Bahaya Demam Berdarah, Gejala, dan Pengobatannya
Falla Adinda, dr

Sekali lagi, kita wajib waspada terhadap salah satu penyakit menular satu ini yaitu DBD atau demam berdarah. DBD disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. Tahukah Anda, penyakit demam berdarah ini termasuk penyakit yang mudah menular melalui sarana penularan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Biasanya, kedua nyamuk ini menggigit disaat pagi hari hingga sore menjelang petang. Bagaimana penularan ini bisa terjadi? 

Kedua nyamuk ini akan menggigit dan menghisap darah seseorang yang telah terinfeksi virus dengue, kemudian beralih menggigit orang lain yang masih sehat. Maka, virus tersebut akan menyebar dan menginfeksi. Inilah mengapa nyamuk berperan sebagai medium pembawa atau carrier virus dengue fever.

Inilah beberapa fakta mengenai demam berdarah yang telah dirangkum oleh tim Ngovee.

Bagaimana Gejala Demam Berdarah

Gejala umum seseorang yang telah digigit nyamuk pembawa virus dengue biasanya akan timbul 4-7 hari setelah gigitan. Bahkan, gejala dapat berlangsung selama 10 hari. Seperti apakah gejala penyakit demam berdarah ini? 

Gejala demam berdarah diantaranya demam tinggi hingga 40 derajat Celcius, nyeri kepala berat, nyeri pada sendi, otot, dan tulang, nyeri pada bagian belakang mata, nafsu makan menurun, mual dan muntah, ruam kemerahan setelah demam, pembengkakan kelenjar getah bening, kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening, serta pendarahan mulai dari hidung, gusi, atau bawah kulit. 

Selain itu ketika dicek dari hasil lab, trombosit seseorang yang mengalami demam berdarah akan berada dibawah batas normal. Trombosit normal adalah berkisar 150.000 – 450.000 per mikroliter. Ketika terkena demam berdarah, trombosit penderita DBD akan turun dengan cepat hingga dibawah 100.000 per mikroliter darah. Terkadang ditemukan bercak atau ruam merah pada kulit.

Nah, untuk mengidentifikasi apakah pasien positif menderita demam berdarah, harus dilakukan diagnosis. Diagnosis ini dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan wawancara medis. Selain itu, diperlukan pula pemeriksaan darah di laboratorium. Sangat disarankan untuk segera mengunjungi dokter setelah merasakan gejala-gejala demam berdarah seperti yang dijelaskan di atas.

Bahaya Demam Berdarah Jika Terlambat Ditangani

Pentingnya diagnosis penyakit demam berdarah lantaran bahaya yang ditimbulkan apabila telat ditangani. Bahaya tersebut berupa komplikasi demam berdarah atau dengue shock syndrome (DSS). Komplikasi demam berdarah ini memiliki beberapa gejala dan tanda yang patut diwaspadai, seperti tanda pendarahan berupa mimisan, gusi berdarah, pendarahan di bawah kulit, muntah hitam, batuk darah, hingga feses kehitaman.

Gejala lainnya yaitu tekanan darah menurun, denyut nadi melemah, frekuensi buang air kecil menurun, mulut kering, dan sesak napas. DSS harus segera ditangani supaya tidak mengakibatkan gangguan fungsi organ tubuh yang berujung pada kematian.

Fase Demam Berdarah

Terdapat tiga fase yang dialami oleh penderita demam berdarah. Pertama, fase demam yang terjadi secara tiba-tiba hingga mencapai 40 derajat Celcius selama 2 hingga 7 hari. Munculnya demam disertai dengan muka kemerahan, kulit memerah, nyeri seluruh tubuh, dan sakit kepala. Namun, apabila demam berlangsung selama lebih dari 10 hari, kemungkinan bukanlah gejala demam berdarah.

Kedua, fase kritis dimana sering menjadi pengecoh karena penderita merasa sembuh dan bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Fase kritis ditandai dengan penurunan suhu tubuh hingga 37 derajat Celcius ke suhu tubuh normal. Meski demikian, apabila fase ini terabaikan dan tidak segera dilakukan tindakan pengobatan, trombosit pasien akan terus menurun drastis dan mengakibatkan pendarahan. Pada fase ini pula, risiko tertinggi pasien adalah mengalami kebocoran pembuluh darah.

Ketiga, fase penyembuhan apabila pasien berhasil melalui masa kritis. Pada fase ini, penderita akan kembali merasakan demam. Namun, tidak perlu khawatir karena trombosit akan perlahan naik dan normal kembali. Kondisi kesehatan pasien pun akan berangsur membaik.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Seberapa Pentingnya Social Distancing Dalam Melawan Coronavirus
Coronavirus: 7 Fakta dan Mitos Mengenai Covid19
Immunity Booster: Vitamin Yang Bagus Untuk Mencegah Corona
Kenali Suplemen Penambah Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Empon-Empon Cegah Corona? Ramuan Tradisional Untuk Cegah Covid19

Pengobatan Demam Berdarah

Sebenarnya, pengobatan penyakit demam berdarah secara spesifik masih belum ada. Namun, ada beberapa upaya yang dianjurkan oleh dokter supaya penyakit ini cepat sembuh, diantaranya banyak minum cairan supaya terhindar dari dehidrasi, istirahat yang cukup, konsumsi obat penurun panas yang aman, menghindari konsumsi obat-obatan pereda nyeri, dan pantau frekuensi buang air kecil serta jumlah urin yang keluar.

Ya, meskipun ada upaya pengobatan demam berdarah yang dianjurkan oleh dokter, ada baiknya untuk meminimalisir faktor risiko penularan demam berdarah dengue. Beberapa faktor risiko penularan DBD yaitu pertumbuhan penduduk perkotaan yang cepat, mobilitas penduduk, kemiskinan yang mengakibatkan orang tidak mampu menyediakan rumah layak dan sehat, pasokan air minum, serta pembuangan sampah yang benar. 

Disisi lain, faktor risiko DBD juga terjadi pada masyarakat dengan kemakmuran tinggi yang dipengaruhi oleh jarak antar rumah, keberadaan tempat penampungan air, dan mobilitas penduduk.

Jika anda membutuhkan pengobatan untuk DBD, Lifepack, akan membantu Anda untuk tebus obat tanpa mengantri ke Apotek. Anda juga bisa konsultasi langsung dengan dokter Lifepack. Dengan fitur pengingat, minum obat jadi lebih praktis. Tersedia di Playstore dan Appstore.

Referensi: Jurnal Litbang Kemenkes

Diedit oleh: Aileen Velishya