8 Hal Harus Anda Hindari Saat Mengonsumsi Cuka Apel

Cuka apel memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Kegunaan cuka sari apel yang utama adalah dapat membunuh bakteri penyebab penyakit dan dapat digunakan untuk membersihkan luka. Namun, ada cara konsumsi yang benar dan salah yang harus Anda perhatikan. Sebab, 8 cara konsumsi cuka sari apel yang salah berikut ini akan mengakibatkan potensi yang berbahaya dan tidak sehat untuk tubuh.

Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Konsumsi Cuka Sari Apel

Meminumnya Langsung

Cuka sari apel memiliki dua sisi yang sangat berlawanan. Satu sisi, cairan ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan hingga meningkatkan kesehatan jantung. Sementara, sisi lainnya, cuka sari apel memiliki rasa yang sangat pahit. Karena alasan itulah, banyak orang memilih untuk meminumnya langsung dalam satu teguk, baru kemudian segera minum atau makan sesuatu untuk menutupi rasa pahitnya. Jika metode tersebut yang Anda pilih, sebenarnya sangat berbahaya daripada membantu.

Matt Weik, seorang pemilik Weik Fitness mengatakan bahwa cuka sari apel memiliki sifat asam yang berisiko mengiritasi dan menyebabkan kerusakan esofagus maupun perut. Sebaiknya, encerkan terlebih dulu cuka sari apel sebelum mengonsumsinya. Tidak hanya melindungi tenggorokan dan perut dari sifat asam, namun juga akan terasa lebih nikmat. Para ahli pun menyarankan Anda menggunakan satu bagian cuka sari apel untuk sepuluh bagian air.

Minumlah Segera Usai Makan

Salah satu kegunaan cuka sari apel yang terpopuler adalah membantu menurunkan kadar gula darah dan bermanfaat bagi penderita diabetes. Bahkan, cuka sari apel juga digadang-gadang dapat membantu penurunan berat badan. Jika Anda terbiasa mengonsumsi cuka sari apel setelah makan, mungkin Anda berniat untuk mengubah rutinitas tersebut. 

Sebenarnya, minum cairan ini saat kondisi perut kosong merupakan cara terbaik untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Beberapa makanan justru menyebabkan cuka sari apel menjadi kurang manjur. Sementara, mengonsumsi sebelum makan akan membantu meningkatkan kemampuannya mengolah makanan. 

Para ahli merekomendasikan Anda untuk menunggu sekitar 20 menit terlebih dulu untuk makan sesuatu setelah mengonsumsi cuka sari apel, guna memberi waktu cuka supaya dicerna lebih dulu.

Tarik Nafas Dalam

Meskipun cuka sari apel sangat bagus bagi saluran pencernaan dan jantung Anda, namun cairan ini juga berisiko serius membahayakan paru-paru Anda. Oleh karena itu, berhati-hatilah supaya tidak menghirup cuka ini saat meminumnya. Kebiasaan ini bisa menyebabkan sensasi terbakar diparu-paru Anda.

Meneguknya Langsung

Bahkan setelah diencerkan, cuka sari apel masih merupakan zat yang sangat asam. Seorang penyelidik kesehatan dan keselamatan untuk situs consumersafety, Caitlin Hoff mengatakan bahwa keasaman dari cuka sari apel mengakibatkan kerusakan pada enamel gigi. 

Untuk mencegah kerusakan tersebut, jangan meneguknya langsung, melainkan melalui sedotan. Setidaknya, metode ini bisa mengurangi kontak langsung dengan gigi Anda. Elizabeth Abel, MS, seorang ahli gizi berlisensi menganjurkan untuk tidak menyikat gigi setidaknya 30 menit setelah mengonsumsi cuka sari apel untuk menghindari kerusakan lapisan gigi.

Baru Awal, Minum Lebih Banyak

Jika cuka sari apel baik bagi tubuh, maka minum dalam jumlah yang banyak akan semakin baik bukan? Salah. Ternyata, segala sesuatu yang terlalu banyak biasanya akan menimbulkan masalah, tak terkecuali cuka sari apel. Terutama bagi Anda yang baru mengenal cairan cuka ini, pastikan untuk tidak meminumnya dalam jumlah yang banyak. Metode ini untuk mengukur bagaimana respon tubuh terhadap cairan ini. Apabila merasa sakit perut atau sensasi terbakar, Elizabeth Abel menyarankan untuk mengurangi jumlahnya.

Mulailah dari kadar yang kecil, kemudian menambahkannya lebih besar sampai Anda menyesuaikan rasanya. Bahkan, ketika Anda merasa baik-baik saja, Hoff membatasi asupan cuka sari apel tidak boleh lebih dari dua sendok makan sekaligus untuk melindungi diri dari efek samping yang berbahaya.

Meminumnya Tepat Sebelum Tidur

Meskipun minum cuka sari apel sebelum makan baik, namun tidak jika Anda meminumnya tepat sebelum tidur. Seorang dokter ahli naturopati dan hipnoterapi klinis, Laura C. Stikx, tidak menyarankan Anda untuk minum cuka ini sebelum tidur karena berpotensi naik kembali ke saluran kerongkongan. Bahkan jika cuka sari apel ini dicairkan sekalipun, tetap membahayakan kerongkongan jika asam menyentuhnya saat Anda berbaring. Terlepas dari itu, Anda tetap harus tegak selama 30 menit setelah meminumnya untuk memastikan tidak ada refluks dan iritasi pada kerongkongan.

Ilustrasi: Cuka Sari Apel

Tetap Meminumnya, Meskipun Memiliki H. Pylori

Meskipun cuka sari apel baik untuk sistem pencernaan, namun ada beberapa kondisi dimana zat asam dalam cairan ini hanya akan memperburuk kondisi tersebut. Misalnya, jika Anda memiliki Helicobacter pylori, bakteri yang berkaitan dengan maag, adanya cairan cuka sari apel akan menyebabkan iritasi makin parah. Apabila Anda ragu untuk meminum cuka ini, apapun alasannya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Mengoleskan Langsung pada Kulit

Manfaat cuka sari apel tidak hanya diperoleh dengan cara diminum. Anda bisa mendapatkan manfaat lain seperti menghilangkan jerawat dan ketombe, melindungi dari sinar matahari, dan segala manfaat kecantikan lainnya melalui cairan cuka ini. Namun, sekali lagi ada cara yang benar dan salah dalam penerapannya pada kulit. Entah digunakan sebagai toner untuk menghilangkan noda ataupun mengobati infeksi lainnya, pastikan untuk mencairkannya terlebih dulu dan meminimalkan kontak dengan kulit. 

Hal ini karena sifat asam dapat membunuh sel-sel kulit, mengikis kulit, dan meninggalkan bekas luka bakar yang semi permanen. Gunakan perbandingan 1:10 cairan cuka sari apel dengan air sesuai saran sebelumnya.

Sekarang Anda sudah tahu kegunaan cuka apel. Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari saat menggunakan cuka sari apel.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee