Scabies – Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia
Di Tanah Air, banyak diperhatikan bahwa kesehatan dan kebersihan lingkungan masih amat sangat memprihatinkan. Hal tersebut sedikit banyak berpengaruh pada timbulnya penyakit, seperti halnya penyakit yang menyerang kulit manusia. Salah satu penyakit kulit yang cukup banyak dijumpai ialah penyakit kulit scabies (skabies).

Penyakit ini umumnya dikenal dengan sebutan kudis ini merupakan salah satu penyakit kulit yang menular yang mana berasal dari infeksi tungau bernama sarcoptes scabiei. Tungau tadi menginfeksi kulit dengan masuk dan berkembang biak dalam kulit manusia, sehingga menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan perih, tak jarang mengeluarkan darah.

Dua jenis skabies yang banyak dijumpai di lapangan ialah skabies normal atau kudis biasa dan juga Norwegian skabies atau kudis api yang merupakan bentuk parah dari skabies dengan total infeksi tungau yang berjumlah hampir ribuan pada tangannya, yang  dapat terjadi pada orang dengan imun sistem yang rendah. Berbeda dengan skabies biasa yang normalnya dihinggapi tungau sebanyak 15-20 ekor.

Guna mengetahui informasi selengkapnya seputar skabies tersebut, berikut akan dipaparkan penjelasan terkait dengan penyebab, gejala serta cara mengatasi dari penyakit skabies yang menginfeksi kulit manusia ini. Langsung saja cek informasinya di bawah ini.

Penyebab Scabies

Penyebab utama dari scabies ialah tungau yang mana masuk ke dalam area bawah kulit. Tungau betina tersebut umumnya bertelur dalam jumlah banyak yang nantinya ketika menetas akan menyebar ke area kulit lain dan tanpa disadari dapat juga menular kepada individu yang lainnya.

Tungau yang masuk serta telur yang terdapat pada kulit tersebut menimbulkan rasa gatal yang mana sering disebabkan karena adanya kontak fisik dari individu terinfeksi skabies dengan individu yang belum terinfeksi. Sehingga kecenderungan menular menjadi lebih cepat dan menyebabkan skabies ini jadi banyak timbul di masyarakat.

“Scabies biasanya menyebar melalui kontak kulit ke kulit secara langsung, kontak lama dengan penderita scabies. Scabies biasanya mudah menyebar ke orang satu rumah, asrama, dll. Scabies juga terkadang menyebar secara tidak langsung dengan berbagi barang pribadi seperti pakaian, handuk, atau tempat tidur yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.” tambah dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee.

Gejala Penyakit Scabies

Gejala dari penyakit skabies ini cenderung banyak dinilai sebagai eksim. Dimana ketika kulit terinfeksi tungau, maka membutuhkan waktu sekitar 2-6 minggu bagi tungau untuk masa inkubasi sambil berkembang biak hingga jumlahnya amat sangat banyak pada bagian bawah kulit. Pada kasus tertentu dimana sebaran dari tungau telah begitu banyak, akan dijumpai beberapa gejala pada kulit, seperti:

·     Kemunculan lubang-lubang kecil atau papula pada kulit. Dimana ukurannya sekitar 0,1-1 cm yang terletak di antara lipatan dari kulit.

·      Kemunculan ruam yang warnanya kemerahan dengan ditandai bintik merah yang cukup menonjol seperti halnya bisul. Kemunculan ruam tersebut dapat ditemui pada beberapa bagian tubuh seperti area tangan yang meliputi sela-sela jari hingga pergelangan tangan.

·     Rasa gatal yang tidak tertahankan dan membuat individu yang terinfeksi tersebut ingin menggaruk karena gangguan gatalnya. Garukan yang cukup kencang dan berulang sering kali membuat kulit menjadi iritasi dan tidak jarang mengeluarkan darah dan berbau.

Cara Mengatasi Penyakit Scabies

Skabies merupakan salah satu penyakit kulit yang cenderung bisa diobati secara rutin. Oleh karena itu, berikut cara mudah mengatasi penyakit skabies ini.

·         Gunakan krim obat skabies. Biasanya krim ini akan dioleskan pada seluruh tubuh, untuk kemudian dioleskan secara berlebih pada area yang terinfeksi oleh skabies.

·    Penggunaan lotion. Selain krim, penggunaan lotion juga diperlukan untuk mencegah kembali timbulnya tungau dalam struktur area kulit manusia.

·  Pengobatan minum atau oral. Setelah menggunakan krim maupun lotion, dokter juga kerap menganjurkan konsumsi obat minum atau oral yang dapat diminum seusai resep dokter untuk mengobati scabies.

Kini telah tersedia aplikasi Ngovee pada Google Play Store maupun App Store untuk memenuhi kebutuhan suplemen terbaik bagi Anda. Pastikan info kesehatan terupdate hanya di Ngovee.