Yuk Cermati Tips Menjaga Emosi di Tengah Pandemi Covid-19
Dr. Fala Adinda

Saat ini, kita tengah berhadapan dengan bencana non alam yang tak terlihat, yaitu covid-19 atau virus corona. Seperti yang kita ketahui bersama, adanya pandemic covid-19 ini menyebabkan perasaan sedih, sakit, dan marah disaat yang bersamaan. Terlebih, kita memperlakukan semua orang disekitar kita dengan penuh perasaan takut dan tidak percaya. Apa saja tips menjaga emosi di tengah pandemi covid-19?

Kendalikan Emosi? Bisakah Kita Melakukannya?

Mengendalikan emosi memang bukanlah hal yang mudah. Terlebih, kita juga akan kesulitan menyembunyikan perasaan takut dan curiga kepada orang disekitar kita. Selain itu, kita juga akan menjadi marah disaat yang bersamaan dengan mereka karena rasa takut yang berlebihan. Dilain sisi, kita juga merasa sedih, mengapa kita menjadi sejahat itu.

Tips Menjaga Emosi

Karena itu, kita perlu mengendalikan emosi kita sebaik mungkin. Bagaimana caranya? Bisakah kita? Kita pasti bisa jika berusaha dan membiasakannya. Ini dia tips menjaga emosi di tengah adanya pandemic covid-19.

1. Teguhkan Iman

Didalam hati, kita pasti memiliki perasaan lembut yang terkait dalam semua keadaan. Disanalah, kita harus menguatkan iman kita. Saat kita mengalami masa-masa yang sulit seperti masa pandemic ini, kita harus kuat dan meyakinkan diri bahwa Tuhan akan senantiasa melindungi kita setiap keadaan. Tidak ada satupun orang yang akan terserang tanpa izin dari-Nya.

Dengan begitu, kita akan sedikit mengurangi beban emosi di hati kita secara perlahan. Berusaha menjaga diri serta menguatkan iman akan membangun sebuah kekuatan yang melindungi kita. Emosi hanyalah sebuah pelampiasan semata. Meskipun begitu, kita tidak akan mendapatkan apa-apa bahkan hanya mendapat kerugian yang besar.

2. Bayangkan Jika Kita Diposisi Mereka

Di masa pandemic Covid-19 ini, kita mungkin sering merasa takut dan khawatir terserang virus tersebut. Sehingga. Karna sifat takut dan khawatir tersebut, kita menjauhi atau bahkan sering tersulut emosi kepada orang-orang disekitar kita. Lantas apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Apakah sikap kita bisa dibenarkan? Tentu saja tidak.

Yang perlu kita lakukan yaitu menempatkan posisi pada posisi mereka. Bayangkan saja, jika kita diposisi mereka dan mendapatkan perlakuan buruk tersebut. Tentunya kita akan merasa sangat tidak senang dan sedih. Tentunya, orang lain yang kita perlakukan buruk juga akan merasakan hal yang sama. Maka dari itu, kendalikanlah emosi dengan memposisikan diri kita seperti mereka.

3. Memandang Ke Sisi Negatifnya Emosi

Memang benar adanya jika kita akan merasa sangat marah dan emosi meluap saat orang lain yang tertular Covid-19 mendekat pada kita atau bahkan menularkannya. Namun, apakah dengan emosi atau marah-marah bisa menyembuhkannya atau bahkan mencegahnya? Jawabannya adalah tidak. Tentu saja, kita tidak perlu melakukan hal yang tidak berguna.

Kita harus memahami dengan baik bahwa emosi tidak akan membawa manfaat apa-apa melainkan membawa keburukan pada kita. Dengan begitu, kita akan mampu meredamnya sedikit demi sedikit.

4. Mengendalikan rasa takut

Rasa takut bisa menjadi senjata tajam pada diri kita sendiri. Saat merasa sangat takut, kita akan melakukan hal yang berlebihan seperti menjadi sangat emosi dan marah pada orang disekitar. Oleh karena itu, sebaiknya kita mampu mengontrol dan mengurangi rasa takut dalam diri kita.

Caranya bagaimana? Caranya yaitu dengan berusaha menjaga diri dengan baik dan mengikuti aturan covid-19 yang ada. Dengan begitu, tidak ada yang perlu kita takutkan bukan?

5. Berpikir Positif Namun Tetap Berhati-hati

Kunci tenang ditengah pandemic ini adalah tetap berfikir positif. Dengan berpikir positif, kita bisa tetap tenang dan tidak terlalu takut. Meskipun begitu, kita tetap tidak boleh kehilangan fokus sedikitpun. Berhati-hati itu perlu, namun tidak perlu disertai dengan emosi yang tersulut dan berapi-api.

Tetap tenang dan tetap berusaha adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan di tengah pandemic covid-19 ini. jaga diri, jaga emosi, jaga suasana hati, dan jaga kebersihan.

Menjauhi atau Mengucilkan Pasien Covid-19 Disekitar kita, Boleh?

Perasaan takut dan khawatir mungkin seakan-akan menghantui kita terus menerus. Ditengah pandemic ini, telah banyak korban yang berjatuhan dimana-mana. Sehingga, kita mungkin menjadi sangat takut menjadi salah satu dari mereka yang menjadi korban.

Namun, sekalipun takut, mengucilkan mereka atau memusuhinya bukanlah hal yang bisa dibenarkan. Bagaimanapun, mereka tetaplah manusia seperti kita pada umumnya. Disini, kita harus bisa saling menghargai sembari berhati-hati. Hindari kontak fisik sesuai anjuran WHO. Namun, tetaplah bersikap baik tanpa kontak fisik seperti memberi salam, memberi makanan, dan lain sebagainya.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Stres Karena Covid-19 ? Atasi Dengan Tips Ini
Tanya Jawab Tentang Virus Corona
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Kenali Suplemen Penambah Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Corona
Empon-Empon Cegah Corona? Ramuan Tradisional Untuk Cegah Covid19
Coronavirus: 7 Fakta dan Mitos Mengenai Covid19

Covid-19 merupakan bencana non alam yang kini tengah dialami semua orang seluruh dunia. Jika kita pun emosi dan marah akan hal ini, lantas siapa yang menenangkan bumi ini? Marilah kita saling mengerti satu sama lain dan saling menguatkan. Dengan bersama-sama, kita pasti mampu mengatasinya dan pulih seperti sedia kala. Tak perlu dengan emosi jika dengan senyuman kita lebih baik. Jadi itulah tips menjaga emosi di tengah pandemi covid-19. Semoga bermanfaat!

Ingin mengetahui info kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store