Coronavirus: Apa Yang Harus Kamu Ketahui Tentang COVID-19

Sejak World Health Organization menetapkan Coronavirus sebagai pandemi, rasanya sulit bagi kita untuk tidak mendengar berita terbaru mengenai Covid-19. Per tanggal 16 Maret 2020, kasus Coronavirus mencapai angka 170 ribu di 158 negara, dengan detail sebagai berikut:

86 ribu merupakan kasus aktif dimana 92% pasien berada dalam kondisi stabil dan 7% berada dalam kondisi serius atau kritis. Sedangkan kasus tertutup berada di angka 84 ribu dengan 92% pasien sembuh dan 8% pasien meninggal.

Dari jumlah kasus yang semakin meningkat di seluruh negara setiap harinya, mari kita simak apa saja yang harus kamu ketahui tentang Coronavirus.

Mengenal Coronavirus

Apa itu Coronavirus

Coronavirus adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit baik di manusia maupun hewan. Pada manusia, coronavirus akan menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari gejala flu ringan hingga penyakit berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Dan yang terakhir adalah penyakit COVID-19 yang diawali di Wuhan.

Apa itu COVID-19

COVID-19 adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Coronavirus. Penyakit dan virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China pada bulan Desember tahun 2019.

Coronavirus dan Covid-19

Perbedaan yang mendasar antara Coronavirus dan Covid-19 adalah, coronavirus adalah nama virus yang menyebabkan penyakit, sementara Covid-19 adalah penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan Coronavirus dan terjadi pertama kali di Wuhan 

Awal Mula Covid-19

Coronavirus, pertama kali terjadi pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China. Otoritas kesehatan China mengatakan virus berasal dari pasar satwa liar di Wuhan yang diperdagangkan secara ilegal. Beberapa studi juga menunjukkan kemungkinan hewan seperti kelelawar sebagai penyebab Coronavirus

Mengapa Coronavirus Berbahaya

Coronavirus berbahaya karena penyebarannya bisa terjadi sangat cepat jika kita tidak tanggap dalam menanggulanginya.

Selain itu Coronavirus juga berbahaya bagi orangtua atau orang dengan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan penyakit bawaaan lainnya. Orang-orang dalam kelompok tersebut memiliki resiko lebih tinggi untuk menghadapi penyakit. 1 dari 6 orang penderita Covid-19 mengalami kesulitan bernafas.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Tangkal Corona dengan Suplemen Echinacea dan Noni
Coronavirus: Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Benar
Mencegah Coronavirus: Jenis Masker Yang Dapat Kamu Pakai

Bagaimana Covid-19 Menyebar?

Covid-19 menyebar dari satu orang ke orang lain melalui cairan dari hidung atau mulut penderita yang tersebar ketika batuk atau bersin. Cairan ini bisa hinggap di objek hingga akhirnya kontak dengan orang lain. Ketika orang tersebut mengusap wajahnya yaitu mata, hidung atau mulut, cairan tersebut dapat menyebabkan virus masuk ke dalam tubuh. Yang akhirnya meningkatkan resiko mengidap Covid-19

Covid-19 tidak menyebar melalui udara, melainkan melalui cairan yang secara tidak disadari disentuh oleh orang lain.

Gejala Penderita Coronavirus

Gejala yang biasa dialami penderita COVID-19 adalah demam, pegal-pegal dan batuk kering. Dalam beberapa kasus, penderita mungkin mengalami nyeri, flu berat, sakit tenggorokan hingga diare. Gejala ini biasanya dimulai dari gejala ringan.

Dalam kasus lainnya terdapat penderita yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala apapun atau merasa kurang sehat. Sebesar 80% dari penderita sembuh dari Covid-19 tanpa membutuhkan perawatan khusus.

Mencegah Coronavirus

Kamu dapat mengurangi resiko terinfeksi Covid-19 atau menyebarkan Covid-19 dengan melakukan beberapa cara pencegahan seperti dibawah ini:

  • Rutin membersihkan tangan dengan cara mencuci tangan dengan air dan sabun. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer berbasis minimal 60% alkohol
  • Jaga jarak paling tidak 1 meter antara kamu dan orang yang sedang bersin atau batuk
  • Jangan menyentuh mata, hidung dan mulut, terutama dengan tangan kotor. Ketika terkontaminasi, virus dapat menyebar dari tangan ke mata, hidung atau mulut dan menginfeksi tubuh.
  • Gunakan tisu ketika batuk atau bersin, atau tutup dengan siku.
  • Hindari bepergian ketika sedang merasa kurang sehat
  • Segera kontak ke rumah sakit atau pemerintah terkait jika mengalami gejala Covid-19
  • Konsumsi suplemen dan vitamin untuk meningkatkan sistem imun tubuh

Konsumsi Suplemen dan Vitamin Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kamu juga bisa mencegah virus dengan konsumsi suplemen dan vitamin. Mengonsumsi suplemen dan vitamin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh merupakan hal penting yang bisa kamu lakukan agar tubuh terhindar dari resiko terkena virus seperti Coronavirus.

Menurut studi, manfaat utama dari tanaman Echinacea adalah untuk menurunkan radang dan juga risiko penyakit menular. Kandungan dalam tanaman ini bermanfaat sebagai peningkat imunitas tubuh. Dengan semakin baiknya imunitas tubuh seseorang, maka orang tersebut akan lebih mudah untuk menangkal berbagai serangan penyakit terutama penyakit menular. 

Dapatkan paket Immune Booster untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari Official Store Jovee di Tokopedia, Shopee, Blibli, Bukalapak dan Lazada.

Ingin mengetahui informasi kesehatan lainnya? Cek selengkapnya di Ngovee.

Unduh Jovee di Playstore dan Appstore untuk menemukan rekomendasi suplemen dan vitamin terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

.

Referensi: World Health Organization

Ditulis oleh: Aileen Velishya

Tersedia di Jovee shop

Jovee x Jacquelle For Him – Immunity Booster

Jovee x Jacquelle For Him – Immunity Booster

Jovee x Jacquelle For Her – Immunity Booster

Jovee x Jacquelle For Her – Immunity Booster

Immunity Booster – Echinacea & Sari Kunyit untuk Perkuat Imun Tubuh (30 Days)

Immunity Booster – Echinacea & Sari Kunyit untuk Perkuat Imun Tubuh (30 Days)