6 Tips Work From Home (WFH) untuk Cegah Corona
Falla Adinda, dr

Semenjak adanya penyebaran virus Corona yang ada di hampir seluruh negara, maka hal ini menjadikan para masyarakat mengkhawatirkan mengenai kesehatan tubuhnya. Melihat hal ini, pihak perusahaan pun juga sebagian memerintahkan karyawan supaya melakukan work from home untuk cegah corona. Metode bekerja dari rumah ini tidak hanya berlaku satu atau dua hari saja. Akan tetapi dapat dilakukan hingga berminggu-minggu sampai virus corona bisa teratasi. 

Sebagian karyawan yang belum pernah melakukan metode work from home ini, tentunya akan merasa sedikit tertantang karena harus  menyelesaikan pekerjaannya di rumah. Supaya pekerjaan benar-benar bisa produktif seperti saat menyelesaikan pekerjaan di kantor, ada beberapa tips yang harus dijalankan oleh karyawan yang menjalankan work from home.

Work from home memang menjadi salah satu upaya yang dilakukan supaya bisa meminimalisir adanya pencegahan resiko penyebaran virus Corona yang semakin meluas. Metode ini merupakan anjuran dari bapak Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia. Meskipun pada kenyataannya tidak semua perusahaan akan menerapkan sistem work from home.

Berikut ini tips menjalankan work from home untuk melakukan pencegahan corona supaya tetap produktif selama bekerja, diantaranya:

1. Komunikasi harus tetap terjalin 

Sebelum menjalankan metode bekerja dari rumah ini, tentunya suatu perusahaan harus mempunyai peraturan yang jelas. Terutama perihal komunikasi yang dilakukan antara atasan dengan kolega. Faktor yang paling penting ketika work from home adalah komunikasi. Dengan begitu tanpa adanya komunikasi yang baik, pekerjaan bisa terhambat, bahkan tidak mampu mencapai target yang ditentukan.

Seorang atasan harus menjabarkan target yang hendak dicapai selama work from home dilakukan. Hal ini pun akan membantu karyawan supaya lebih termotivasi. Sehingga pekerjaan tetap berjalan secara produktif. Meskipun bekerja dari rumah dan tidak ada pengawasan khusus dari atasan, setidaknya komunikasi harus terjalin dengan baik.

2. Menjaga kebersihan tubuh

Metode bekerja di rumah memang sangat berbeda jauh ketika diri Anda harus berangkat ke kantor pagi hari. Tentunya Anda akan mandi dan berdandan rapi sebelum pergi ke kantor. Sementara saat bekerja di rumah, tidak perlu melakukannya. Bahkan bisa bekerja tanpa harus menggunakan pakaian kerja. Meskipun demikian tentunya tidak disarankan apabila kebersihan tubuh tidak terjaga.

Secara fisiologis, menjaga penampilan dan membersihkan tubuh dapat menjadikan mental diri seseorang lebih siap untuk bekerja. Penyebaran virus corona tidak hanya berdasarkan dari kontak antara satu orang ke orang yang lainnya saja. Akan tetapi dari segi kebersihan tubuh pun juga bisa terjadi. Oleh karena itu Anda disarankan untuk memperhatikan kesehatan dan kebersihan tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Tangkal Corona dengan Suplemen Echinacea dan Noni
Coronavirus: Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Benar
Coronavirus: Apa Yang Harus Kamu Ketahui Tentang COVID-19

3. Jangan terlalu memaksakan pikiran dan tubuh

Bekerja di kantor tentunya jam bekerja sudah terstruktur dengan baik. Sementara saat menyelesaikan pekerjaan di rumah Anda harus menyesuaikan waktu dan hal ini seringkali membuat pikiran menjadi runyam. Meski demikian disarankan supaya Anda tidak terlalu memaksakan pikiran dan juga fisik. Walaupun pekerjaan yang harus diselesaikan sangat banyak, namun berilah jeda di setiap 45 hingga 60 menit untuk beristirahat.

4. Mengonsumsi makanan sehat

Makanan sehat yang dikonsumsi selama work from home, maka secara tidak langsung dapat membantu diri seseorang supaya lebih bugar dan sehat. Sehingga mampu menghadapi tantangan pada pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Selain itu makanan sehat ternyata juga dapat meningkatkan suasana hati seseorang selama berada di rumah.

5. Perhatikan posisi bekerja

Meskipun bekerja di rumah tidak ada pengawasan khusus, sehingga Anda bisa bekerja sambil tiduran, rebahan, atau bersantai-santai. Namun perlu diingat, Anda harus tetap memperhatikan posisi bekerja. Hal ini memiliki tujuan supaya tidak mengalami gangguan pada bagian otot, khususnya tulang belakang. Disarankan supaya tidak bekerja sambil tiduran di kasur. Hal ini tidak hanya menimbulkan nyeri leher saja, namun juga bisa menimbulkan nyeri punggung.

Posisi bekerja secara efektif yaitu dengan duduk di kursi. Selain memperhatikan dari segi kenyamanan, memperhatikan dari segi ergonomi tubuh pun juga harus dipertimbangkan. Ciptakan suasana yang nyaman selama bekerja agar pekerjaan cepat terselesaikan dan Anda pun tidak mengalami gangguan kesehatan.

6. Konsumsi suplemen dan vitamin

Tujuan awal dibuatnya anjuran work from home adalah untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19. Kegiatan kita dibatasi supaya penularan virus terbatas dan kita tidak jatuh sakit. Supaya tidak sakit, salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah mengonsumsi suplemen dan vitamin dari Jovee untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dengan menerapkan work from home ini, maka bisa menjadi solusi agar penyebaran virus corona tidak merata. Agar perusahaan tidak mengalami kerugian akibat adanya virus Corona yang sedang mengancam jiwa masyarakat di seluruh dunia, maka disarankan para pekerja mengikuti beberapa tips di atas agar tetap efektif bekerja meskipun dilakukan di rumah.

Kebijakan ini diterapkan untuk menekan wabah Covid-19 di Indonesia, jadi sebaiknya anda mematuhi himbauan dari pemerintah kita ya.

Itulah beberapa tips untuk tetap produktif walaupun work from home. Ingin tahu informasi kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee.

Diedit oleh: Aileen Velishya