30+ Pengobatan Rumahan Tradisional yang Ampuh

Madu untuk mengobati luka. Ceri untuk mengatasi asam urat. Minyak ikan COD untuk menjaga kesehatan mata Anda. Sudah sejak zaman nenek moyang dan tabibnya meyakini keampuhan pengobatan tradisional tersebut. Kini, para peneliti tengah mencoba ketertinggalannya dengan meneliti berbagai kandungan dan manfaatnya.

Pengobatan Rumahan Kuno

Peneliti telah menghasilkan ratusan studi dalam lima tahun terakhir tentang efektivitas pengobatan rumahan kuno atau pengobatan tradisional, namun tidak semuanya benar-benar membantu. Ingat kembali bahwa pengobatan herbal sekalipun dapat berinteraksi dengan obat yang diberikan dokter. Jadi, apabila Anda memiliki kondisi kesehatan kronis, tanyakan pada dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi obat herbal.

Berikut Contoh Pengobatan Tradisional

Mentega untuk Bintik-bintik Penuaan

Anda bisa melewatkan krim kulit yang mahal dan beralih pada produk sampingan yang kaya mentega untuk mengatasi bintik-bintik penuaan. Kandungan asam laktat dan asam askorbat dalam mentega lebih efektif menghilangkan bintik-bintik penuaan daripada asam laktat saja. Oleskan pada bintik-bintik dengan kapas, kemudian bilas dengan air setelah 20 menit.

Vitamin C untuk Alergi

Vitamin C tidak hanya baik untuk mengatasi flu biasa, namun sebagai antihistamin alami yang efektif untuk mengatasi alergi. Peneliti merekomendasikan Anda untuk mendapatkan 2gr/hari dari makanan maupun suplemen.

Komprei untuk Sakit Punggung

Jenis tanaman komprei telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati nyeri sendi dan otot. Penelitian pada 215 pasien menunjukkan bahwa krim komprei pekat yang dioleskan dipunggung bagian atas dan bawah dapat mengurangi nyeri otot. Anda bisa mendapatkannya di toko kesehatan maupun online.

Petroleum Jelly untuk Lecet

Bersihkan lecet dengan sabun dan air, kemudian kurangi gesekan dengan mengoleskan petroleum jelly ke area yang meradang kemudian tutup dengan perban.

Oatmeals untuk Gigitan Serangga

Seorang profesor dermatologi di George Washington School of Medicine and Health Sciences menyatakan bahwa oatmeal memiliki dasar biologi yang kuat untuk efek anti gatal akibat gigitan serangga. Anda dapat menggunakan krim dengan kandungan oatmeal koloid di toko obat manapun atau membuat pasta dengan campuran oatmeal dan air yang sama. Kemudian, oleskan pada area yang digigit serangga selama 10 menit, lalu bilas.

Lidah Buaya untuk Luka Bakar

Dr. Purvisha Patel, seorang dokter kulit dan pencipta produk perawatan kulit menyatakan bahwa lidah buaya merupakan obat yang sangat menenangkan untuk mengatasi luka bakar. Gunakanlah lidah buaya murni, daripada yang beraroma. Jika Anda memiliki tanamannya, potong daun dan oleskan cairannya ke daerah yang terluka. Sementara, untuk luka yang serius sebaiknya hubungi dokter.

Susu Magnesium untuk Sariawan

Bilas mulut dengan susu magnesium untuk mengurangi rasa sakit atau oleskan pada daerah sariawan tiga sampai empat kali sehari.

Biji Rami untuk Sembelit

Biji rami merupakan sumber asam lemak omega 3 nabati yang sangat baik untuk membantu melunakkan feses dan meringankan sembelit.

Teh Blackberry untuk Diare

Blackberry kaya akan tanin yang berperan untuk mengencangkan selaput lendir dalam saluran usus. Buatlah teh blackberry dengan merebus satu atau dua sendok makan blackberryy atau daun blackberry kering dalam satu setengah gelas air selama 10 menit, lalu saring. Minum beberapa gelas dalam sehari. Bisa juga membeli produk ini di toko-toko, namun pastikan jika mengandung daun blackberry, bukan penyedap.

Mentimun untuk Mata Lelah

Berbaringlah, lalu letakkan satu irisan mentimun diatas setiap mata yang tertutup. Mentimun mengandung antioksidan yang membantu mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit. Ganti irisan mentimun setiap dua atau tiga menit hingga total 15 menit.

Minyak Lavender untuk Bau Kaki

Minyak essensial lavender tidak hanya berbau harum, namun juga memiliki sifat antibakteri yang membantu membunuh kuman. Gosokkan beberapa tes minyak lavender ke kaki sebelum tidur dan pijat. Jika perlu, gunakan kaus kaki supaya tidak menempel di sprei Anda.

Minyak Peppermint untuk Sakit Kepala

Minyak essensial peppermint mampu mendinginkan kulit dan mengurangi rasa sakit kepala karena tegang seperti acetaminophen. Campurkan beberapa tes minyak zaitun untuk mencegah iritasi kulit, lalu pijak dengan lembut kearah dahi dan pelipis Anda.

Teh Hijau untuk Nyeri Sendi

Teh hijau mengandung antioksidan kuat yaitu epigallocatechin 3-gallate (EGCG) yang mampu mengatasi nyeri sendi dan radang artritis reumatoid. Peneliti menyarankan Anda minum dua atau tiga cangkir teh hijau sehari untuk mendapatkan manfaat optimal.

Minyak Zaitun untuk Bibir Pecah-pecah

Pelumas alami ini membantu melembutkan dan melembabkan bibir dengan baik, meski minyak nabati lainnya juga bisa digunakan.

Selain itu, pengobatan rumahan kuno lainnya yaitu sebagai berikut.

  • Ceri untuk asam urat
  • Teh thyme untuk batuk
  • Aspirin untuk kapalan
  • Ekstrak globe artichoke untuk GERD dan mulas
  • Gula untuk cegukan
  • Adas untuk gangguan pencernaan
  • Valerian untuk insomnia
  • Jus lemon untuk batu ginjal
  • Minyak pohon teh untuk jerawat
  • Garam untuk infeksi jamur
  • Minyak hati ikan kod untuk measalah penglihatan
  • Minyak cengkeh untuk sakit gigi dan gusi
  • Kedelai untuk osteoporosis
  • Capsaicin untuk psoriasis
  • Minyak kayu putih untuk sinusitis
  • Jahe untuk mual
  • Hipnotis untuk gejala menopause
  • Jus cranberry untuk infeksi saluran kemih.

Banyak kan alternative pengobatan secara tradisional? Bisa Anda coba untuk mengatasi masalah yang sedang Anda alami.

Baca juga: 6 Tips Atasi Nyeri Otot Selepas Olahraga

Dapatkan suplemen sesuai kebutuhanmu dengan Jovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.