Awas, Penyakit Hati Menghantui Kaum Milenials
Dr. Fala Adinda

Penyakit hati merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya karena merupakan penyakit jangka panjang yang sangat mematikan. Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab penyakit hati atau liver baik dari pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi alkohol yang berlebih maupun virus.

Untuk penyakit hati yang dikarenakan oleh virus, terkadang hal itu tidak dapat kita hindari. Sementara untuk penyakit hati yang disebabkan oleh pola konsumsi berlebihan, dapat kita kontrol dari diri sendiri. Generasi milenial yang senang mencoba hal baru lebih rentan terhadap penyakit ini. 

Hal ini dikarenakan generasi muda lebih cenderung mengonsumsi alkohol dengan jumlah yang lebih banyak. Padahal banyak bahaya yang mengintai dibalik konsumsi alkohol yang berlebihan. Selain menyebabkan berbagai kerusakan organ hati, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat berdampak buruk pada pankreas, jantung, dan juga otak. 

Apa Saja Penyakit Hati

Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan di hati yang disebabkan oleh virus. Di Indonesia, hepatitis terkenal sebagai penyakit kuning. Terdapat beberapa jenis hepatitis yaitu hepatitis A, B, C, D dan E. Penyebab dari hepatitis A dan E adalah adalah terinfeksi melalui makanan yang sudah terkena virus hepatitis. 

Sementara penyebab dari hepatitis B, C, dan D adalah kontak seksual dengan penderita hepatitis, penggunaan jarum suntik / narkoba atau alkohol yang berlebihan.

Gejala dari penyakit ini adalah tidak nafsu makan, mual dan muntah, diare, warna urin menjadi gelap, sakit perut, kulit dan mata menguning.

Beberapa bentuk penyakit hepatitis tidak berbahaya dan beberapa berbahaya. Yang berbahaya bisa mengarah ke sirosis atau kanker hati.

Penyembuhan hepatitis bisa melalui obat, namun ada beberapa jenis hepatitis yang akan bertahan seumur hidup. Namun terdapat vaksin untuk mencegah penyakit hepatitis A, B, dan D. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Penyakit Diare, Penyebab Utama Kematian di Indonesia
8 Fakta Tentang Pneumonia Yang Harus Kamu Tahu
Bahaya Tuberculosis (TBC) Bagi Kesehatan

Sirosis

Sirosis adalah luka pada hati yang disebabkan cedera atau penyakit. Sirosis menyebabkan jaringan di hati tidak dapat memproduksi protein, melawan infeksi, membersihkan darah dan membantu penyerapan makanan dan penyimpanan energi.

Sirosis dapat menyebabkan penderitanya mudah mengalami pendarahan seperti mimisan, perut atau kaki bengkak-bengkak, sensitivitas berlebih kepada obat, meningkatnya tekanan darah, gagal ginjal, batu ginjal bahkan muncul varises di sekitar tubuh bagian perut.

Pada kasus-kasus yang sudah parah, sirosis dapat mengarah ke kanker hati. Penyebab sirosis adalah konsumsi alkohol yang berlebihan dan hepatitis. Untuk sirosis tidak ada obat yang dapat menyebabkan jaringan luka tersebut menghilang, namun ada obat untuk mengatasi dan mencegah jaringan tersebut menjadi semakin rusak. Untuk jaringan luka yang sudah rusak, pengobatan yang bisa dilakukan adalah transplantasi hati.

Kanker Hati

Kanker hati adalah kanker yang menyerang organ hati dan dapat disebabkan oleh hepatitis maupun sirosis. Walaupun termasuk penyakit yang langka, penyakit kanker hati dapat menyebar ke organ lain dalam tubuh ketika sel di hati bermutasi dan membentuk tumor.

Terdapat dua jenis kanker hati yaitu kanker hati primer dan kanker hati sekunder. Kanker hati primer terjadi ketika kanker tumbuh dan berasal dari organ hati, sedangkan kanker hati sekunder terjadi ketika kanker tumbuh dari organ lain namun menyebar ke hati.

Mengapa Lebih Banyak Menyerang Kaum Milenials?

Kecenderungan minum alkohol dalam jumlah banyak yang dilakukan oleh kaum muda seperti kaum milenials dapat berdampak buruk untuk kesehatan jangka panjang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Wong, diketahui bahwa tingkat keparahan penyakit hati yang disebabkan oleh alkohol menjadi semakin meningkat.

Berdasarkan rincian data usia, jenis kelamin, dan juga ras etnis diketahui bahwa populasi generasi milenial berusia di antara 20-40 tahun memiliki tingkat prevelansi alkohol dengan jumlah tertinggi. Selain itu penelitian lain juga menunjukkan bahwa peningkatan kematian terbesar akibat sirosis hati terjadi pada orang-orang dengan usia muda mulai dari 25-34 tahun.

Selain itu berdasarkan studi yang diterbitkan oleh British Medical diketahui bahwa peningkatan kematian akibat sirosis hati meningkat 65% selama tahun 1999 hingga 2006. Sedangkan pada generasi milenial peningkatan kematian yang terjadi yaitu sebanyak 10,5% per tahun.

Sedangkan untuk penyakit hati akibat virus hepatitis, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1 dari 10 penduduk Indonesia mengidap penyakit Hepatitis B. Parahnya, 1 dari 4 pengidap hepatitis A dinyatakan meninggal dunia karena masalah kanker atau gagal hati. Virus hepatitis B diketahui lebih menginfeksi 100 kali dibanding HIV.

Dilihat dari data-data ini, maka kamu bisa mengetahui bahwa kebiasaan buruk kaum milenials yang tidak menjalankan gaya hidup sehat menjadi penyebab tersebut. Namun mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang tinggi mampu menjadi penyebab utama munculnya penyakit hati yang membahayakan tubuh.

Apa Saja Bahayanya?

Hati merupakan salah satu organ penting yang bertugas untuk menetralisir berbagai zat berbahaya yang masuk kedalam tubuh. Normalnya tubuh tidak bisa menerima larutan atau senyawa yang terlalu pekat. Oleh karena itu hati bekerja keras untuk menetralisirnya. 

Adanya gangguan penyakit hati tentu akan sangat membahayakan tubuh karena zat-zat kimia berbahaya tidak bisa tersaring dan akhirnya terbawa oleh aliran darah ke seluruh bagian tubuh. Jika tidak langsung ditangani, zat-zat berbahaya tersebut tentu akan menimbulkan berbagai komplikasi penyakit ke organ-organ lain di dalam tubuh yang tak kalah penting seperti otak, jantung, dan pankreas.

Hal-Hal yang Harus Dilakukan untuk Mencegah pada Kaum Milenial

Penyakit hati memang rentan menyerang kaum milenials, namun bukan berarti Kamu tidak bisa mencegahnya. Agar hati selalu sehat dan terhindar dari penyakit, ada beberapa cara yang bisa Kamu lakukan untuk mencegahnya. Apa saja itu?

Makan Makanan Bergizi Baik

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit hati yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi baik. Jika Kamu sudah memiliki gejala penyakit hati, maka kamu juga bisa melakukan diet sehat agar asupan makanan bergizi di dalam tubuh bisa terkontrol. 

Berbagai gejala penyakit hati seperti mual, hilangnya nafsu makan, hingga adanya akumulasi cairan di bagian perut dan kaki membutuhkan diet makanan sehat sebagai salah satu penanganannya.


Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

Selain karena pengaruh minuman alkohol, penyakit hati yang menyerang kaum milenials juga banyak menyerang orang-orang dengan berat badan berlebih atau mereka yang memiliki obesitas. Ketika terjadi obesitas, maka hal tersebut dapat mempercepat kerusakan seperti penyakit hati alkoholik dan juga bisa mengurangi efektivitas pengobatan untuk penyakit hepatitis C.

Oleh karena itu agar terhindar dari penyakit obesitas, sangat penting bagi Kamu untuk mempertahankan berat badan agar berada pada kisaran yang ideal. Seimbangkan juga jumlah makanan yang dikonsumsi dengan energi yang dikeluarkan. Jika kamu seseorang yang aktif secara fisik, maka perbanyaklah konsumsi bahan makanan dengan karbohidrat tinggi.


Lakukan Diet Seimbang

Agar hati dapat mengerjakan tugasnya dengan normal, maka kamu harus melakukan diet seimbang. Secara umum diet seimbang yaitu diet yang rendah lemak, gula, dan juga garam namun tinggi serat. Selain itu diet seimbang harus mengandung cukup protein, vitamin, dan juga mineral.

Walaupun begitu diet seimbang ini bisa disesuaikan dengan tingkat gejala penyakit hati yang Kamu alami. Jika gejala penyakit hati sudah berada pada tingkat yang parah sehingga Kamu tidak memiliki nafsu makan, maka variasi menu diet juga bisa dilakukan.


Hentikan Konsumsi Alkohol

Cara lain yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit hati adalah dengan menghentikan konsumsi alkohol. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa sebagian besar pemicu penyakit hati yang paling utama kaum milenials adalah tingginya konsumsi alkohol yang mereka minum. Oleh karena itu agar terhindar dari penyakit ini, Kamu harus menghentikan konsumsi alkohol mulai dari sekarang.

Hati merupakan salah satu organ tubuh dengan tingkat degenerasi yang lambat. Oleh karena itu untuk menjaga kesehatannya, Kamu harus menjaga asupan makanan sehat dan menghindari konsumsi alkohol. Mencegah datangnya penyakit liver tentu lebih baik dibandingkan dengan mengobatinya yang tentu akan menghabiskan biaya yang sangat besar.


Konsumsi Suplemen Untuk Hati

Terdapat suplemen yang berfungsi untuk menjaga kesehatan hati. Salah satunya adalah curcuma. Curcuma atau yang lebih dikenal dengan temulawak terkenal sebagai obat tradisional dengan berbagai manfaat. 

Diantaranya membantu pengeluaran toksin dalam tubuh, karena curcuma mengandung Phelandren yang dipercaya dapat mengeluarkan toksin. Kandungan kurkumin dalam kurkuma berperan sebagai anti inflamasi dan mengandung antioksidan.

Curcuma tersedia di Jovee. Kami dapat membantu memenuhi kebutuhan suplemen kamu. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Diedit oleh: Aileen Velishya