Mengenal Bahaya Coronavirus, Gejala dan Pencegahannya
Falla Adinda, dr

Coronavirus belakangan ini menggegerkan negara Asia, karena telah menyebabkan kematian beberapa warga di Wuhan, Tiongkok. Virus tersebut awalnya dinamakan Pneumonia Coronavirus Wuhan atau yang dikenal sebagai Coronavirus.

Pertama kali terjadi pada akhir tahun 2019. Setelah itu sempat dikenal sebagai nCoV-2019, dan sekarang ditetapkan oleh WHO sebagai Covid-19. Coronavirus adalah virus yang mengakibatkan sindrom pernafasan akut.

Per tanggal 17 Maret 2020, Coronavirus tersebut telah menewaskan lebih dari 7 ribu orang dan menginfeksi 180 ribu orang di seluruh dunia. Jumlah negara yang terjangkit adalah 162 negara, yang menyebabkan Coronavirus ditetapkan sebagai pandemi. Dimulai dari wilayah China, mulai muncul kasus serupa di Korea Selatan, Iran, Itali, Jepang, Australia bahkan Amerika Serikat.

Sudahkah kamu mengetahui bahaya Coronavirus ini?

Mari kita simak beberapa faktanya.

Apa itu Coronavirus

Coronavirus adalah virus yang mengakibatkan sindrom pernafasan akut parah dengan nama Covid-19. Dinamakan corona karena bentuknya menyerupai mahkota atau korona matahari. Virus ini berasal dari keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV ((Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS-CoV yang telah menewaskan ratusan orang.

Coronavirus ditularkan melalui udara dan menginfeksi saluran pernapasan atas dan saluran pencernaan. Virus ini ditularkan antara hewan dan manusia. SARS sendiri diyakini ditularkan dari luwak, sementara MERS dari unta. Untuk coronavirus sendiri masih belum diketahui sumber yang pasti

Studi dari Dr. Zhong Nanshan, seorang ilmuwan asal Tiongkok mengatakan tikus bambu adalah penyebab coronavirus. Sedangkan studi dari Chinese Journal of Bioinformatics mengatakan Coronavirus diduga dibawa oleh kelelawar. Lain halnya dengan studi dari Journal of Medical Virology yang menduga virus tersebut berasal dari ular. Sampai saat ini, otoritas kesehatan China sendiri mengatakan virus berasal dari pasar satwa liar di Wuhan yang diperdagangkan secara ilegal.

Gejala & Bahaya Coronavirus

Menurut WHO, tanda-tanda seseorang terinfeksi coronavirus termasuk gejala pernapasan. Gejala mirip flu akan menghadapi penderita seperti demam, batuk, peradangan, sesak nafas dan sulit bernapas. Coronavirus menyebabkan infeksi di hidung, sinus dan tenggorokan bagian atas. Coronavirus juga menyebabkan lemas dan batuk kering.

Pada kasus yang lebih parah, infeksi ini menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal hingga kematian.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Penyakit Diare, Penyebab Utama Kematian di Indonesia
8 Fakta Tentang Pneumonia Yang Harus Kamu Tahu
Bahaya Tuberculosis (TBC) Bagi Kesehatan

Bahaya & Penularan Coronavirus

Coronavirus tersebar melalui ketika anda bersentuhan dengan cairan dari mulut penderita. Anda dapat terjangkit virus ini ketika terinfeksi dari batuk dan bersin penderita, menyentuh wajah setelah terkontak dengan cairan dari mulut penderita, atau menyentuh barang yang telah ada cairan dari mulut penderita.

Persebaran Coronavirus

Pengobatan Coronavirus

Saat ini, tidak ada vaksin untuk coronavirus. Yang harus kamu lakukan adalah mengobati gejalanya. Seperti jika kamu mengalami batuk-batuk, obati dengan obat batuk. Jika kamu mengalami demam, obati dengan obat penurun panas dan demam seperti paracetamol. Penting juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Jenis Kontrasepsi, Manakah yang Lebih Aman?
Kecanduan Gadget dan Sosial Media Terhadap Kesehatan
Tren Diet Sehat Jaman Now. Seberapa Sehat & Aman Kah?

Pencegahan Coronavirus

Terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk meminimalisir resiko terkena coronavirus, caranya adalah:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang berbasis alkohol. Cuci tangan setidaknya 20 detik dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai
  • Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk
  • Jauhkan tangan dan jari anda dari mata, hidung dan mulut
  • Gunakan masker
  • Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi
  • Istirahat yang cukup
  • Minum banyak air
  • Konsumsi multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh
  • Hindari bepergian ke daerah yang terjangkit

Suplemen dan Vitamin Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Mengonsumsi suplemen dan vitamin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh merupakan hal penting yang bisa kamu lakukan agar tubuh terhindar dari resiko terkena virus seperti Coronavirus. Berikut adalah beberapa suplemen yang dapat membantu sistem imun kamu:

Multivitamin

Multivitamin adalah suplemen yang mengandung kumpulan vitamin yang dibutuhkan untuk membantu memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Multivitamin juga dapat mencegah berbagai penyakit. Multivitamin juga dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Propolis

Propolis adalah material yang dibentuk oleh lebah untuk membangun sarangnya. Propolis memiliki efek anti inflamasi. Propolis dikenal memiliki efek antioksidan dan bekerja sebagai antibiotik alami. Propolis dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Garlic

Garlic atau bawang putih adalah kelompok tanaman yang mengandung banyak nutrisi yang berguna untuk tubuh kita. Sehingga garlic diketahui memiliki khasiat menangani berbagai penyakit. Kandungan yang terdapat dalam garlic adalah mangan, vitamin B6, vitamin C, zat besi, selenium, fosfor, vitamin B1 dan kalsium

Garlic mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antimikroba yang berfungsi sebagai anti bakteri dan virus, sehingga garlic efektif untuk penyakit yang diakibatkan dari virus atau bakteri seperti flu.

Selain itu, Garlic juga kaya antioksidan, sehingga dapat membantu meningkatkan sistem imun dan mencegah infeksi. 

Echinacea + Noni

Echinacea adalah tanaman bunga herbal yang berasal dari daratan Amerika Utara . Dikenal untuk memperbaiki sistem imun, memiliki efek anti inflamasi dan antioksidan. Kandungan Echinacea Purpurea dikenal dapat membantu menghalangi infeksi penyakit pada bagian atas ataupun bagian bawah sistem pernapasan . Tanaman Echinacea Purpurea sangat dikenal baik untuk memperbaiki sistem imun serta mengurangi gejala flu, infeksi, dan batuk

Menurut studi, manfaat utama dari tanaman Echinacea adalah untuk menurunkan radang dan juga risiko penyakit menular. Kandungan dalam tanaman ini bermanfaat sebagai peningkat imunitas tubuh. Dengan semakin baiknya imunitas tubuh seseorang, maka orang tersebut akan lebih mudah untuk menangkal berbagai serangan penyakit terutama penyakit menular. 

Suatu penelitian yang dilakukan University of Connecticut membuktikan bahwa konsumsi Echinacea dapat menurunkan infeksi flu hingga 58%. Bahkan Echinacea tidak hanya mampu menurunkan kemungkinan tertular flu, namun juga durasi pilek dapat dikurangi hingga setengah hari.

Itulah beberapa fakta mengenai coronavirus. Sampai saat ini kasusnya masih terus bertambah. Jika ada mengalami gejala-gejala seperti diatas, atau gejala saluran napas, gunakan masker dan segera konsultasikan ke dokter.

Atau kamu juga bisa mencegah virus dengan konsumsi suplemen dan vitamin. Dapatkan suplemen dan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dari Official Store Jovee di Tokopedia, Shopee, Blibli, Bukalapak dan Lazada.

Ingin mengetahui informasi kesehatan lainnya? Cek selengkapnya di Ngovee.

Unduh Jovee di Playstore dan Appstore untuk menemukan rekomendasi suplemen dan vitamin terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Dapatkan paket Immune Booster untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Ditulis oleh: Aileen Velishya