Mengenal Aterosklerosis, Penyumbatan Pembuluh Darah Penyebab Serangan Jantung
Falla Adinda, dr

Aterosklerosis merupakan pengerasan serta penyempitan pembuluh darah karena penumpukan plak di dinding pembuluh darah. Hal ini disebabkan oleh penumpukan plak yang berada di pembuluh darah. Kondisi tersebut adalah penyebab umum dari penyakit jantung. Arteri merupakan pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi dari serta ke jantung. Jika arteri tersumbat karena penumpukan kolesterol, aliran darah ke organ tubuh menjadi terhambat.

Dengan pertambahan usia, kolesterol, kalsium dan lemak bisa berkumpul di dalam arteri serta membentuk plak. Nantinya, penumpukan plak ini akan membuat darah kesulitan mengalir melalui arteri. Penumpukan ini sebenarnya dapat terjadi di mana saja entah di kaki, ginjal atau pun kolesterol. Kondisi tersebut akan menyebabkan kekurangan darah serta oksigen di jaringan tubuh.

Potongan plak ini dapat pecah serta menjadi penyebab gumpalan darah. Bila tidak diobati, Aterosklerosis bisa menyebabkan stroke, serangan jantung serta gagal jantung. Peluang seseorang memiliki Aterosklerosis didasarkan dari berbagai faktor risiko berbeda. Beberapa hal yang tidak bisa dirubah seperti riwayat kesehatan, usia dan yang lainnya.

Meskipun demikian, ada berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi Aterosklerosis ialah pola hidup seperti olahraga yang dilakukan, kebiasaan makan, kebiasaan merokok. Faktor di atas nantinya akan mempengaruhi indikator yang lainnya seperti tekanan darah, kolesterol, berat badan dan kadar glukosa. 

Tingginya Kolesterol Dalam Tubuh

Kolesterol merupakan zat kuning lilin di dalam tubuh yang ditemukan secara alami serta pada makanan tertentu. Bila kadar kolesterol di dalam darah terlalu banyak, hal ini akan menyumbat pembuluh darah serta menjadi plak yang akan menghalangi sirkulasi darah. 

Perkembangan Aterosklerosis ini dapat terjadi begitu lambat, bahkan hingga puluhan tahun lamanya. Tetapi kondisi seperti memiliki gaya hidup yang jarang berolahraga, mempunyai pola makan yang kurang sehat, sering mengkonsumsi alkohol, stress hingga berkepanjangan serta memiliki anggota keluarga yang mengalami Arterosklerosis dapat membuat seseorang menjadi semakin berisiko. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Waspadai Ciri-Ciri Virus Corona Ini!
6 Tips Work From Home (WFH) untuk Cegah Corona
Immunity Booster: Vitamin Yang Bagus Untuk Mencegah Corona

Melakukan Diet Sehat

Sangat penting untuk mengkonsumsi makanan sehat, selain itu berbagai sayuran, buah dan biji-bijian juga penting untuk dikonsumsi. Jika Anda ingin mengkonsumsi susu, Anda dapat mengkonsumsi susu rendah lemak, ikan tanpa kulit serta unggas. Tambahkan polong-polongan dan kacang-kacangan di menu harian dan gunakan minyak nabati seperti bunga matahari dan minyak zaitun. 

Berikut beberapa rekomendasi diet yang dapat Anda lakukan, antara lain:

  1. Menghindari makanan serta minuman yang menggunakan tambahan gula seperti minuman manis gula, permen serta makanan penutup,
  2. Hindari makanan yang memiliki kandungan banyak garam. Anda dapat mengkonsumsi natrium kurang dari 2.300 mg per harinya,
  3. Hindari makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi sangat tidak sehat, oleh sebab itu ganti penggunaan minyak dengan lemak tak jenuh, bila perlu kurangi lemak jenuh sampai 6 persen dari keseluruhan kalori.

Gejala Aterosklerosis

Penyakit Aterosklerosis pada awalnya memang tidak memunculkan gejala, hingga pembuluh darah sudah menyempit atau bahkan tertutup sehingga tidak dapat menyalurkan darah yang cukup ke organ tubuh. akibatnya, banyak orang yang tidak sadar bila dirinya menderita penyakit Aterosklerosis dan timbul komplikasi. 

Aterosklerosis yang menyerang jantung bisa menyebabkan penyakit jantung koroner serta serangan jantung. Gejala Aterosklerosis yang menyerang jantung seperti nyeri dada, dada rasanya seperti diremas atau ditekan, nyeri dada di pundak, rahang, atau punggung, irama jantung menjadi terganggu, berkeringat, sesak napas serta gelisah. 

Kapan Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter?

Ketika mengalami gejala Aterosklerosis, lebih baik segera melarikan diri ke rumah sakit. Anda harus segera pergi ke IGD bila mengalami gejala serangan jantung. Kondisi ini memerlukan penanganan sesegera mungkin karena dapat berakibat fatal apabila penanganan tidak dilakukan sesegera mungkin.

Selain itu, Anda juga harus melakukan kontrol secara rutin ke dokter agar dapat memantau kondisi penyakit serta mencegah kemungkinan komplikasi Aterosklerosis ke jantung. Apabila Anda merupakan seorang perokok, lebih baik segera hentikan kebiasaan ini, merokok tidak hanya menyebabkan penyakit Aterosklerosis semakin parah, namun juga dapat menjadi pencetus dari penyakit lainnya.

Pengobatan Aterosklerosis

Penanganan dari penyakit Arterosklerosis ini dapat dilakukan dengan obat-obatan, melakukan sejumlah prosedur medis serta gaya hidup, perubahan gaya hidup menjadi hal yang harus dilakukan, penderita Aterosklerosis harus sering melakukan olahraga untuk meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan jantung, kemudian mengurangi konsumsi makanan yang mengandung cukup banyak kolesterol.

Jika anda memiliki penyakit jantung dan membutuhkan obat, anda dapat berlangganan di Lifepack. Download aplikasi Lifepack di Playstore atau Appstore.

Untuk informasi kesehatan lainnya, simak hanya di Ngovee.