Punya Miom Apakah Masih Bisa Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Kehamilan adalah momen penting yang diidamkan wanita, sayangnya banyak yang gagal hamil akibat penyakit yang diderita. Salah satunya adalah penyakit miom, apalagi miom adalah penyakit yang jadi momok menakutkan karena dianggap tidak bisa hamil.

Wanita pasti bersedih jika terkena miom. Keberadaan miom dianggap membahayakan janin jika dipaksa hamil. Untuk itulah anda wajib mengetahui informasi penting penderita miom bisa hamil, pasalnya banyak wanita dengan miom dapat hamil dan kelahiran anaknya lancar.

Alasan Yang Membuat Penderita Miom Bisa Hamil

Sejatinya, banyak alasan yang membuat penderita miom bisa hamil. Tentunya mengacu pada kesehatan wanita agar sepanjang kehamilan tidak terjadi masalah, berikut ada alasan yang membuat penderita miom bisa hamil:

Memperhatikan Ukuran dan Lokasi Penyakit Miom

Penentu penderita miom bisa hamil berkaitan erat dengan ukuran dan lokasi miom. Untuk itulah saat merencanakan kehamilan wajib berkonsultasi dengan dokter sehingga dokter akan memperhatikan ukuran dan lokasi miom. Selanjutnya dokter akan mengembangkan mengenai kesehatan ibu apakah tubuh siap menerima kehamilan atau tidak.

Tatkala miom berada terletak di endometrium dan cukup besar kemungkinan hamil sulit, pasalnya miom akan mendesak rongga rahim dan mengganggu kehamilan. Sementara jika miom ada di luar rahim atau dinding rahim maka anda bisa hamil karena tak ada kendala di kemudian hari.

Ada Miom yang Hilang Saat Penderita Hamil

Saat kehamilan berhasil didapatkan, penderita miom wajib memeriksakan kehamilan beserta miom secara rutin. Tujuannya agar mengetahui apakah kehamilan bermasalah atau tidak, bahkan beberapa penderita miom bahagia loh karena miom mendadak hilang di tengah kehamilan.

Hal tersebut terjadi karena miom mengalami degenerasi saat penderita hamil. Alasannya karena miom adalah penyakit yang termasuk tumor jinak atau kelainan hormonal sehingga bisa melemah, biasanya hal tersebut tergantung daya tahan tubuh pasien atau pasien mengkonsumsi obat seperti kontrasepsi, menopause dan hal lainnya.

Wajib Waspadai Rasa Sakit yang Diderita

Tenang saja karena Tuhan selalu menjawab doa umatnya. Tentunya banyak bukti penderita miom rahim bisa hamil. Tatkala anda hamil dan tidak ada keluhan walaupun terkena miom, usahakan tetap jeli dan waspada saat merasakan sakit ya. Jangan sampai lantaran sakitnya ringan di abaikan.

Pasalnya letak dan ukuran miom dapat berkembang, alhasil saling tindih dengan janin yang semakin berkembang. Bahkan dapat menimbulkan pendarahan atau kontraksi, segeralah memeriksakan diri ke dokter jika merasakan nyeri.

Cara Mengatasi Miom Saat Hamil

Hamil saat terkena miom memang mengkhawatirkan karena miom bisa saja menjadi kendala kehamilan dan mencelakai janin atau ibunya. Tetapi kebanyakan wanita tidak menyerah walaupun bahaya miom sangat besar, hal tersebut karena ingin memiliki keturunan atau melahirkan buah hati dengan selamat.

Agar tidak was-was hamil disertai penyakit miom, anda harus mengetahui cara mengatasinya. Dengan begitu anda siap mental agar miom tidak membahayakan janin, berikut ada cara mengatasi miom yang dapat dilakukan:

  • Rutin berkonsultasi dengan dokter

Perlu diketahui, hamil saat terkena miom berbeda dengan kehamilan pada umumnya yang memeriksakan diri satu bulan sekali. Pasalnya penderita miom yang hamil lebih baik konsultasi dengan dokter sekitar 2 minggu sekali agar dokter mengevaluasi apakah miom mengganggu kehamilan atau tidak.

Jika miom tidak menimbulkan gejala seperti nyeri di panggul, terdapat flek, sering kontraksi maka boleh konsultasi dengan dokter setiap satu bulan sekali. Intinya anda wajib menjaga kesehatan agar kehamilan berjalan lancar.

  • Menjaga berat badan ideal

Kebanyakan wanita hamil, berat badan meningkat secara signifikan karena makan lebih banyak. Bahkan malam hari pun makan karena rasa lapar bawaan bayi, hal tersebut tak boleh terjadi pada kehamilan dengan miom. 

Usahakan anda menjaga berat badan ideal sehingga miom tidak mendesak rahim dan membuat janin terdesak. Jika hal tersebut terjadi kehamilan bisa bermasalah dan rawan keguguran, solusinya adalah olahraga rutin setiap pagi, mengkonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan sehingga janin tetap mendapat nutrisi yang lengkap.

  • Tidak mengkonsumsi makanan cepat saji

Generasi zaman modern ini lebih banyak yang terkena miom karena gaya hidup tidak sehat. Alhasil sulit hamil akibat miom yang diderita setiap orang berbeda, maka di saat anda bisa hamil walaupun terkena miom wajib menjauhi makanan cepat saji.

Makanan cepat saji membuat kondisi kehamilan dan miom semakin riskan, bahkan bisa saja anda mengeluhkan nyeri.

Hamil saat mengalami penyakit miom harus waspada akan banyak kondisi.. Jangan sampai ambisi menyantap makanan tidak sehat mempengaruhi kehamilan anda. Dikhawatirkan nantinya bisa berpengaruh terhadap janin. Maka jagalah kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat agar miom tidak menjadi kendala.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Bolehkah Ibu Hamil Makan Jambu Biji?
Coba Terapkan 8 Tips Ini Agar Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Terjaga
6 Keluhan Ibu Hamil 4 Bulan yang Sering Kali Terjadi
8 Kegiatan Ibu Hamil untuk Merangsang Kecerdasan Otak Janin
Inilah Ciri ciri Hamil Muda Yang Diprogram Sejak Dini
Cara Cepat Hamil Hanya Dalam 1 Bulan
Cara Menghitung Usia Kehamilan
Cara Menghitung Masa Subur Wanita

So, bagi yang selama ini masih gundah gulana apakah punya miom apakah bisa hamil, sekarang tidak perlu terlalu khawatir ya. Selama berikhtiar dengan sungguh-sungguh, semoga keinginan mendapatkan keturunan bisa segera terlaksana.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Untuk terus mendapatkan informasi kesehatan terpercaya, Anda dapat mendaftarkan email Anda di Ngovee.