Tanya Jawab Tentang Virus Corona
Dr. Fala Adinda

Merebaknya kasus corona menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat. Mulai dari “apa itu virus corona? Dari mana asal virus tersebut? Bagaimana cara virus ini menyebar? Apa saja gejala corona? Bagaimana cara mencegah dan mengobatinya? 

Semua pertanyaan itu akan coba dijawab satu persatu di bawah ini. 

1. Apa itu Virus Corona? 

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus baru corona yang muncul di Cina pada bulan Desember 2019. Sejumlah gejala yang sering dialami penderita corona adalah batuk, demam, dan sesak napas. 

2. Dari Mana Virus Corona Berasal? 

Kelelawar dianggap sebagai sumber dari virus ini. Sekalipun beberapa spesies hewan lain juga bisa menjadi sumbernya. 

Dalam kasus virus baru corona, laporan menyebut pasar di Wuhan sebagai sumber awal penyebarannya. Akibatnya, otoritas lokal menutup pasar tersebut pada 1 Januari 2020 lalu.

Namun, penilaian sejauh ini menunjukkan bahwa pasar tersebut bukan satu-satunya sumber corona. Sebab ada beberapa orang yang terinfeksi virus dan belum pernah mengunjungi pasar tersebut.

3. Bagaimana Virus Corona Menyebar? 

Informasi terbaru menunjukkan COVID-19 menular dari orang ke orang. Sejauh ini COVID-19 telah menyebar di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.

Penyebaran coronavirus baru ini sedang dipantau oleh Centers for Disease Control (CDC), Organisasi Kesehatan Dunia dan organisasi kesehatan seperti Johns Hopkins di seluruh dunia. Pada 30 Januari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah COVID-19 sebagai kasus darurat kesehatan masyarakat.

Seperti diketahui, COVID-19 awalnya muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019. Hipotesis awal memperkirakan penyebaran tersebut terkait dengan pasar makanan laut di Wuhan, Cina. 

Namun sebuah studi yang dirilis pada 25 Januari 2020, mencatat bahwa pasien dengan kasus yang dilaporkan pertama sakit yaitu pada 1 Desember 2019. Pasien tersebut tidak memiliki hubungan dengan pasar makanan laut di Wuhan. Investigasi lanjutan masih dilakukan bagaimana virus ini berasal dan menyebar.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Kenali Suplemen Penambah Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Empon-Empon Cegah Corona? Ramuan Tradisional Untuk Cegah Covid19
Coronavirus: 7 Fakta dan Mitos Mengenai Covid19
Seberapa Pentingnya Social Distancing Dalam Melawan Coronavirus
Waspadai Ciri-Ciri Virus Corona Ini!

4. Berapa lama masa inkubasi COVID-19?

Dari berbagai sumber disebutkan, gejala corona muncul dalam waktu 14 hari setelah terpapar virus. Oleh karena itu, masa waktu 14 hari banyak digunakan sebagai patokan pemerintah untuk meliburkan sekolah maupun aktivitas publik guna mengurangi penyebaran virus ini. 

5. Apa saja gejala corona?

Gejala COVID-19 meliputi:

– Batuk

– Demam

– Sesak nafas

Dalam beberapa kasus, COVID-19 juga dapat menyebabkan masalah pernapasan parah, gagal ginjal dan kematian.

Jika Anda mengalami demam atau kesulitan pernafasan seperti sesak napas, bisa segera menghubungi dokter atau penyedia layanan kesehatan terdekat.

Orang yang rentan terkena corona khususnya yang sebelumnya bepergian ke luar negeri. Khususnya negara yang sudah terkena wabah corona seperti Cina, Iran, Italia, Jepang, dan Korea Selatan. 

Gejala COVID-19 bisa disebut sangat umum dan karena itu sulit untuk membedakannya dengan gejala infeksi pernapasan lainnya. Namun untuk mengetahuinya, pasien bisa melakukan pengujian corona. Dokter atau pihak media akan menguji sampel virus dan memeriksa apakah struktur DNA virus tersebut sesuai dengan SARS-CoV-2 atau tidak.

6. Bagaimana Cara Mencegah Corona?

Situs resmi WHO sudah memberikan beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus ini. Salah satu cara utama adalah secara rutin membersihkan tangan dengan menggunakan sabun maupun cairan beralkohol. Melakukan cara ini bisa membunuh virus yang mungkin menempel di tangan anda. 

Cara berikutnya adalah dengan menjaga jarak dengan orang yang sedang flu. Setidaknya jaga jarak minimal 1 meter. Mengapa ini perlu dilakukan? Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka akan menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut yang mungkin mengandung virus. Nah, tetesan cairan itu yang dikhawatirkan mengandung virus COVID-19.

Selain itu, usahakan untuk hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Dikhawatirkan jika misalnya di tangan kita terdapat virus dan kemudian tangan tersebut menyentuh organ lainnya, maka virus itu akan menyebar ke mata, hidung, atau mulut. 

Untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, juga disarankan untuk mengkonsumsi vitamin. Sejumlah vitamin yang penting untuk tubuh kita seperti vitamin A, B, C, D, dan E. 

Vitamin A berfungsi menjaga struktur sel di kulit, saluran pernapasan, dan usus. Vitamin A dapat membentuk perisai yang merupakan garis pertahanan pertama tubuh. 

Kemudian Vitamin B, khususnya vitamin B6, B9, dan B12, berkontribusi untuk melawan patogen yang muncul pada tubuh. Ketika tubuh kemasukan zat berbahaya, maka vitamin B akan memproduksi sel untuk melawan virus tersebut. Vitamin C juga akan memproduksi sel-sel khusus untuk meningkatkan respons imun tubuh, termasuk neutrofil, limfosit, dan fagosit.

Selain itu, tubuh juga membutuhkan zat besi, zinc dan selenium untuk pertumbuhan sel kekebalan tubuh.  

Jovee menyediakan paket suplemen tepat untuk Mencegah Corona COVID-19 | Corona COVID19 I Jovee.id . Tersedia paket Immunity Booster yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak gampang sakit. Dalam suplemen tersebut mengandung garlic, zinc, noni, echinacea, vitamin B, dan kandungan bermanfaat lainnya. 

Untuk informasi kesehatan lainnya, simak hanya di Ngovee.

Referensi:

Hopkins Medicine

World Health Organization

Europe Centers of Disease Control and Prevention

Diedit oleh: Aileen Velishya