Phaseolus Vulgaris, Suplemen Penurun Gula Darah
Dr. Fala Adinda

Diabetes mellitus merupakan gangguan sistemik yang disebut sindrom metabolic yang menyerang sistem metabolisme tubuh seperti lemak, karbohidrat dan juga protein. Hormon insulin yang kurang dalam tubuh akan menyebabkan gangguan pada metabolisme. Padahal, hormon insulin ini sangat penting untuk mengubah kadar gula dalam darah menjadi energi dan untuk sintesis lemak. 

Akibat kekurangan insulin maka akan menyebabkan hiperglikemia atau kadar gula dalam darah meningkat. Meski diabetes mellitus tidak dapat sembuh, namun gangguan ini dapat dikontrol. Salah satu cara untuk mengontrol kadar gula dalam darah adalah konsumsi buah buncis (Phaseolus vulgaris L.). Buah buncis kaya akan multivitamin dan zat yang memiliki efek antihiperglikemik. 

Berikut adalah beberapa manfaat Phaseolus Vulgaris yang telah dirangkum oleh tim Ngovee:

Kandungan Phaseolus Vulgaris L. yang Baik untuk Tubuh

Buah buncis memiliki kandungan yang sangat besar baik dari kulit hingga ke biji. Berbagai zat kimia yang menyehatkan untuk tubuh dan membantu mengontrol gula darah terdapat pada biji dan kulitnya. Misalnya saja kandungan zat B-sitosterol, stigmasterol, trypsin inhibitor, glikoprotein, alantonin, hemaglutinin dan inositol terdapat pada biji.

Kandungan pada kulit buncis seperti kaempferol, kuersetin, pelargonidin, sianidin, leuko pelargonidin, petunidin, malvidin, hingga mirsetin. Senyawa-senyawa tersebut memiliki peran penting untuk mengontrol gula darah.

1. Flavonoid Kuersetin

Flavonoid Kuersetin memiliki manfaat besar untuk menurunkan tingkat penyerapan glukosa pada usus agar kadar gula darah menurun. Flavonoid Kuersetin ini bertindak sebagai GLUT2 inhibitor mukosa pada usus. Selain itu, flavonoid juga bermanfaat untuk menghambat kinerja enzim a-amilase. Enzim ini memiliki tugas untuk memecah karbohidrat kompleks. 

Karbohidrat kompleks salah satunya pati dapat menyebabkan hiperglikemia atau peningkatan kadar gula darah secara cepat. hal ini dikarenakan enzim a-amilase memecah pati secara cepat. konsumsi makanan kaya flavonoid dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah.

2. Antioksidan dari Flavonoid

Flavonoid merupakan zat antioksidan yang memiliki peran penting untuk melindungi sel B pankreas dari risiko kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Antioksidan ini bekerja dengan menekan apoptosis sel beta dengan mengikat radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel pankreas. 

Selain itu, antioksidan dari flavonoid juga bekerja dengan menurunkan tingkat ROS (Reactive Oxygen Species). Pembentukan ROS ini terjadi ketika oksigen berikatan dengan elektron bebas yang kemudian memproduksi ROS di dalam mitokondria sel. 

3. Senyawa Fitosterol

Senyawa fitosterol berupa stigmasterol dan juga B-sitosterol berperan sebagai agen antidiabetes. Agen antidiabetic ini berperan besar dalam merangsang produksi insulin dari organ pankreas. Senyawa stigmasterol dan juga B-sitosterol akan membantu merangsang insulin dilepaskan dari pankreas dengan cara menghambat kinerja enzim yang ada di dalam hati.

Enzim glukosa-6-fosfatase dalam hati memiliki peran utama dalam mengubah karbohidrat dalam hati menjadi gula darah. Alhasil, kadar gula darah dalam tubuh pun akan menurun.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Minum Jus Setiap Hari, Apa Manfaatnya?
Manfaat Magnesium untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh
MSM Untuk Arthritis dan Kesehatan Tulang
7 Manfaat Roti Gandum untuk Kesehatan
Daun Peppermint, Tanaman Herbal dengan Segudang Khasiat
10 Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan

Pengobatan dengan Buncis / Phaseolus vulgaris

Buncis yang memiliki nama kimia Phaseolus Vulgaris L. dapat dimanfaatkan sebagai obat bagi penderita diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buncis masak sebanyak 300 mg/kg dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah dengan tingkat yang signifikan. Hal ini berkat kinerja dari zat fitosterol berupa stigmasterol dan juga B-sitosterol yang ada di dalam buah buncis.

Kedua zat fitosterol berupa stigmasterol dan juga B-sitosterol ini berperan dalam merangsang pankreas untuk memproduksi hormon insulin. Hormon insulin sendiri berperan penting dalam metabolisme tubuh yaitu penyerapan glukosa dan pengontrolannya. Alhasil, kadar gula dalam darah pun dapat dikontrol. 

Penelitian membuktikan bahwa pasien DM yang diberi buncis mengalami penurunan kadar gula dalam darah ketimbang yang tidak mengkonsumsi buncis. Buncis sendiri merupakan makanan yang mengandung serat tinggi. Selain itu, indeks glikemik dari buncis yang rendah membuat makanan ini sangat baik bagi penderita kadar glukosa tinggi dalam darah. 

Faktor Risiko Penyebab Diabetes 

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan diabetes mellitus. Gaya hidup menjadi penentu terbesar munculnya masalah diabetes. Konsumsi makanan sehari-hari yang didominasi oleh makanan tidak sehat seperti junk food, makanan instan berperan besar terhadap peningkatan kadar gula dalam darah. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga menjadi penyumbang terbesar tingginya faktor risiko diabetes. 

Untuk mendapatkan suplemen yang tepat untuk pengobatan, Anda bisa mengandalkan aplikasi Jovee yang tersedia di Google Play Store. Jovee akan membantu Anda menentukan suplemen yang tepat untuk pengobatan hingga pencegahan termasuk untuk diabetes. Suplemen yang dijual di aplikasi Jovee adalah suplemen berkualitas dan asli. Seluruh suplemen yang dipesan akan dikirim hingga sampai tepat di alamat tujuan. 

Salah satu suplemen yang bisa dikonsumsi adalah suplemen dari ekstrak buncis (Phaseolus vulgaris) untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Suplemen DMPHAS mengandung ekstrak buncis dan juga pare yang telah menghilangkan zat purin di dalamnya sehingga dapat dikonsumsi oleh penderita asam urat tanpa efek samping. Suplemen ini baik untuk meningkatkan kinerja dari Pankreas yang bertugas memproduksi insulin.

Kami menyediakan banyak paket suplemen dengan harga menarik. Lihat sekarang di aplikasi Jovee. Unduh melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.