untuk mampu memproduksi sel telur dalam jumlah tertentu. Setelahnya, dilakukan ultrasound ataupun pengujian yang menggunakan tes darah guna mengetahui kematangan dari sel telur sebelum diambil.

Guna membantu hal tersebut, pasangan wanita akan disuntikkan cairan yang membantu dalam proses pematangan sel telur sehingga dapat cepat berkembang dan siap untuk proses ovulasi. Dokter akan menggunakan prosedur ultrasound dalam pengambilan sel telur, guna mencari dan mengetahui folikel yang terdapat pada rahim.

Pengambilan sel telur selanjutnya dilakukan dengan jarum khusus yang mana prosesnya berlangsung sekitar setengah jam. Setelah itu, sel telur yang diambil tadi dipertemukan dengan sel sperma dari pasangan, untuk kemudian disimpan pada klinik guna mendapatkan perkembangan hasil yang maksimal.

Ketika hasil pembuahan yang telah menjadi embrio tadi telah cukup matang, selanjutnya embrio akan dimasukkan ke dalam rahim menggunakan tabung penyalur melalui vagina hingga ke rahim. Guna memperoleh kesempatan hamil yang besar, maka dimasukkan kurang lebih tiga embrio yang nantinya dicek menggunakan alat tes kehamilan.

Risiko Metode Bayi Tabung

Meskipun menjadi terobosan yang efektif untuk dapat memperoleh keturunan, namun tidak serta merta membuat metode IVF ini selalu berjalan lancar. Terdapat beberapa risiko yang dimungkinkan dapat terjadi seiring dengan pelaksanaan metode inseminasi buatan ini.

  • Risiko kelahiran yang sifatnya prematur atau berat badan bayi yang cenderung rendah.
  • Risiko terjadinya keguguran karena beberapa faktor yang terjadi.
  • Kemungkinan kelahiran kembar, yang mana terjadi karena adanya embrio yang lebih dari satu ketika dimasukkan dalam rahim
  • Tingkat stres yang cukup tinggi karena metode bayi tabung sendiri yang memakan waktu lama, emosi dan juga finansial yang tidak sedikit.

Tertarik mengikuti berita dan informasi seputar kesehatan? Segera unduh aplikasi Ngovee yang tersedia di Play Store maupun di App Store.