10 Manfaat Apel, Buah Paling Populer Seantero Dunia!

Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S. Gz.

Tidak ada buah yang lebih terkenal dibandingkan apel. Buah ini identik dengan berbagai hal yang mengubah dunia. Sebut saja kisah Adam dan Hawa dari agama Kristen yang dikeluarkan dari surga karena mengkonsumsi apel. Dalam bahasa Inggris, jakun pada pria disebut sebagai “Adam’s apple” yang berasal dari kisah tersebut.

Buah apel juga menginspirasi salah satu orang paling berpengaruh: Isaac Newton dalam menemukan teori gravitasinya. Belum lagi merk “Apple” rintisan Steve Jobs yang sangat populer. Sekali lagi, tidak ada buah yang lebih terkenal dibandingkan apel.

Terlepas dari popularitas apel dalam menginspirasi orang-orang penting dalam sejarah manusia, ternyata buah ini memang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Buah apel mengandung banyak serat, vitamin dan mineral yang memiliki dampak baik bagi manusia. Selain itu, apel juga kaya dengan antioksidan. Buah ini juga cukup mengenyangkan meskipun kandungan kalorinya rendah.

Saking bermanfaatnya buah ini, ada pepatah yang mengatakan “Memakan apel setiap hari dapat membuat Anda jauh dari dokter.” Singkatnya, apel menjauhkan Anda dari penyakit sehingga tidak membutuhkan dokter untuk mengobati.

Mari kita bedah apa saja kandungan apel dan apa saja manfaat buah apel yang bisa diberikan buah berwarna merah dan hijau ini.

Kandungan Nutrisi dalam Buah Apel

Berdasarkan data dari US Department of Agriculture, dalam 1 buah apel berukuran sedang, atau sekitar 182 gram, mengandung:

  • 156 gram (g) air
  • 94,6 kalori
  • 25,1 g karbohidrat
  • 4,37 g serat
  • 18,9 g gula total
  • 10,9 mg kalsium
  • 9,1 mg magnesium
  • 20 mg fosfor
  • 195 mg kalium
  • 8,37 mg vitamin C
  • 5,46 mikrogram (mcg) folat atau vitamin B9
  • 49,1 mcg beta karoten

Apel nyaris tidak mengandung lemak dan termasuk buah yang bebas kolesterol. Namun, apel kaya akan antioksidan yang berasal dari senyawa tanaman seperti flavonoid, serat, air, vitamin dan mineral.

Manfaat Buah Apel

Buah satu ini memang mengandung gula dan karbohidrat. Tetapi, jenis karbohidrat pada apel adalah karbohidrat kompleks yang tidak menyebabkan kadar gula darah Anda jadi naik drastis.

Apel juga diperkaya oleh protein, vitamin B1, B2, B3, B6, zinc, tembaga, zat besi, natrium, kolin, vitamin A, E, D, K, lutein, zeaxanthin, serta asam ursolat. Baik dikonsumsi langsung, ataupun diolah menjadi jus, atau salad buah, manfaat buah apel untuk kesehatan tubuh tetap bisa didapatkan dengan maksimal.

Hanya saja seperti kandungan vitamin pada umumnya, vitamin yang dikandung buah apel akan berkurang jika terkena panas. Oleh karena itu, mengolah apel menjadi sejenis kue yang butuh dipanaskan akan membuat kandungan vitamin pada buah apel berkurang.

Buah apel memiliki rasa yang manis dan sedikit asam yang membuatnya terasa segar saat dikonsumsi. Kandungan airnya juga cukup banyak dan bisa membantu melepas dahaga. Selain rasanya yang lezat, apel juga punya banyak sekali manfaat untuk tubuh, diantaranya:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi apel secara rutin dapat menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Salah satu alasannya adalah karena apel mengandung serat larut – jenis yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah Anda.

Buah apel juga mengandung polifenol, yang memiliki efek antioksidan. Banyak diantaranya terkonsentrasi di kulitnya. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mendapatkan manfaat buah apel yang optimal adalah dengan mengkonsumsi semua bagiannya, termasuk kulit. Eits, tapi bijinya jangan dimakan.

Salah satu polifenol yang dikandung dalam buah apel adalah epikatekin flavonoid, yang terbukti dapat menurunkan tekanan darah. Flavonoid dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan bertindak sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas.

Sebuah penelitian lain membandingkan efek makan apel secara rutin dengan mengkonsumsi statin (jenis obat yang dikenal untuk menurunkan kolesterol). Penelitian ini menyimpulkan bahwa apel hampir sama efektifnya dalam mengurangi kematian akibat penyakit jantung seperti obat-obatan.

Serangan jantung seringkali terjadi karena tekanan darah tinggi dan penyumbatan pembuluh darah di jantung yang diakibatkan oleh kolesterol. Dengan mengkonsumsi apel, Anda dapat mencegah dua hal itu terjadi dan tentunya sangat baik untuk kesehatan jantung Anda.

2. Mengurangi Risiko Terkena Diabetes

Sudah disinggung sebelumnya, karbohidrat kompleks pada apel tidak akan membuat gula darah Anda melonjak drastis. Apel adalah salah satu buah yang mempunyai indeks glikemik rendah. Makanya, ini menjadikan salah satu manfaat buah apel, yaitu baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa mengkonsumsi apel secara rutin memiliki peluang 28 persen lebih rendah terjangkit diabetes tipe 2. Bahkan, mengkonsumsi hanya beberapa apel per minggu memiliki efek perlindungan yang hampir sama besarnya.

Polifenol dalam apel membantu mencegah kerusakan jaringan pada sel beta di pankreas Anda. Sel beta adalah penghasil insulin dalam tubuh Anda yang berfungsi untuk memecah gula menjadi energi. Penderita diabetes tipe 2 biasanya mengalami gangguan pada sel betanya.

Zat fitonutrien dalam apel membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Fitonutrien ini diduga membantu mencegah lonjakan gula darah dengan merangsang sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. 

Ditambah lagi, fitonutrien menghambat enzim pencernaan yang berfungsi memecah karbohidrat menjadi gula sederhana dan mengurangi penyerapan gula ke dalam aliran darah. 

Antioksidan dalam apel juga mampu menjaga kesehatan pankreas. Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengkonsumsi apel dapat menurunkan risiko komplikasi penyakit jantung pada penderita diabetes. 

Namun, penderita diabetes tetap disarankan untuk memeriksa kadar gula darah secara rutin dan makan apel segar–dibandingkan dengan produk apel kemasan (misalnya jus).

3. Menjaga Kesehatan Otak

Quercetin dan flavonoid pada apel dikatakan dapat membantu mengurangi kematian sel yang terjadi akibat proses penuaan. Tingginya antioksidan yang terdapat di kulit apel mampu membantu fungsi memori dan memelihara kesehatan otak.

Satu penelitian besar yang dipresentasikan di sebuah konferensi Alzheimer menampilkan bukti bahwa diet vegan atau konsumsi produk nabati, termasuk apel dapat membantu seseorang mencegah penyakit demensia

Temuan lain menunjukkan bahwa rutin mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran bisa menurunkan risiko demensia hingga 30 – 35%. Walaupun begitu, para ahli berpendapat manfaat buah apel dalam hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut agar hasilnya lebih valid dan otoritatif.

4. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Penelitian dari American Society for Nutrition telah menunjukkan hubungan antara senyawa tanaman dalam apel dan risiko kanker yang lebih rendah. Ada juga penelitian pada wanita yang melaporkan bahwa mengkonsumsi apel secara rutin menurunkan tingkat kematian akibat kanker.

Para ahli percaya bahwa efek antioksidan dan anti-inflamasi mereka mungkin bertanggung jawab atas efek pencegahan kanker, terutama kanker kolorektal, kerongkongan, paru-paru, mulut dan payudara.

Efek pencegahan kanker ini mungkin diperoleh dari antioksidan flavonoid dan antosianin yang dikandung apel. Kedua zat tersebut dapat membantu mengurangi peradangan dan menangkal radikal bebas. 

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

Buah apel kaya akan serat dan air, dua kandungan penting yang membuat apel cukup mengenyangkan.

Dalam sebuah penelitian yang terbit di Science Direct, orang yang mengkonsumsi irisan apel sebelum makan besar merasa lebih kenyang dibandingkan mereka yang mengonsumsi saus apel, jus apel dan olahan apel lainnya.  Mereka yang memulai makan dengan irisan apel rata-rata makan 200 kalori lebih sedikit daripada mereka yang tidak.

Penelitian yang dilakukan pada 50 wanita yang kelebihan berat badan, menemukan bahwa peserta yang mengkonsumsi apel rata-rata menurunkan berat badan 2 pon (1 kg) dalam 10 minggu. Mereka juga makan lebih sedikit kalori secara keseluruhan, dibandingkan dengan mereka yang makan kue gandum dengan kandungan kalori dan serat yang sama.

Peneliti berpikir bahwa apel lebih mengenyangkan karena kurang padat energi, namun tetap menghasilkan serat dan volume. Selain itu, beberapa senyawa alami di dalamnya dapat memberikan manfaat buah apel dalam meningkatkan penurunan berat badan.

6. Manfaat Buah Apel dalam Memelihara Kesehatan Pencernaan

Jenis serat yang dimiliki apel bernama pektin. Serat tersebut larut dalam air dan akan diurai di dalam usus. Selain serat larut air, apel juga mengandung serat yang tidak larut air. Kandungan serat ini paling banyak terdapat pada kulit apel yang juga bagus untuk perkembangan bakteri baik dalam usus.

Pektin akan memperlambat pencernaan makanan, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Alhasil, nafsu makan dapat ditekan dan mencegah Anda kalap saat makan. Dengan begini, apel turut berperan dalam menjaga berat badan, bahkan bisa menurunkannya.

Mengonsumsi makanan tinggi serat juga akan mengurangi kemungkinan naiknya asam lambung, serta meredakan gejalanya. Serat pektin ini dapat membantu mengatasi diare dan sembelit.

7. Manfaat Buah Apel dalam Menghilangkan Bau Mulut

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan bau mulut, disarankan untuk rajin-rajin mengkonsumsi apel. Istilah mengkonsumsi apel di pagi hari dapat menghilangkan bau mulut bukan sekedar omong kosong.

Pada dasarnya, bau mulut muncul karena adanya pertumbuhan bakteri dalam mulut. Buah-buahan, terutama apel dan pir yang memiliki banyak kandungan air, membantu menghasilkan saliva alias air liur yang penting untuk membersihkan, menutrisi, serta menyeimbangkan flora normal di dalam mulut. Hasilnya, bau mulut pun bisa diatasi.

8. Mengatasi Asma

Kandungan antioksidan dalam apel dapat membantu melindungi paru-paru Anda dari kerusakan dan stres oksidatif.

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 68.000 wanita, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi apel paling banyak memiliki risiko asma terendah. Makan sekitar 15% apel besar per hari dikaitkan dengan risiko 10% lebih rendah terserang penyakit asma.

Kulit apel mengandung flavonoid quercetin, yang dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Ini adalah dua zat yang berpengaruh menekan kambuhnya asma dan reaksi alergi.

9. Baik untuk Kesehatan Tulang

Memakan buah-buahan seringkali dikaitkan dengan tingkat kepadatan tulang yang lebih tinggi, yang merupakan indikasi dari kesehatan tulang.

Para ahli percaya bahwa senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dalam buah, termasuk apel dapat membantu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang. Penelitian yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information (NCBI) menunjukkan bahwa apel, secara khusus, dapat mempengaruhi kesehatan tulang secara positif

Dalam penelitian tersebut, partisipan dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing memasukkan apel utuh, apel kupas, saus apel dan tanpa produk apel ke dalam pola makannya. Peneliti menemukan bahwa mereka yang memasukkan produk apel kehilangan lebih sedikit kalsium dari tubuh mereka dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsi produk apel sama sekali.

10. Melawan Radikal Bebas

Senyawa antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam menangkal efek buruk radikal bebas. Polutan dari udara dan sinar ultraviolet matahari, serta sisa-sisa metabolisme tubuh merupakan sumber radikal bebas.

Radikal bebas sendiri dapat merusak sel-sel tubuh dan kemungkinan memicu berbagai penyakit kronis. Nah, antioksidan akan menetralkan sifat reaktif radikal bebas, yang akhirnya bisa mencegah kerusakan pada sel tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
10 Manfaat Anggur, Buah Tertua yang Dikonsumsi Manusia
Kenali 10 Manfaat Pisang. Buah Lezat yang Paling Banyak Dikonsumsi Di Dunia!
10 Buah Terbaik Penyubur Rahim Menurut Sains
15 Buah untuk Program Hamil yang Dapat Meningkatkan Kesuburan
Apa Saja Kandungan Serta Khasiat Buah Naga?

Nah, itulah 10 manfaat buah apel yang dikumpulkan oleh tim Ngovee. Meskipun beberapa manfaat buah apel masih perlu dikaji lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih valid, tetapi tidak perlu ragu untuk mengkonsumsi buah yang paling terkenal ini karena sangat ba;ik untuk kesehatan tubuh.

Ingin tahu tips dan trik seputar kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store untuk mendapatkan rekomendasi suplemen. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Penulis: Fadhel Yafie

Referensi:

American Society for Nutrition (2011) | A Comprehensive Review of Apples and Apple Components and Their Relationship to Human Health.

The Journal of Nutrition (2010) | Dietary Flavonol Intake May Lower Stroke Risk in Men and Women.

Science Direct, El Sevier (2012) | Fruits and Dietary Phytochemicals in Bone Protection.

National Institute of Health (2015) | Apples and Cardiovascular Health, is The Gut Microbiota a Core Consideration?

Healthline, Impressive Health Benefits of Apples.

Healthline, Appes 101: Nutrition Facts and Health Benefits.

Medical News Today, What to Know About Apples.