Obat Hipertensi: Mengobati dan Mencegah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi tubuh dimana tekanan darah sistolik dan diastolik melebihi batas ambang normal yang ditetapkan. Untuk mengatasinya terdapat obat hipertensi yang dapat menurunkan tekanan darah. Apa saja obat hipertensi terbaik?

Seseorang dengan tekanan darah tinggi dulunya paling banyak diidap oleh mereka yang telah berusia lanjut. Meski begitu, prevalensinya kini semakin meningkat dengan jumlah penderita juga berasal dari kalangan produktif di usia 30an. 

Gejala Hipertensi yang Harus Dipahami

Pada banyak kasus, penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak bergejala. Gejala yang timbul muncul ketika organ tubuh sudah terkena dampak dari tekanan darah tinggi. Karena tidak menunjukkan gejala pada penderitanya, hipertensi kerap dijuluki sebagai silent killer.

Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki masalah hipertensi sebenarnya tidaklah sulit. Seseorang cukup memeriksakan tekanan darahnya ke instansi kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit bahkan beberapa apotek memiliki layanan pemeriksaan tensi atau tekanan darah. 

Meski cukup mudah dilakukan, sayangnya tidak semua orang cukup memiliki kesadaran tinggi dalam memeriksakan tekanan darahnya secara rutin. Oleh karena itu, memahami gejala tekanan darah tinggi berikut ini sangat penting agar seseorang segera menyadari kondisi tekanan darahnya sebelum terlambat.

1. Merasakan Nyeri di Bagian Dada

Dada penderita hipertensi mungkin saja akan terasa perih, tertekan ataupun terasa seolah tertusuk. Rasa nyeri di dada ini dapat muncul baik di dada kanan, kiri maupun bagian tengah. Tatkala nyeri di dada terasa terus-menerus, maka hal ini tidak boleh diabaikan karena bisa jadi merupakan pertanda adanya masalah pada jantung.

2. Aritmia

Aritmia merupakan kondisi dimana adanya kelainan terhadap irama jantung. Gangguan terhadap irama jantung ini meliputi irama jantung yang terlalu lambat, terlalu cepat ataupun irama yang tidak teratur. Aritmia sendiri sebenarnya cukup normal terjadi, namun pada orang dengan gangguan kondisi kesehatan akan merasakan aritmia terus menerus.

Salah satu gejala penderita hipertensi adalah aritmia. Hal ini dapat terjadi karena pada penderita hipertensi, jantung akan dipaksa untuk bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini akan memicu detakan jantung yang lebih kuat.

3. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan salah satu gejala hipertensi yang paling umum dirasakan penderita. Penderita bahkan akan merasa kesulitan untuk tidur karena sakit kepala yang dirasakan. 

4. Masalah Penglihatan

Penglihatan menjadi buram merupakan salah satu gangguan yang akan dirasakan oleh penderita hipertensi. Hal ini dapat muncul karena adanya penyempitan dan penebalan pembuluh darah di bagian organ mata.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Mengenal Bahaya Coronavirus, Gejala dan Pencegahannya
8 Fakta Tentang Pneumonia Yang Harus Kamu Tahu
Bahaya Tuberculosis (TBC) Bagi Kesehatan

Obat Hipertensi. Cara untuk Mengobati dan Mencegah Hipertensi

Terkait cara untuk mengobati hipertensi sendiri harus dilakukan secara beriringan, yakni perubahan gaya hidup hingga konsumsi obat penurun tekanan darah. Kedua hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan dan sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan dokter. Apa obat hipertensi?

1. Konsumsi Obat

Dokter mungkin akan menyarankan kepada penderita hipertensi untuk mengkonsumsi sejumlah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Terkait dosis obat hipertensi sendiri harus disesuaikan dengan rekomendasi dokter karena bisa jadi dosisnya dinaikkan atau malah diturunkan saat kondisi sudah semakin membaik.

Obat yang mungkin disarankan bisa berupa antagonis kalsium. Obat ini berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun. Selanjutnya ada obat berjenis ACE inhibitor seperti captopril. Obat ini bekerja dengan cara merilekskan dinding pembuluh darah. Ada pula obat berjenis diuretic yang bekerja dengan cara mengurangi kelebihan garam di darah.

2. Mengurangi Konsumsi Garam

Mengurangi konsumsi garam termasuk dalam mengubah gaya hidup bagi penderita hipertensi. Kelebihan garam di dalam tubuh menjadi salah satu penyebab tekanan darah tinggi.  Oleh sebab itu salah satu cara terbaik mencegah dan menurunkan hipertensi adalah dengan mengurangi konsumsi garam hingga tidak lebih dari satu sendok teh garam setiap harinya.

3. Memperbanyak Olahraga

Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kondisi tubuh yang sehat. Penderita hipertensi akan disarankan agar berolahraga secara rutin setiap hari untuk membantu menurunkan tekanan darahnya. Sebaiknya, seseorang berolahraga sekurang-kurangnya selama 30 menit setiap harinya. Olahraga yang dipilih bisa berupa jalan kaki hingga jogging ringan.

4. Menjalani Pola DASH

Pola diet DASH adalah pola pendekatan diet untuk memberhentikan hipertensi yang memang dirancang untuk membantu para penderita hipertensi meraih tekanan darahnya yang normal kembali. Pola diet hipertensi ini meliputi memperbanyak konsumsi sayur- buah, kacang-kacangan, susu rendah lemak dan makanan tinggi omega 3 dan asam amino.

tensi-darah

Itulah beberapa cara mengobati hipertensi. Jika anda mengidap hipertensi, konsultasikan ke dokter anda untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Ingin tahu informasi kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee.

Untuk berlangganan obat hipertensi setiap bulannya, tebus resepmu di Lifepack.

Diedit oleh: Aileen Velishya