Ketahui Pemeriksaan Leopold dan Manfaatnya Untuk Ibu Hamil
Dr. Fala Adinda

Ibu hamil wajib mengetahui mengenai pemeriksaan leopold. Apa itu leopold? Leopold merupakan pemeriksaan kandungan dengan menggunakan metode sederhana berupa perabaan pada perut ibu hamil. Perabaan sendiri bermanfaat untuk mengetahui letak bayi pada rahim ibu. 

Tenaga medis umum melakukan pemeriksaan ini kepada ibu dengan kehamilan yang telah memasuki trimester ketiga kehamilan. Pemeriksaan juga dilakukan ketika kontraksi saat sebelum melahirkan untuk memastikan posisi bayi. Pemeriksaan ini penting dilakukan mengingat posisi bayi yang dapat terus berubah-ubah selama kehamilan. 

Tahapan Pemeriksaan Leopold

Bagi Anda yang sedang mengandung atau merencanakan kehamilan, informasi kesehatan mengenai pemeriksaan leopold di bawah ini penting untuk diketahui.

Pemeriksaan leopold kehamilan menjadi penting menjelang kelahiran
Pemeriksaan leopold kehamilan menjadi penting menjelang kelahiran

1. Persiapan

Sebelum akan dilaksanakannya pemeriksaan posisi bayi dalam rahim, bunda harus mengosongkan isi kandung kemih dengan buang air kecil terlebih dahulu. Hal ini mengingat pemeriksaan akan melakukan perabaan pada area perut yang tentunya akan sangat mengganggu apabila kandung kemih terisi. Selanjutnya pemeriksaan akan dilaksanakan dengan posisi bunda berbaring dan kepala sedikit meninggi.

2. Pemeriksaan Tahap 1

Tenaga medis akan memeriksa posisi bayi dengan meletakkan kedua telapak tangan di atas perut. Fungsi leopold adalah untuk mengetahui letak bagian tertinggi dalam Rahim. Tenaga medis kemudian akan meraba area ini perlahan sehingga diketahui bagian tubuh bayi yang manakah yang ada di area ini. 

Apabila yang tertekan adalah kepala bayi, maka di tangan akan dirasakan bentuk bundar dan keras. Sementara apabila yang tertekan adalah bokongnya, maka akan tertekan objek besar namun tekstur lebih lembut. Sebanyak 95% kehamilan, di bagian tertinggi Rahim akan ditemukan posisi bokong bayi.

3. Pemeriksaan Tahap 2

Pemeriksaan leopold selanjutnya akan dilakukan dengan meraba secara pelan di sisi kanan dan kiri perut. Perabaan terutama akan dilakukan di area sekitar pusar. Perabaan di sisi kanan dan kiri penting untuk mengetahui posisi bayi apakah menghadap kiri atau kanan.

Cara melakukan pemeriksaan tahap 2 dengan membedakan letak beberapa anggota tubuh dan punggung bayi. Apabila yang terpegang adalah punggung bayi maka akan terasa lebar serta keras. Sementara apabila yang tertekan adalah bagian tubuh lainnya maka akan terasa lebih lembut. Misalnya apabila yang tertekan adalah lutut maka akan terasa pergerakannya tidak beraturan.

4. Pemeriksaan Tahap 3

Pemeriksaan selanjutnya setelah memeriksa sisi kiri dan kanan, maka tenaga medis akan memeriksa bagian bawah perut. Untuk memeriksa bagian bawah perut dilakukan dengan menggunakan jari-jari serta jempol. Untuk memeriksa juga cukup menggunakan salah satu tangan (bisa kanan atau kiri sesuai kebutuhan).

Cara melakukannya hampir serupa dengan tahap pertama, dimana tujuan pemeriksaan tahap 3 untuk mengetahui bagian terbawah Rahim. Apabila ketika melakukan perabaan terasa keras, maka hampir bisa dipastikan itu adalah kepala janin. Namun, apabila ketika perabaan terasa bergerak artinya kaki maupun tungkai. Sementara jika tidak teraba apapun, kemungkinan bayi berada pada posisi melintang. Tujuan lain pemeriksaan tahap 3 adalah untuk memperkirakan volume air ketuban serta bobot bayi dalam kandungan.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Inilah Ciri ciri Hamil Muda Yang Diprogram Sejak Dini
Cara Cepat Hamil Hanya Dalam 1 Bulan
Cara Menghitung Usia Kehamilan
Cara Menghitung Masa Subur Wanita
8 Fakta dan Mitos Tentang Ibu Hamil

5. Pemeriksaan Tahap 4

Tahap terakhir adalah pemeriksaan leopold tahap 4 yang masih memeriksa bagian bawah perut. Bedanya, pemeriksaan dilakukan menggunakan dua telapak tangan. Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui apakah kepala bayi sudah berada dalam posisi turun hingga jalan lahir (rongga tulang panggul) apakah masih berada di area perut.

Apabila posisi kepala bayi telah masuk jalan lahir, maka akan sulit untuk meraba kepala bayi. Selain dilakukan pemeriksaan ini, juga akan dicek tekanan darah bunda serta detak jantung janin. 

leopold-ibu-hamil

Apakah Pemeriksaan Leopold Efektif?

Pemeriksaan ini dapat dikatakan cukup efektif sebagai skrining untuk malpresentasi janin atau mengetahui posisi janin yang kurang tepat. Sebuah penelitian dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan Leopold pada 150 wanita hamil. Pemeriksaan ini kemudian diikuti dengan pemeriksaan USG sebagai perbandingan.

Hasilnya membuktikan bahwa pemeriksaan Leopold yang dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman memang cukup efektif untuk mengetahui posisi janin. Pemeriksaan ini akan sangat berguna, terutama jika dilakukan di tempat di mana USG mungkin belum tersedia.

Adakah Efek Samping dari Pemeriksaan Ini?

Pemeriksaan ini hampir tidak pernah menimbulkan komplikasi atau efek samping apapun. Prosedur ini relatif aman untuk dilakukan. Namun perlu diingat bahwa pemeriksaan ini hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional yang sudah terlatih.

Jika dilakukan dengan benar dan oleh orang yang telah terlatih, pemeriksaan Leopold tidak akan menimbulkan rasa sakit sama sekali.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan dalam Pemeriksaan Leopold

Terdapat beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar pemeriksaan yang Anda jalani dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. Hal-hal tersebut meliputi: Mengosongkan kandung kemih sebelum menjalani pemeriksaan agar tidak timbul rasa tidak nyaman dan kontur janin tidak tersamarkan.

Ambil posisi yang nyaman dengan lutut tertekuk selama menjalani pemeriksaan. Angkat badan sedikit ke atas dan posisikan bantal di bawah kepala Anda. Tanyakan semua hal yang ingin Anda tanyakan pada dokter atau bidan tentang pemeriksaan ini.

Itulah beberapa tahapan mengenai pemeriksaan leopold untuk mengetahui letak bayi pada rahim ibu hamil.Ingin mengetahui info lebih lanjut mengenai kesehatan? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.