Penyakit Stroke: Cara Efektif Sembuh Tanpa Efek Samping

Menjaga pola hidup terutama pola makan sangatlah penting. Pasalnya pola hidup yang buruk sangat beresiko menyebabkan munculnya berbagai penyakit berbahaya tak terkecuali stroke.

Penyakit-penyakit berbahaya tersebut tidak hanya menyerang orang lanjut usia melainkan juga orang dengan usia yang masih muda. Penyakit stroke berpeluang besar terjadi apabila kamu memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Stroke diketahui bisa terjadi apabila ada penyumbatan pembuluh darah sehingga pasokan darah ke otak terhambat. Stroke yang kronis sangatlah berbahaya lantaran mampu mengancam nyawa penderita apabila tidak segera ditangani. 

Gejala Umum Munculnya Penyakit Stroke 

Saat stroke terjadi pembuluh darah terganggu baik dikarenakan pecah maupun tersumbat. Pada awalnya pasien stroke biasanya mengalami tidak sadarkan diri, lalu ketika diperiksa ternyata ada masalah. Pada dasarnya, ada banyak sekali gejala yang ditimbulkan oleh penyakit stroke ini. Diantaranya adalah sebagai berikut: 

1. Kemampuan mata menurun sehingga seringkali pandangan menjadi kabur. 

2. Seringnya mengalami sakit kepala tanpa diketahui pasti apa penyebabnya. Terkadang diikuti mual muntah, sampai kehilangan kesadaran 

3. Keseimbangan tubuh menjadi menurun sehingga untuk menggerakkan anggota tubuh semisal kesulitan berjalan atau kehilangan koordinasi. 

4. Kesulitan berbicara dan mengerti apa yang orang lain katakan. Lidah sulit untuk digerakkan sehingga tidak bisa berkata secara jelas. 

5. Paralisis atau bagian tubuh mendadak kebas dan kaku. Pada tahap yang lebih parah, ada beberapa anggota tubuh seperti lengan dan kaki yang secara mendadak mengalami kelumpuhan. 

Penyakit Stroke Berdasarkan Jenis-jenisnya 

Penyebab pasti penyakit stroke adalah tersumbat atau terputusnya pembuluh darah yang mengakibatkan oksigen dan nutrisi yang seharusnya diterima otak menjadi terhambat. Berdasarkan penelitian, stroke terbagi menjadi beberapa jenis yakni: 

1. Stroke iskemik 

Stroke iskemik merupakan stroke yang disebabkan pembuluh darah yang tersumbat. Penyumbatan ini bisa terjadi karena pola hidup terutama pola makan yang kurang baik. Selain itu, penyumbatan ini juga terjadi karena di dalam darah terdapat penumpukan kolesterol dan radikal bebas. 

2. Stroke hemoragik 

Stroke hemoragik bisa terjadi akibat adanya pembuluh darah yang ada di otak pecah. Faktor utama penyebabnya adalah rusaknya saraf otak akibat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. 

Stroke hemoragik ini dibagi lagi menjadi dua jenis yakni sebagai berikut: 

● Pendarahan intraserebral

Pendarahan intraserebral ini terjadi karena adanya hipertensi maligna yang ada di otak. Selain itu, pendarahan ini juga bisa terjadi karena adanya tumor otak, dan malformasi atau munculnya kelainan pada pembuluh darah. 

● Pendarahan subarakhnoid

Pendarahan subarakhnoid bisa terjadi karena pembuluh darah yang pecah yang kemudian menjalar masuk ke dalam ruang subarakhnoid di dalam otak. 

3. Transient Ischemic Attack (TIA) 

TIA atau biasa dikenal dengan stroke ringan atau mini stroke. TIA bisa terjadi karena adanya gangguan terhadap pasokan darah ketika menuju otak. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Gejala Stroke dan Bahayanya
7 Cara Mencegah Penyakit Stroke
8 Fakta dan Mitos Tentang Ibu Hamil

Cara Mengobati Penyakit Stroke Dengan Bahan Alami Tanpa Efek Samping 

Selain dengan penanganan langsung dari dokter, penyakit stroke nyatanya juga bisa diobati dengan cara alami atau tradisional. Meski terbilang lama proses penyembuhannya namun, cara herbal ini aman untuk dilakukan karena tidak menimbulkan efek samping. Berikut ini bahan alami yang bisa dikonsumsi oleh penderita penyakit stroke. 

1. Bunga mawar dan daun dewa 

Mengkombinasikan antara bunga mawar dengan daun dewa sangatlah baik untuk mengobati stroke. Diketahui kandungan saponin, flavonoid, dan minyak atsiri yang ada di dalam daun dewa memiliki manfaat yang sangat banyak salah satunya melancarkan peredaran darah. Untuk menggunakannya kamu bisa merebus kedua bahan ditambah dengan temu hitam ke dalam air kemudian disaring dan diminum dua kali sehari. 

2. Bawang putih 

Bawang putih selain digunakan untuk bumbu masakan, juga bermanfaat untuk mengobati stroke. Kandungan minyak atsiri didalamnya diketahui mampu menurunkan lemak yang ada di dalam darah. 

3. Bayam 

Bayam selain lezat juga memiliki kandungan asam folat yang baik untuk kesehatan otak. Selain itu, asam folat ini juga mampu untuk memperbaiki pembuluh darah yang rusak. 

4. Kecambah 

Kecambah dengan kandungan vitamin A, C, dan E mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita stroke. 

5. Ubi jalar 

Ubi jalar dengan kandungan fitonutrien sangatlah bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah sekaligus memperbaiki sel-sel yang rusak. 

6. Daun sambiloto 

Daun sambiloto juga memiliki efek yang baik bagi penderita stroke. Untuk mengkonsumsinya, kamu cukup rebus daun sambiloto di dalam air panas kemudian meminum air rebusan dengan ditambahkan madu. Minum sebanyak 3 kali sehari. 

Pada dasarnya beberapa bahan herbal di atas bisa kamu konsumsi baik ketika dalam fase penyembuhan maupun hanya untuk sekedar pencegahan. Meski begitu, untuk terhindar dari berbagai penyakit ada baiknya mulai sekarang kamu menerapkan gaya hidup sehat ditambah dengan olahraga secara rutin. 

Namun, bagi kamu yang sudah terlanjur terkena penyakit stroke, konsultasikan kepada dokter kamu untuk mendapatkan metode pengobatan terbaik. 

Ingin mendapatkan informasi kesehatan? Daftarkan email kamu ke newsletter Ngovee.

Untuk mendapatkan obat penyakit stroke, tebus resepmu dengan Lifepack. Dapatkan obat-obatan dalam satu blister setiap bulannya dengan berlangganan di Lifepack. Tersedia di Playstore dan Appstore.

Diedit oleh: Aileen Velishya