Melancarkan Siklus Menstruasi, Kenali Penyebab dan Cara Sederhana Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Wanita rata-rata mengalami siklus menstruasi sekitar 28 hari. Siklus menstruasi ini dihitung dari hari pertama mendapatkan menstruasi sampai hari pertama di bulan berikutnya. Namun, siklus menstruasi ini bervariasi pada setiap perempuan dan tidak sama di setiap bulannya.

Para ahli memperkirakan kira-kira siklus menstruasi masih normal jika berjarak sekitar 24 sampai 38 hari. Jika siklus menstruasi Anda lebih cepat atau lebih lama dari 24 sampai 38 hari dan berganti-ganti setiap bulannya, artinya jadwal menstruasi Anda tidak lancar.

Penyebab Menstruasi Tidak Teratur

Ada berbagai perawatan dan informasi untuk melancarkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Namun, setiap perawatan yang baik membutuhkan observasi dari dokter. Sebab, penyebab siklus menstruasi yang tidak teratur bervariasi pada setiap wanita. Nah, pengobatan yang baik adalah yang tepat sasaran dalam mengobati penyebabnya.

Oleh karena itu, untuk hasil yang lebih maksimal, Anda harus mengunjungi dokter agar ditemukan penyebab dari terjadinya siklus menstruasi yang tidak teratur. Siklus menstruasi yang tidak teratur erat kaitannya dengan kesuburan seorang wanita.

Berikut beberapa penyebab siklus menstruasi tidak lancar:

1.   Efek Samping Konsumsi Pil KB dan Alat Kontrasepsi Hormonal

Siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh kondisi hormonal di dalam tubuh wanita. Ini juga menjadi alasan kenapa mood wanita yang sedang atau mendekati periode menstruasi dapat berubah secara drastis. Perubahan hormonal yang terjadi pada periode menstruasi memang bisa mempengaruhi mood wanita.

Pil KB atau alat kontrasepsi hormonal bekerja untuk menekan hormon-hormon yang berperan dalam siklus menstruasi. Sehingga, mengkonsumsi pil KB dan alat kontrasepsi hormonal memiliki efek samping membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur, karena hormon di dalam tubuh juga terganggu.

2.   Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Tanda awal wanita yang mengalami sindrom ini adalah gangguan siklus menstruasi dan memiliki kadar hormon androgen yang berlebihan. 

Kondisi tersebut cukup berbahaya karena hormon androgen yang berlebih pada penderita PCOS akan mengakibatkan ovarium atau indung telur memproduksi banyak benjolan kecil yang berisi cairan (kista), sehingga sel telur tidak berkembang sempurna serta gagal dilepaskan secara teratur.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kesuburan wanita. Pada dasarnya, sindrom ini umum dialami oleh wanita. Tapi bukan berarti dapat dianggap remeh atau dibiarkan. Jika tidak ditangani secara serius, PCOS bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan lain, seperti diabetes, masalah berat badan dan gangguan fungsi jantung bagi penderitanya.

3.       Stres 

Kondisi psikologis seseorang juga dapat berpengaruh terhadap kadar hormonal dalam tubuh. Ketika wanita sedang stres, kadar hormonnya terganggu sehingga dapat berakibat terhadap siklus menstruasi yang tidak lancar. Jadi, untuk melancarkan siklus menstruasi, Anda harus bisa mengelola stres.

4.   Perubahan Berat Badan Secara Drastis

Masih berkaitan dengan hormon, perubahan berat badan secara drastis dapat mengganggu kadar hormonal Anda. Bagi pengidap PCOS, hal ini akan memperparah keadaan karena kadar insulin dalam tubuh juga terganggu.

Kenaikan berat badan secara drastis maupun penurunan berat badan secara drastis  mempengaruhi siklus menstruasi. Terlalu gemuk maupun terlalu kurus juga berpengaruh dengan ketidaksuburan. Untuk menjaga siklus menstruasi,  jaga berat badan untuk tetap dalam batasan normal, hindari stress, serta rutin berolahraga tanpa berlebihan (olahraga berlebihan dapat menyebabkan siklus menstruasi terganggu.

5.   Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid berinteraksi dengan banyak sistem dalam tubuh, agar dapat mengatur metabolisme tubuh. Saat tiroid tidak bekerja dengan seimbang dengan sistem lainnya dalam tubuh, akan terjadi hipotiroid maupun hipertiroid.

Hal tersebut akan mengganggu kadar hormon di dalam tubuh dan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Cara Melancarkan Siklus Menstruasi yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ya, siklus menstruasi yang tidak lancar membutuhkan pengamatan dokter agar ditemukan apa penyebabnya. Penyebabnya bisa bervariasi seperti yang sudah dipaparkan tim Ngovee di atas.

Namun, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk melancarkan siklus menstruasi di rumah. Ini lah beberapa caranya:

1.   Melakukan Yoga

Yoga terbukti dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasi
Yoga terbukti dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasi

Yoga telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk berbagai masalah menstruasi. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan di The Journal of Alternative and Complementary Medicine dengan melibatkan 126 peserta menemukan bahwa 35 hingga 40 menit yoga per hari yang dilakukan 5 kali dalam seminggu selama 6 bulan menurunkan kadar hormon yang terkait dengan menstruasi yang tidak teratur.

Yoga juga telah terbukti mengurangi nyeri saat menstruasi dan gejala emosional yang terkait dengan menstruasi, seperti depresi dan kecemasan, serta meningkatkan kualitas hidup wanita dengan dismenore primer. Dismenore primer membuat penderitanya mengalami rasa sakit yang luar biasa sebelum dan selama periode menstruasi mereka.

Saat ini banyak sekali gym dan tempat kebugaran lainnya yang menawarkan kelas yoga. Bagi Anda yang belum pernah melakukan yoga, direkomendasikan untuk mengunjungi kelas-kelas ini. Tetapi, jika Anda terlalu malas untuk mengikuti kelas tersebut, sekarang sudah banyak sekali video-video daring yang bisa ditonton untuk mempraktekkan yoga.

2.   Berusaha Mencapai Berat Badan Ideal

Menjaga berat badan ideal sangat penting untuk melancarkan siklus menstruasi
Menjaga berat badan ideal sangat penting untuk melancarkan siklus menstruasi

Perubahan berat badan Anda apalagi secara drastis dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, menurunkan berat badan dapat membantu melancarkan siklus menstruasi Anda.

Selain itu, melakukan diet ekstrim sehingga menurunkan berat badan secara drastis juga dapat menyebabkan siklus menstruasi Anda menjadi tidak teratur. Itulah mengapa penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang kelebihan berat badan lebih mungkin mengalami menstruasi yang tidak teratur dan mengalami pendarahan serta rasa sakit yang lebih berat daripada wanita dengan berat badan yang sehat. Hal ini disebabkan oleh dampak sel lemak terhadap hormon yang bertanggung jawab terhadap siklus menstruasi dan insulin.

Jika Anda khawatir tentang berat badan Anda dapat memengaruhi periode menstruasi atau tidak, konsultasikan segera dengan dokter Anda. Mereka dapat membantu Anda mengidentifikasi target berat badan yang sehat, dan menghasilkan strategi penurunan atau penambahan berat badan yang cocok untuk melancarkan siklus menstruasi Anda.

3.   Berolahraga Secara Rutin

Berolahraga secara rutin sangat baik untuk melancarkan siklus menstruasi
Berolahraga secara rutin sangat baik untuk melancarkan siklus menstruasi

Sudah bukan rahasia lagi kalau olahraga memiliki segudang manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh, termasuk untuk melancarkan siklus menstruasi. Ini dapat membantu Anda mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat.

Olahraga biasanya direkomendasikan sebagai bagian dari rencana perawatan untuk para wanita yang mengidap sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS merupakan salah satu dari banyak penyebab siklus menstruasi tidak teratur.

Hasil dari uji klinis baru-baru ini menunjukkan bahwa olahraga secara efektif dapat mengobati dismenore primer. Penelitian yang melibatkan 70 mahasiswi dengan dismenore primer menemukan bahwa mahasiswi yang melakukan olahraga secara rutin melaporkan rasa sakit yang lebih sedikit terkait dengan periode menstruasi mereka.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami bagaimana olahraga memengaruhi menstruasi, dan apa efek langsungnya terhadap siklus menstruasi Anda.

4.   Mengkonsumsi Buah Nanas

Meskipun identik dengan praktek aborsi, buah nanas dapat membantu wanita dalam haid
Meskipun identik dengan praktek aborsi, buah nanas dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasinya

Buah nanas sering kali dikaitkan dengan mitos penyebab terjadinya keguguran dan harus dihindari oleh wanita hamil. Namun, nanas adalah obat rumahan yang populer untuk masalah melancarkan siklus menstruasi. Buah nanas mengandung bromelain, enzim yang diklaim dapat melembutkan lapisan rahim dan melancarkan siklus menstruasi Anda.

Bromelain memiliki sifat anti-inflamasi dan pereda nyeri, meskipun begitu tidak ada bukti nyata yang mendukung keefektifannya dalam meredakan sakit saat menstruasi.

5.   Memasukkan Jahe dalam Masakan Anda

Jahe terbukti dapat membantu wanita melancarkan haid
Jahe terbukti dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasinya

Jahe sering digunakan sebagai pengobatan rumahan untuk mengobati menstruasi yang tidak teratur, tetapi belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa jahe benar-benar efektif untuk melancarkan siklus menstruasi. Namun, jahe memang memiliki manfaat lain terkait menstruasi.

Hasil dari satu penelitian terhadap 92 wanita dengan perdarahan menstruasi yang berat menunjukkan bahwa suplemen jahe setiap hari dapat membantu mengurangi jumlah darah yang hilang selama menstruasi. Ini adalah penelitian kecil yang hanya mengamati gadis-gadis usia sekolah menengah, jadi diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan validitasnya.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi 750 hingga 2.000 mg bubuk jahe selama 3 atau 4 hari pertama periode menstruasi, terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk meredakan rasa nyeri selama menstruasi.

6.   Menambahkan Kayu Manis

Kayu manis dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasi
Kayu manis dapat membantu wanita melancarkan siklus menstruasi

Kayu manis dianggap bermanfaat untuk berbagai masalah menstruasi. Sebuah studi tahun 2014 yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics & Gynecology menemukan bahwa kayu manis dapat membantu melancarkan siklus menstruasi dan merupakan pilihan pengobatan yang efektif untuk wanita dengan PCOS. Namun, perlu diadakan penelitian lebih lanjut, karena penelitian tersebut dibatasi hanya melibatkan sejumlah kecil peserta.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Mengenal Siklus Menstruasi dan Masa Subur Wanita
10 Buah Terbaik Penyubur Rahim Menurut Sains
13 Tanda Tubuh Mengalami Penuaan Lebih Cepat dari Usia Anda
Kenali Yuk Fungsi Serviks pada Reproduksi Wanita
4 Cara Mencegah kehamilan Ini Perlu Anda Ketahui
Program Bayi Tabung: Sejarah, Prosedur, Risiko Hingga Perkiraan Biaya

Sebuah penelitian lain memberikan bukti bahwa kayu manis juga telah terbukti secara signifikan mengurangi nyeri haid dan pendarahan, dan meredakan mual dan muntah yang terkait dengan dismenore primer.

Nah, itulah berbagai cara yang bisa dipraktekkan untuk melancarkan siklus menstruasi. Tapi perlu diingat, kalau cara-cara tersebut belum juga berhasil, ada baiknya segera konsultasikan dengan dokter profesional. Apalagi untuk Anda yang ingin memiliki momongan.

Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Penulis: Fadhel Yafie

Referensi:

American Journals of Obstetrics & Gynecology | Preliminary Evidence That Cinnamon Improves Menstrual Cyclicity in Women with Polycystic Ovary Syndrome: a Randomized Controlled Trial

Healthline, 8 Science-Backed Home Remedies for Irregular Periods

Journal of Education and Health Promotion | The Effect of aerobic exercise on primary dysmenorrhea: A clinical trial study

Medical News Today, What you need to know about irregular periods

National Institute of Health | Obesity with Irregular Menstrual Cycle in Young Girls

National Institute of Health | Properties and Therapeutic Application of Bromelain: A Review

The Journal of Alternative and Complementary Medicine | Impact of Yoga Nidra on Menstrual Abnormalities in Females of Reproductive Age

Wiley Online Library | Effect of Ginger (Zingiber officinale) on Heavy Menstrual Bleeding: A Placebo‐Controlled, Randomized Clinical Trial