Kenali Manfaat Telur serta Teknik Pengolahannya
Dr. Fala Adinda

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Telur sepertinya sudah menjadi lauk sehari-hari kebanyakan masyarakat Indonesia. Selain bergizi, harga telur yang murah juga menjadi alasan banyak masyarakat yang mengkonsumsi bahan yang satu ini. Namun apakah kamu mengetahui seluk beluk kandungan gizi yang terkandung didalam telur?

Apa saja manfaat telur bagi tubuh?

Banyak orang yang mengetahui bahwa telur mengandung protein yang baik untuk tubuh. Namun sebenarnya telur memiliki berbagai manfaat lain yang tak kalah hebat dan sangat bermanfaat. Lalu apa saja manfaat yang terkandung didalamnya? Berikut ulasannya.

  • Membantu asupan nutrisi pada tubuh

Kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh seperti vitamin B, mineral, dan juga DHA. Bagian kuningnya sendiri mengandung banyak vitamin D yang berperan penting untuk memperkuat struktur tulang, gigi, dan juga mempermudah penyerapan kalsium dalam tubuh.

Selain itu, bagian kuningnya mengandung banyak vitamin D yang tentunya sangat bagus untuk memperkuat tulang dan juga gigi. Mengkonsumsi telur setiap hari juga akan membantu mencukupi asupan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

  • Menstabilkan kadar kolestrol dalam darah

Walaupun tergolong ke dalam bahan makanan yang mengandung lemak, namun telur dapat dikonsumsi untuk menstabilkan kadar kolestrol di dalam tubuh. Dengan mengkonsumsinya secara rutin, maka kadar kolestrol di dalam tubuh dapat stabil. Hal ini dikarenakan lemak jenuh yang terkandung didalamnya tergolong kecil yaitu hanya berkisar 1,6 gram.

Kebanyakan orang yang memiliki kadar kolestrol tinggi menjauhi makanan ini, padahal kenyataannya kandungan lemak didalam telur termasuk kedalam lemak sehat yang menstabilkan kadar kolestrol didalam tubuh. Selain itu lemak yang ada didalamnya hanya sebagian kecil saja yang mencapai peredaran darah sehingga tidak akan membahayakan tubuh.

  • Menyehatkan kondisi jantung

Jantung merupakan salah satu organ krusial pada tubuh. Oleh karena itu menjaga kesehatan jantung sejak dini sangat penting untuk dilakukan. Para penderita jantung disarankan untuk mengkonsumsi telur setidaknya 1-4 butir dalam seminggu. Hal ini dilakukan jika konsumsi dilakukan di seluruh bagiannya baik putih maupun kuning.

Namun jika konsumsi hanya pada bagian putihnya saja, maka tidak ada batasan tertentu untuk mengkonsumsinya karena bagian putih memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibanding dengan bagian kuning.

  • Sebagai konsumsi diet

Program diet biasanya dijalankan oleh orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Telur dapat digunakan sebagai salah satu bahan makanan yang bisa dikonsumsi saat diet. Hal ini dikarenakan telur memiliki kadar protein yang tinggi dengan kadar lemak yang rendah.

Ia  juga sangat cocok dikonsumsi sebagai camilan yang mengenyangkan. Kandungan kalori yang terdapat dalam sebutir telur yaitu sebesar 80 kalori.

Namun, adanya manfaat yang sangat besar darinya tidak serta merta menjadikan dapat menyajikannya secara sembarangan. Telur termasuk kedalam bahan makanan yang rentan oleh bakteri.

Bagaimana cara menyimpan telur yang baik?

Telur yang tidak disimpan dengan baik akan rawan terkena kontaminasi oleh bakteri. Bakteri tersebut biasanya berada pada bagian cangkang nya. Jika dibiarkan maka kemungkinan besar bakteri ini akan menyebar ke makanan lain yang berada di dekatnya.

Oleh karena itu, menyimpan bahan makanan ini harus dilakukan dengan tepat agar kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya tetap terjaga. Berikut adalah beberapa tips aman mengolah telur yang bisa kamu lakukan.

  • Simpan telur di tempat yang sejuk

Jika kamu berencana menyimpan bahan makanan ini dalam jumlah yang banyak, maka hal yang  dilakukan adalah dengan menyimpannya di tempat yang sejuk. Kamu harus menyimpan bahan makanan ini di dalam kulkas. Hal ini harus dilakukan agar bakteri tidak mudah masuk melalui bagian cangkangnya

  • Segera konsumsi setelah dimasak

Agar kandungan nutrisi tetap terjaga, maka hal lain yang perlu diperhatikan adalah  langsung mengkonsumsi telur yang sudah diolah. Hal ini disebabkan jika sudah melalui proses pengolahan, maka tidak bisa bertahan lama. Selain itu, telur yang tidak langsung dikonsumsi bisa menurunkan kandungan nutrisi dan juga meningkatkan kontaminasi bakteri.

  • Selalu cuci tangan sebelum mengolahnya

Paparan bakteri juga dapat masuk melalui tangan. Oleh karena itu, sebelum mengolahnya hendaknya untuk selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun agar tangan terbebas dari paparan kuman dan juga bakteri.

  • Selalu cek kondisi cangkang

Kondisi cangkang juga mengindikasikan apakah bahan makanan yang satu ini tergolong bagus atau tidak. Bagi kamu yang hendak membelinya usahakan untuk memperhatikan kondisi cangkang. Jangan membeli telur yang yang cangkangnya sudah mengalami keretakan.

Lalu bagaimana tips memasak telur yang tepat?

Seperti yang sudah diketahui telur termasuk kedalam salah satu bahan makanan yang memiliki nilai protein yang cukup tinggi dengan kandungan lemak yang rendah. Lalu apakah ia dapat langsung dimakan begitu saja? Hal ini tentu saja salah. Jika dimasak, bahan makanan ini menjadi lebih baik karena nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat langsung tercerna oleh tubuh.

Sejatinya telur yang masih mentah mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi tubuh yaitu Salmonella. Oleh karena itu cara pengolahan dengan teknik yang benar sangat penting untuk dilakukan. Beberapa orang biasanya mengolahnya dengan cara menggorengnya, membuat gulai, balado, dan masih banyak lagi. 

Namun teknik memasak seperti apa yang baik dalam mengolah telur? Berikut penjelasannya.

  • Masak telur dengan teknik rendah kalori

Teknik memasak ini biasanya dengan melakukan perebusan. Perebusan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu perebusan tanpa kulit cangkang dan juga perebusan dengan tidak menggunakan kulit cangkang. Cara ini paling tepat dilakukan jika kamu ingin mengurangi kalori.

  • Masak dengan suhu tinggi yang stabil

Telur yang digoreng juga sebenarnya tidak berdampak buruk asal kamu dapat mengetahui teknik menggoreng yang tepat. Teknik yang tepat untuk menggorengnya adalah dengan menggunakan minyak dengan suhu tinggi dan stabil.

Menggoreng dengan suhu tinggi dan stabil menjadikan minyak tidak mudah teroksidasi. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menangkal radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

  • Masak dengan kematangan yang cukup

Mengkonsumsi telur yang mentah memang tidak dianjurkan, namun jangan sampai kamu memasaknya dengan kondisi yang terlalu matang. Memasak hingga terlalu matang dapat menyebabkan nutrisi yang terkandung didalamnya berkurang. Oleh karena itu segera sajikan  jika dirasa kematangannya sudah cukup.

  • Kombinasikan dengan sayuran

Agar gizi menjadi semakin lengkap, maka kamu dapat mengkombinasikan teknik memasaknya dengan tambahan sayuran. Adanya sayuran dalam sajian telur menjadikan nilai gizinya menjadi lengkap. Beberapa jenis sayuran dan dapat dikombinasikan antara lain potongan wortel, daun bawang, bayam, dan juga masih banyak lagi. Kamu dapat mengkombinasikannya sebagai campuran dalam omelet ataupun didalam salad.

Meskipun memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan protein hewani lain seperti daging dan ikan, namun hal ini tidak mengurangi manfaat yang dimiliki telur.

Ingin tahu apakah gaya hidupmu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee di Appstore maupun Playstore. Dengan Jovee kamu dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. 

Temukan informasi seputar kesehatan lainnya di Ngovee.

Diedit oleh: Aileen Velishya