Gejala Stroke dan Bahayanya
Dr. Fala Adinda

Tahukah Anda jika stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak Anda terganggu atau berkurang? Berkurangnya pasokan darah ke jaringan otak tentu dapat menghambat oksigen dan nutrisi. Jika terus berlanjut, maka sel-sel otak mulai mati dalam beberapa menit.

Tindakan dini tentu dapat mengurangi kerusakan otak dan komplikasi lainnya. Agar pencegahan dini bisa dilakukan, maka Anda harus mengenali berbagai gejala stroke. Stroke sendiri termasuk situasi darurat sehingga sangat penting untuk mengetahui gejala stroke dan mendapatkan bantuan dengan cepat.

Apa Saja Gejala Stroke?

Jika gejala stroke terjadi secara tiba-tiba, maka Anda bisa menghubungi nomor darurat lokal Anda segera sehingga perawatan paling efektif bisa langsung dilakukan segera. Gejala stroke yang terjadi pada setiap orang sangat bervariasi. Beberapa gejala stroke antara lain:

  • Kelemahan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki, biasanya di satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara atau memahami
  • Masalah dengan penglihatan, seperti redup atau kehilangan penglihatan di satu atau kedua mata
  • Pusing atau ada masalah dengan keseimbangan atau koordinasi
  • Masalah dengan gerakan atau berjalan
  • Pingsan (kehilangan kesadaran) atau kejang
  • Sakit kepala parah tanpa sebab yang diketahui, terutama jika itu terjadi secara tiba-tiba
  • Mual atau muntah mendadak yang bukan disebabkan oleh penyakit virus

Selain gejala di atas, ada juga jenis gejala lain yang termasuk kedalam mini stroke dan dikenal dengan sebutan TIA. TIA sendiri dapat menyebabkan banyak gejala yang sama dengan stroke. Tapi gejala TIA dapat bertahan selama beberapa menit atau hingga 24 jam. 

Jika seseorang mengalami gejala mini stroke, maka segera panggil bantuan. Hal ini harus segera dilakukan karena bisa jadi ini mungkin merupakan tkamu peringatan bahwa stroke akan segera terjadi. Walaupun begitu, tidak semua TIA diikuti oleh stroke.

Bahaya Penyakit Stroke yang Harus Diwaspadai

Stroke termasuk kedalam penyakit berbahaya. Terkadang stroke dapat menyebabkan cacat sementara atau permanen, tergantung pada seberapa lama otak kekurangan aliran darah dan bagian mana yang terpengaruh. Beberapa bahaya yang ditimbulkan dari penyakit stroke dapat meliputi:

  • Kelumpuhan atau kehilangan gerakan otot. 

Anda mungkin menjadi lumpuh di satu sisi tubuh Anda, atau kehilangan kendali atas otot-otot tertentu, seperti yang ada di satu sisi wajah Anda atau satu lengan.

  • Kesulitan berbicara atau menelan. 

Stroke juga dapat mempengaruhi kontrol otot-otot di mulut dan tenggorokan, sehingga sulit bagi Anda untuk berbicara dengan jelas, menelan atau makan. Anda juga mungkin mengalami kesulitan dengan bahasa, termasuk berbicara atau memahami pembicaraan, membaca, atau menulis.

  • Hilang ingatan atau kesulitan berpikir. 

Banyak orang yang kehilangan ingatan ketika mengalami stroke. Orang lain mungkin mengalami kesulitan berpikir, bernalar, membuat penilaian dan memahami konsep.

  • Masalah emosional.

Orang yang mengalami stroke mungkin lebih sulit mengendalikan emosinya, atau mengalami depresi. Rasa sakit, mati rasa atau sensasi tidak biasa lainnya dapat terjadi di bagian-bagian tubuh yang terkena stroke. Misalnya, jika stroke menyebabkan Anda kehilangan perasaan di lengan kiri, Anda mungkin mengembangkan sensasi kesemutan yang tidak nyaman di lengan itu.

  • Perubahan perilaku dan kemampuan perawatan diri. 

Orang yang mengalami stroke mungkin menjadi lebih tertarik. Mereka mungkin membutuhkan bantuan dalam perawatan dan tugas sehari-hari. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Cara Cepat Hamil Hanya Dalam 1 Bulan
Cara Menghitung Usia Kehamilan
8 Fakta dan Mitos Tentang Ibu Hamil

Lalu Apa Saja yang Menyebabkan Stroke?

Stroke sendiri muncul karena adanya gangguan atau kerusakan pada tubuh. Beberapa penyebab yang sering memicu penyakit stroke antara lain:

Penyempitan Pembuluh Darah

Ini adalah penyebab stroke yang paling umum. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah otak menjadi menyempit atau tersumbat, menyebabkan aliran darah sangat berkurang (iskemia). 

Pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit disebabkan oleh timbunan lemak yang menumpuk di pembuluh darah atau oleh gumpalan darah. 

Pendarahan Otak

Stroke yang disebabkan oleh pendarahan otak dikenal juga dengan sebutan stroke hemoragik.
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak Anda bocor atau pecah. Pendarahan otak dapat disebabkan oleh banyak kondisi yang memengaruhi pembuluh darah Anda. 

Beberapa faktor-faktor yang berhubungan dengan stroke hemoragik antara lain:

  •  Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  •  Perawatan berlebih dengan pengencer darah (antikoagulan)
  • Tonjolan pada titik-titik lemah di dinding pembuluh darah (aneurisma)
  • Trauma (seperti kecelakaan mobil)
  • Endapan protein di dinding pembuluh darah yang menyebabkan kelemahan di dinding pembuluh darah (angiopati amiloid serebral)

Itulah beberapa informasi mengenai stroke. Agar terhindar dari risiko stroke, maka menjaga kesehatan sangatlah penting. Jika kamu atau orang terdekat mengalami stroke, konsultasikan ke dokter untuk tindakan pengobatannya.

Untuk berlangganan obat stroke setiap bulannya, tebus resepmu di Lifepack.

Ingin tahu informasi kesehatan lainnya? Simak selengkapnya hanya di Ngovee.

Diedit oleh: Aileen Velishya